Sunday, September 30, 2007

Membaca bacaan tasawuf

Membaca bacaan tasawuf tentu bukan hal yang menarik buat kita mahasiswa, bahkan gak banyak orang yang tau apa itu tasawuf...

Tasawuf 'sufisme' adalah nama yang biasa dipergunakan untuk menyebut mistik Islam. Makna Mistik itu terkandung sesuatu yang misterius, yang tidak bisa dicapai dengan cara-cara biasa atau dengan usaha intelektual. Misteri dan mistik berasal dari kata Yunani, Myein "menutup mata". Mistik telah disebut "arus besar kerohanian yang mengalir dalam semua agama". Dalam artianya yang paling luas, mistik bisa didefinisikan sebagai kesadaran etrhadap Kenyataan Tunggal--yang mungkin disebut kearifan, Cahaya, Cinta, atau Nihil. (Pengantar terbaik tentang mistik masih tetap karangan Evelyn Underhill, Mysticicism; A study in the Nature and Developement of Man's Spiritual Conciousness, 1991: Edisi paperback, New York, 1956)

Dalam buku "Dimensi Mistik Dalam Islam" milik Annemarie Schimmel, yang diterjemahkan oleh Sapardi Djoko Damono, Achadiati Ikram, Siti Chasanah Buchari, dan MUtia Muzhar, diterbitan tahun 2000 oleh Pustaka Firdaus ini membahas banyak seluk beluk per-tasawuf-an.

Dibuku ini tidak haanya dipaparkan mengenai tasawuf klasik, tasawuf teosofis, tasawuf di Indo-Pakistan ( tarekat Naqshabandi, misalnya yang sekarang juga terdapat perkumpulannya di Indonesia) tapi juga tarekat-tarekat sufi dan juga kesusasteraan sufi.

sastra sufi? ini yang menarik buat kita ketahui loch.. sastra sufi bisa berupa puisi dan prosa. sastra sufi kadang sangat halus dan radikal..hm,, i mean, kadang kala, puisi-puisi sufi mempertanyakan eksistensi seonggok manusia di muka bumi ini.. dan juga ke-eksistensian Tuhan, sebagai Zat Yang Maha Besar...

coba deh temen-temen nikmati sastra sufi.. para filsuf MUslim, seperti Ibnu Sina, Ibnu Farabi, Ibnu Batuta... dan banyak filsuf lainnya. OK, berikut adalah beberapa cuplikan puisi yang ada di buku tersebut..


Apabila magnet tak melihat kasih, bagaimana ia dapat menarik besi dengan rasa rindu sedemikian?
Dan bila kasih tak ada, jerami tidak akan mencari warna kuning keemasan.
(Ibnu sina, Risala fi'la-'ishq)

Bila surga tidak sedang jatuh cinta, dadanya tak melihat kesucian, dan bila matahari tak sedang jatuh cinta, tak kan ada cahaya dalam keindahannya.
Dan bila tanah dan gunung bukan kekasih, rerumputan akan tumbuh dari dada mereka
(D 2674, Mzami dalam Masmur, Khosron Shirin)

Hatiku bisa berbentuk apa saja
biara bagi rahib, kuil untuk berhala
padang rumput untuk rusa
Ka'bah bagi para penggemarnya
lem[engan-lempengannya Taurat, Qur'an
kasih adalah keyakinanku: ke mana pun pergi
unta-untaNya, kasih tetap keyakinan dan kepercayaanku.
(Ibn Arabi, Tarjuman, ed. Nicholson, no.11, baris 13-15)

O suara di gurun--seakan bung belibis menangis.....
menangis dari perairan yang dalam--itulah keluhan kasih
O suara di gurun, seperti bunyi sebuah biola--
Itulah nyanyian kasih--hanya yang tidak menyadari menganggapnya sebuah lagu wanita
(Shah 'Abdul-Latif."Sur Ma'dhun" dalam Shaha jo risalo, ed. Kaylan B.Adwani. Bombay, 1958, 1:baris 21-22)


So, sufi gak selalu berkenaan dengan semedi di gua atau juga berdo'a sepanjang hari.. kita juga bisa belajar sastra dari kesusasteraan sufi tersebut... (kita ga harus jadi seorang sufi dengan cara semedi koq.. malah kita harus tetap berusaha disamping berdo'a, bukankah demikian?)

Depok, yoe, 12/12/06


tulisan ini jadi mengingatkan saya pada awal-awal saya berkenalan dengan yang namanya tasawuf. ilmu yang sepertinya aneh ditelinga saya waktu itu. setelah baca beberapa buku, ternyata menarik juga. buat saya, tasawuf itu sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah. bagaimana pun sebagai manusia kita musti terus berusaha menjalani hidup ini, tidak bisa hanya berdoa dengan semedi di gua, atau berdzikir sepanjang waktu tanpa mengerjakan hal lain. bukan tasawuf yang seperti itu yang bisa kita kerjakan di jaman modern seperti sekarang, tapi, tasawuf modern telah membuka lebar-lebar kesempatan buat kita, berdzikir dalam tiap ibadah kita, niatkan karena Allah, beribadah seolak-olah Allah mengawasi kita. ditambah bumbu ikhlas. InsyaAllah, ibadah kita, dzikir kita, ingat makna dzikir kan berarti mengingat, itulah tasawuf kita... kesucian kita untuk bisa dekat dengan Allah. Amin.... (30/09/07)

-----------------------------------

0 komentar:

Post a Comment