Danboo

Danboo tuh kependekan dari Danboard, dibuat dari kertas karton board. Yang pertama kali mengkreasikannya adalah Azuma Kiyohiko seorang komikus serial manga Yotsuba

Do'a di Tahun Baru 2012

Sobat yusako... akhirnya bisa ketemu blog lagi.. :) Subhanalloh Allah masih memberikan kita kesempatan untuk terus meng-upgrade diri kita.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Pelajaran dari Dapur

Seorang ayah dan anak laki-laki nya sedang bercakap-cakap sore itu. Ayah nya menunjukan tiga benda yang ada di dapur. Ada wortel, ada telur, dan ada juga kopi.

Aku ingin hidup!

Aku ingin menghirup berupa-rupa pengalaman lalu terjun bebas menyelami labirin lika-liku hidup yang ujungnya tak dapat disangka. Aku mendamba kehidupan dengan kemungkinan-kemungkinan yang bereaksi satu sama lain seperti benturan molekul uranium

Wednesday, November 28, 2007

untuk sendiri; tentang sendiri

berdo'a untuk sendiri,



kangen siapa yaaa... atau kangen apa yaahh...




here myrooM, 281107

Monday, November 26, 2007

PUSPIPTEK part II

PUSPIPTEK (2)

ini dialah gambar yang merupakan hasil penelusuran saya. heheh.. kaya investigasi gituh.


ini bangunan SMP saya, dulu mah nihil warna seperti ini, putih tok, terus gak ada papan nama segede itu, yaaa... sekarang ada teralis nya pula.. hehe..


bangunan guest house yang warna hijau. yang akhir pekan lalu dijadikan tempat berlangsungnya acara IMM Banten... acara Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah dan di salah spanduknya ada tulisan salah satu partai, yaang pastinya PAN, (--bukan kampanyee loch) yang mensponspori acara itu, sepertinya.


tuuh kan bener, komerrrrsiill boo...

kalau ini, kondisi lapangan basket yang udah sangat sangat sangat tragiiiiisss.. udah belubang-lubang, ringnya udah karatan, bahkan dari dua lapangan yang ada, harusnya ada empat ring, ini cuma satu yang masih ada ring-nya, lainnya entaah kemana... hmmm,,,selain itu, lampu penerangan di lapangan ini pun gak ada sama sekali, dari enam tiang lampu, semuanya tanpa lampu!!! kebayangkan kalau malam, di sini sangaaaaat gelap dan menyeramkan... rumput tinggi, pohon-pohon besar.. wawawawawa.. begituh lah...






semoga ada pihak yang merespon keadaan ini dengan segera. amin. (berharap gituh ceritanya ^^)

salam,

Friday, November 23, 2007

Contoh-contoh ungkapan fatis dalam bahasa Jawa

Bahasa Jawa agaknya banyak menggunakan ragam fatis dalam kehidupan sehari-hari. Partikel fatis yang digunakan pun mempunyai fungsi yang berlainan dalam ujarannya.
Berikut beberapa partikel fatis yang biasa digunakan beserta fungsinya:

a. Partikel yang berfungsi untuk memberi penegasan : kok, ta, rak, wong, ki, wah, ah, o, lha, ya, je, yagene.
Contoh : Ora ki, Bu. ‘Tidak tuh, Bu.’
Ora ngandel ya uwis. ‘Tidak percaya ya sudah.’

b. Partikel yang berfungsi untuk menyatakan pertanyaan : kok, ta, rak, ya, yagene.
Contoh : Kepriye ta, dadi tukang rem kuwi? ‘Bagaimana sih menjadi tukang rem itu?’
Sepi ya dhik Pad, ana kene? ‘Disini sepi ya, Dik Pad?’

c. Partikel yang berfungsi menyatakan pemastian : rak, ta, kok, wah.
Contoh : Iki mesthi kongkonanmu, rak iya ta? ‘Ini pasti suruhanmu, benarkan?’
Wong aku kok. ‘Saya kok’

d. Partikel yang menyatakan penyesalan : wah
Contoh : Wah jan, Bu Bei kuwi dadi wirange Pak Bei wae. ‘Wah benar-benar, Bu Bei itu menjadikan malu Pak Bei saja’

e. Partikel yang menyatakan keterkejutan/keheranan : lho, kok, wo, lha, kadingaren.
Contoh : Lo dadi kowe wuta sastra Jawa, ta? ‘Oh, jadi kamu itu buta sastra Jawa!”

f. Partikel yang menyatakan ucapan selamat : sugeng
Contoh : Sugeng enjing dik Tuti. ‘Selamat pagi, dik Tuti.’

g. Partikel yang menyatakan ucapan terima kasih : matur nuwun
Contoh : Matur nuwun sampun dipun tampi wonten mriki. ‘‘Terima kasih saya sudah diterima di sini.’

h. Partikel yang dipakai untuk memberi salam : kula nuwun.
Contoh : Kula nuwun, punapa bapak wonten? ‘Permisi, apakah bapak ada?’


