Tuesday, October 30, 2007

waiting, falling in love, weather, season, and....climate...

Boleh aku menuliskan rindu di sini, di sisi malam yang panjang.
rindu yang menyembul, timbul tenggelam, seperti diguncang gelombang.sementara yang terkasih sedang bersama ritual-ritualnya yang tak pernah kuketahui jalan prosesinya...
dan aku menghabiskan waktu bersama teman-teman untuk pendarkan rindu pada dia yang terkasih.
mengikhlaskan untuk tidak mengganggunya. tidak untuk malam ini.
dan mungkin juga malam-malam selanjutnya di minggu ini.

bloggerz, pernah tidak jatuh cinta?
bagaimana rasanya? apa saja yang jadi kebiasaan kalian semua saat kalian sedang jatuh cinta? menunggu? bernyanyi? bersenandung? atau menulis sebait puisi cinta atau lirik lagu melow?

sekarang, saat sedang rindu, saya memilih tidur saja. atau karena saya sedang dikejar dedlen skripsi, yaa..saya membaca ulang tulisan yang sudah saya rampungkan, memberi banyak perbaikan. dan menunggu saat membalaskan waktu tidak bisa bersama. hehehehehe... *saat saya akan benar-benar sibuk, dan dia akan menanti* hehe......... atau juga, kami sama-sama meredam rindu untuk sebuah pertemuan pelepas rindu yang belum tahu waktunya, karena sewaktu-waktu bisa berubah tergantung prakiraan cuaca di Indonesia. hehehe.. (waiting for the season, really... but, tiap saat adalah pertemuan lewat hati, uhuuiiy)

well, sekarang kan sedang "musim"nya gunung meletus, gempa bumi, isu tsunami, banjir, macet, busway, de, el, el, apa di awal tahun depan akan segera berubah? atau masih seperti ini?

Sepertinya, ketidakpastian memang sengaja Ia ciptakan agar kita terus berusaha maksimal, hingga akhirnya kita gak merasa sia-sia akan waktu yang telah berlalu di belakang kita.

balik lagi ke topik awal... (hmm..nyambung gak c sebenernya ini tulisan, hehe..) so, jatuh cinta tidak musti dipersalahkan bukan? karena dengan cinta, kita dapat merubah cuaca, musim, dan mungkin juga iklim... cuaca yang menjadi baik, musim menjadi menyenangkan (musim buah mangga manalagi..hehe), dan juga memperbaiki iklim (yaa iklim tropis, atau iklim politik, ekonomi, de, el, el, *hehe*) yang ada di Indonesia. hingga, di akhir, kita pun tahu dan benar-benar merasakan bahwa pertemuan kita menjadi sebuah awal dari kepastian masa.

hmm, jadi... menuliskan rindu di sini, bukan hal yang tabu bukan? ini ruangku...ini kamarku...segenap cahaya masuk melewati teralis jendela, tirai gorden, cahaya itu.... aku menantimu. =)

menanti sambil menonton berita di televisi, yang memberitakan tentang gunung krakatau, gunung kelud, kasus imam samudera, bid'ah shahadat, kasus penculikan, kasus pelecehan dan penyiksaaan TKI, dan banyak lainnya.... menanti sambil meringkas dalam benak tentang Indonesia kita. tanah air yang menyediakan cinta.


ruangmenghamparhijaurumputilalang, 28 Oktober 2007, selamat hari sumpah Pemuda.

Salam,
yoe

0 komentar:

Post a Comment