Tuesday, October 17, 2006

Luka di Langitlangit Cinta

pohon karet dan akasia meranggas
dirontokkannya dedaunan
dari rantingnya yang paling atas
narasi pancaroba masih membekas
pada tetes hujan yang sempat bergegas
melepas bahagia anak manusia
semburat luka di langitlangit cinta


yoe
srp-270806





Menelanjangimu Adalah Sebuah Cita-cita


di barisan penonton layar tancap, ada kamu
bergaya macam seniman menyundutkan
sepuntung rokok kretek ke arah keningku

asapnya..yaa..yaa..asapnya..
mengepul di udara
memasuki poripori wajahku, lorong bronkusku
dan lubang di paruku

ini gelisahku..ini semangatku..bukan hasrat yang muncrat..
untuk menelanjangimu
di lapangan tempat layar tancap itu

satu persatu kancing itu luluh
helai kain kutangmu makin lusuh
dan kemejamu pun semakin luntur

jatuh ke bumi

menelanjangimu adalah sebuah cita-cita...


serpong, 6 agustus 2006



senja dan tasbih

segurat senja menikung di simpang gamang
bukan diri bercoreng abu dan berasap kabut
dedaunkering
rerumputmati
tanahberbelah

seuntai tasbih menggelung di simpang tenang
melantun nadanada indah surgawi
mengiring gembala di tanahberbelah
memungut tanda di rerumputkering
terbakar … terbakar…

senja begitu gamang bertasbihlah tenang
senja gamangnya tasbihnya tenang
senja gamang tasbih tenang
senja
gamang
tasbih
tenang senja
gamang tasbih
tasbih tenang
tenang
senja


Depok, 16 Oktober 2006

0 komentar:

Post a Comment