^_^ belajar bahasa Jawa dulu waktu ikut kelas metode Linguistik.. eleh-eleh, naon ieu teh??? heheh.. salam selalu...

depok, november 2007

IRAN; Negeri Nuklir dan Minyak Bumi.....

Keadaan Geografis Iran
Iran atau Persia adalah sebuah negara Timur Tengah yang terletak di Asia Barat Daya. Hingga tahun 1935, Iran masih dipanggil Persia oleh dunia Barat. Pada tahun 1959, Mohammad Reza Shah Pahlavi mengumumkan bahwa kedua nama terebut boleh dipergunakan. Ibu kota Iran terdapat di Teheran yang terletak pada 35°40′ LU 51°25′ BT. Luas tanah Negara Iran adalah 1.648.000 km persegi. Dengan komposisi daratan sebanyak 1.636.000 km persegi dan perairan sebanyak 12.000 km persegi.

Iran berbatasan dengan Azerbaijan dengan panjang perbatasan 432 km dan Armenia sepanjang 35 km di barat laut. Laut Kaspia di utara, Turmenistan sepanjang 992 km di timur laut, Pakistan sepanjang 909 km, dan Afganistan sepanjang 936 km di timur, Turki sepanjang 499 km dan Irak sepanjang 1.458 km di barat, serta Teluk Persia dan Teluk Oman di selatan.

Iran didominasi pergunungan kasar. Di bagian barat terdapat lebih banyak pegunungan dengan barisan, seperti Pegunungan Kaukasus, Pegunungan Zagros, dan Alborz, dan Gunung Damavand setinggi 5.604 dan merupakan tempat tertinggi di Iran. Di bagian timur Iran, terdapat gurun di dataran rendah yang tidak dihuni, seperti Dasht e-Kavir yang memiliki danau garam. Ladang yang luas ditemukan di sepanjang pesisir Laut Kaspia dan di ujung utara Teluk Persia, di mana Iranberbatasan dengan sungai Arvand. Iklim Iran kebanyakan kering juga setengah kering, meski ada yang mendapat iklim subtropics sepanjang pesisir Kaspia.

Besarnya Pendapatan Domestik Bruto pada tahun 2005 sebesar US$ 518,7 miliar dan pendapatan per kapita sebesar US$ 7.594. Iran disokong oleh sektor agriculture sebesar 11.8%, industri sebesar 43.3%, dan servis sebesar 44,9 %.
Tercatat tingkat inflation pada tahun 2005 sebesar 16%, tingkat pengangguran sebesar 1,2 %, dan angka Kemiskinan sebesar 40% (2002).

.:.Nuklir dan Minyak Bumi di Iran
Sejarah perjalanan keberadaan minyak bumi di Iran tak kalah panjang seperti halnya sejarah Iran sendiri. Pada masa kepemimpinan kerajaan Qajar, terdapat penemuan minyak mentah di wilayah Khuzestan. Hal ini kemudian menarik minat Inggris dan Rusia untuk meluaskan pengaruh mereka di Iran. Keduanya berlomba memonopoli minyak Iran, dan akhirnya memecah belah Iran. Kejadian ini pun disebabkan oleh lemahnya kerajaan Qajar dalam menangani masalah ini, dan mengakibatkan adanya pemberontakan Reza Pahlavi yang kemudian menobatkan diri sebagai Shah dan Dinasti Pahlavi.

Pada 1951, perhatian dunia tertuju pada minyak dan Teluk Persia. Perdana menteri yang baru saja terpilih, Mohammad Mossadegh, menguncangkan London dan Washington dengan menasionalisasikan minyak Iran, dan dengan begitu mengakhiri kepemilikan Inggris atas minyak di Iran. Sejumlah perusahaan minyak terbesar dunia— Standard Oil, Shell, Socal, Socony, Texaco, dan Gulf— bahu-membahu untuk memberikan bantuan pada Anglo-Iranian Oil Company. “Tujuh bersaudara” ini menolak memuat setetes pun minyak mentah ke dalam kapal-kapal tangker mereka. Boikot kolektif itu berhasil dilakukan. Dan hasilnya, dua tahun kemudian ekonomi Iran pun terpuruk.

