Monday, December 18, 2006

Langit dan Lelaki

Langit dan Lelaki
: moer

langit membiarkannya membisu
sejenak lalu meraung petir
di matanya terlihat getir
malam membiarkannya membisu
sejenak lalu menjelma gelombang
di senyumnya terlukis bimbang

Margonda, Desember 2006

2 comments:

  1. Tak ada Langit yang seindah langit-langit kamar kita !

    Saat kau rebah di pundakku, dan kubelai keindahan pesonamu.

    ReplyDelete
  2. langit gelap membawa keharuan diwajah nya..
    senyumnya tak lah seindah biasa...
    sejak ia berdusta...
    tiada cinta yang tersisa untuk dirinya...

    ReplyDelete