Di tahun 1960-1961, terjadi krisis politik dan ekonomi yang diakibatkan pemanipulasian pemilihan majelis. Shah Reza kemudian memperkenalkan program Revolusi Putih sebagai program reformasi agrarian yang didukung oleh perbaikan di bidang pendidikan dan kesehatan. Maka, pada 1963-1973, politik dan perekonomian Iran mengalami kestabilan. Pendapatan nasional dari minyak mengalami kenaikan, hal ini mendukung pertumbuhan ekonomi Iran. Harga minyak dunia meningkat empat kali lipat pada tahun 1973-1974, dan ini menyebabkan pendapatan Iran dari sektor minyak pun meningkat dari lima milyar dolar hingga 20 milyar dolar dalam setahun.

Namun, keadaan ini tidak berlangsung lama, karena ambisi Shah dalam menjadikan Iran sebagai negara adidaya, Iran mengalami inflasi dengan pesat. Inflasi ditandai oleh bertambahnya jurang antara si miskin dan si kaya. Keadaan yang lebih buruk adalah kerajaan Iran menghabiskan ratusan juta untuk membiayai pekerja pakar asing dan membeli perlengkapan tentara dari Amerika yang sesungguhnya hanyalah sebuah pemborosan. Banyak terdapat pemogokan kaum pekerja di berbagai daerah di Iran. Partai Tudeh (komunis) sempat mengambil alih kebijakan, namun kemudian digantikan oleh para fundamentalis.

Saat itu, sejarah mencatat bahwa kekuatan sebenarnya berada di tangan kaum proletar Iran yang terdiri dari para pekerja tambang minyak. Namun, tindakan Khomeini saat itu adalah mendukung gerakan teroris untuk mengalihkan perhatian dari ketegangan internal Iran. Shah meminta bantuan Amerika untuk menyokong beliau. Amerika pun saat itu sedang memerlukan Iran karena posisinya di Teluk Parsi dan kaya dengan sumber minyak. Namun, ternyata presiden AS pada saat itu tidak menepati janjinya. Pegawai tinggi Amerika menyarankan agar Shah turun tahta, namun Khomeini mengambil alih kekuasaan Iran pada saat itu.

Pada era Shah Reza Pahlavi, Iran pun telah mengembangkan kekuatan militer. Inilah awal mula pengembangan senjata nuklir. Iran persisinya mulai melaksanakan program nuklirnya sejak tahun 1960-an. Instalasi nuklir Iran pertama adalah untuk riset nuklir dengan kekuatan hanya lima Megawatt yang diperolehnya dari AS dan memulai beroperasi pada 1967. Kemudian, Iran terus mengembangkannya hingga berhasil mengadakan transaksi dengan perusahaan Jerman Barat “Siemen” pada 1975 dan mendirikan lebih banyak reaktor nuklir. Iran juga mengadakan kerjasama dengan Perancis di tahun berikutnya. Pemerintah Iran pun mengirimkan para ilmuwan dan teknisinya untuk belajar di universitas-universitas di AS dan Inggris. Namun, saat kejatuhan Shah, proyek pembangunan reaktor banyak yang dihentikan karena dianggap sebagai ambisi semata Shah yang telah menghabiskan sekita 30 miliar dollar .

Sementara produk lain Iran, minyak bumi, kini menyokong sebesar 75% perekonomian Iran. Dan cadangan minyak di Timur Tengah terbesar dimiliki Arab Saudi kemudian disusul Iran dan Uni Emirat Arab di posisi ketiga. Kepentingan ekonomi dan diplomasi Amerika di Timur Tengah semakin meningkat. Seperti yang dituliskan di harian Kompas, Sabtu, 7 April 2007, permintaan yang meningkat membuat AS tidak bisa memutuskan hubungannya begitu saja dengan Iran. Konsumsi minyak AS sendiri mencapai 20 juta barel per hari, dengan 55 % nya adalah impor.

Namun, dengan adanya Resolusi PBB 1747 yang dikeluarkan PBB terhadap kegiatan riset bahan bakar nuklir Iran yang kembali dimulai pada 10 Januari 2006, posisi Iran semakin didesak. Namun, figur Dr Mahmoud Ahmadinejad, presiden Iran yang memiliki latar belakang pendidikan di bidang insinyur pembangunan, dan mencapai gelar doktor di bidang teknik serta program transportasi dan lalu lintas tampil berani menghadapi kecama dari berbagai pihak. Beliau juga memiliki pengalaman managerial dan menjabat berbagai jabatan eksekutif, termasuk jabatan sebagai gubernur. Jabatan terakhir beliau sebelum ini ialah walikota Tehran. Ia menjadi tokoh yang kontroverial di balik isu kekinian Iran, mengenai pengembangan nuklirnya.

Ketergantungan Barat terhadap pasokan minyak dari Negara-negara Arab dan Negara-negara Muslim akan terus berlanjut hingga masa yang belum bisa diprediksi. . Isu nuklir yang marak diperbincangkan dunia ternyata tidak begitu saja memperngaruhi hubungan dagang minyak bumi dengan Iran yang disebabkan adanya resolusi PBB dan embargo ekonomi terhadap Iran yang kemungkinan besar menunjukan ketakutan Amerika Serikat terhadap kemajuan teknologi Iran di kawasan Timur Tengah.

Kemajuan pesat berhasil ditunjukan Iran di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi dengan kemampuan para ilmuwan negara ini dalam memproduksi bahan bakar nuklir untuk skala industri. Seperti diketahui, independensi dan kemajuan sebuah bangsa sangat bergantung kepada keberhasilannya dalam meraih kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi modern. Selama Iran diperintah oleh penguasa yang diktatoris serta sangat bergantung kepada Barat dalam segala hal, bisa dikatakan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan di Iran mengalami stagnasi yang sangat parah selama hampir dua abad. Untuk itulah setelah berhasil meraih kemenangan dalam revolusi, Iran kemudian bertekad kuat meraih keberhasilan lain di bidang ilmu pengetahuan demi menjamin masa depan bangsa ini sekaligus mengejar berbagai ketertinggalan di bidang ini.
Upaya ini menjadi tantangan bagi negara-negara kuat yang selama ini sudah terbiasa menjadi penguasa dunia. Independensi negara-negara dunia ketiga adalah hal yang tabu bagi mereka. Karenanya, tidaklah mengherankan jika tekad kuat bangsa Iran untuk meraih keberhasilan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi ini dicela oleh Barat. Berbagai konspirasi dibangun untuk menghalangi langkah dan kemajuan Iran.

Isu-isu yang tidak otentik juga diembuskan Barat dengan tujuan menghalangi keberhasilan bangsa Iran tersebut. Dalam contoh terbaru, proyek nuklir sipil Iran dihalang-halangi dengan menggunakan isu bahwa proyek tersebut hendak dibelokkan Iran menjadi proyek senjata nuklir. Padahal, tim inspeksi Badan Energi Atom Internasional (IAEA) selalu mengatakan bahwa tidak ada penyimpangan sedikitpun dari proyek nuklir Iran.

Selain dengan tuduhan, Barat juga mencoba menghalangi kemajuan ilmu pengetahuan bangsa Iran dengan embargo ekonomi dan ancaman serangan militer. AS sendiri sejak lama sudah menerapkan embargo tersebut. Lebih ironisnya, AS juga mengancam akan memberikan sanksi kepada negara manapun yang menanamkan investasi di Iran dalam jumlah besar. Baru-baru ini, AS menekan DK PBB untuk menjatuhkan sanksi secara terbatas, hingga lahirlah Resolusi DK PBB Nomor 1737.

Meskipun mendapat banyak halangan, kemajuan Iran di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi sama sekali tidak bisa terbendung. Sanksi ekonomi ternyata malah membuat bangsa Iran lebih mandiri. Yang lebih banyak menderita kerugian dari penerapan sanksi inkonstitusional ini justru negara-negara Barat, khususnya AS. Lebih jauh lagi, sebagian besar negara dunia tidak mempedulikan sanksi dan ancaman tersebut. Mereka tetap saja menjalin hubungan dagang dengan Iran. Dua perusahaan minyak raksasa Eropa, yaitu Repsol dan Shell baru-baru ini tidak menggubris tekanan AS agar membatalkan kontrak investasinya di ladang minyak Golshan, Iran. Iniilah yang membuat Iran semakin membulatkan tekadnya dalam meraih keberhasilan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dalam perjanjian pelarangan penyebaran senjata nuklir (Nuclear Non-Proliferation Treaty) tahun 1968, yaitu antipenyebaran senjata nuklir, penggunaan energi nuklir untuk kepentingan damai, dan penghapusan senjata nuklir secara menyeluruh. Mengacu pada isi perjanjian tersebut, Iran berhak mendapatkan haknya dalam teknologi nuklir untuk tujuan damai.

Seperti dikutip dari Musthafa Abd. Rahman dalam kolom Fokus Syiah-Sunni, Kompas, 7 April 2007 menuliskan, Iran memang berkali-kali menegaskan bahwa program nuklirnya untuk tujuan damai, tetapi kemampuannya mengayakan uranium memberi keunggulan teknologi dibandingkan negara lain di kawasan Timur Tengah.

Pada 9 April 2007, Mahmoud Ahmadinejaz berpidato di fasilitas nuklir Natanz, dalam peringatan Hari Nuklir Iran. Ia mendeklarasikan Iran sebagai Negara yang telah mencapai industri nuklir. Hal ini didukung dengan pernyataan juru runding Iran, Ali Larijani yang mengatakan bahwa Iran telah mulai memasukan gas uranium ke 3.000 mesin pemutar pengayaan uranium baru. Kota-kota yang memiliki pusat kajian nuklir di Iran antara lain, kota Gorjan, Teheran, Yazid, Kharaj, dan Ashfahan.

.:. Kesimpulan
Sejarah merupakan guru yang terbaik bagi sebuah bangsa. Bangsa yang maju dan berhasil akan belajar dari sejarahnya. Itulah yang dapat ditangkap dari uraian mengenai perjalanan Iran di kancah perpolitikan dan ekonomi dunia. Sebagai negara yang sudah mempunyai peradaban yang panjang, Iran telah mengalami banyak jatuh-bangun, pergantian kekuasaan, dan juga revolusi. Sejarah masa lalu Iran tidak akan berakhir begitu saja. Isu yang menyangkut Iran kini merupakan bagian dari pertarungan Iran menghadapi kekuatan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Kemajuan ilmu pengetahuan yang dimiliki Iran telah membuat AS getir menghadapi kekuatan yang mungkin tidak terdeteksi seberapa besarnya.

Nuklir dan minyak bumi merupakan aset terpenting bagi Iran yang menjadi komoditi utama bidang ilmu dan teknologi serta perdagangan Iran. Perdamaian, riset, dan lain sebagainya yang merupakan tujuan dari pengembangan teknologi nuklir di Iran kelak akan berguna bagi keadilan dan kedamaian di muka bumi.

.:. Saran
Sikap Amerika Serikat terhadap pengadaan teknologi nuklir Iran menunjukan ketakutan semata. Sebagai negara yang ingin menunjukan taring dalam kemajuan ilmu dan teknologi, sewajarnya Iran menjadi contoh bagi negara-negara berkembang lainnya, termasuk Indonesia dalam mengambil kebijakan politik dan ekonomi yang mandiri.
Melihat sejarah panjang Iran, tentunya pemerintah Iran harus lebih bijaksana dalam memutuskan segala sesuatunya, baik yang berhubungan dengan kepentingan dalam negerinya maupun dalam hubungannya dengan masyarakat dunia. Iran harus tetap memenuhi syarat keamanan dalam pengadaan nuklir di negerinya, hal ini menjadi sebuah komitmen suatu negara kepada masyarakat internasional.

DAFTAR PUSTAKA
BUKU
Ar-Rusydi, Mirza Maulana. 2007. Mahmoud Ahmadinejad Singa Persia VS Amerika Serikat. Yogjakarta: Garasi.
Hitti, K Philip. 2005. History of The Arabs. Jakarta: PT Serambi Ilmu Semesta.
Rahman, Abd. Musthafa. 2003. Iran Pasca Revolusi Fenomena Pertarungan Kubu Reformis dan Konservatif. Jakarta: Kompas.
Ward, Terence. 2007. The Hidden face of Iran, Catatan Perjalanan Warga Amerika Serikat Menembus Jantung Negeri Iran. Jakarta: Rajut Publishing.

Media Massa
Kompas, Sabtu, 7 April 2007
Kompas, Senin 9 April 2007
Kompas, Rabu, 11 April 2007
Kompas, Kamis, 12 April 2007

Internet
www.iranian.com
www.wikimedia.com

PUSPIPTEK, What's the name of???

PUSPIPTEK, What's the name of???

Assalamu'alaikum, semuaaa!
keifhal yaa ukhtii yaa akhii?? ^_^

inikah yang dinamakan kerja keras skripsi??? cobaan-cobaan saat skripsi??? begini kah??? belum habis cobaan dari dalam diri sendiri, ketemu lagi kondisi saat dosen pembimbing yang super duper sibuuukkkk dan emang entah lah yaa. kalau kata temen-temenku sih, emang sengaja sok sibukk... bayanginnnn, ini udah bulan november, belum bimbingan lagi, gara-gara waktu buatku gak ada. malah ikut lokakarya minggu ini. Ya Allah, berilah hambaMu ini kesabaran... amin.. yap..tiga hari belakangan ini siang hari sangaaaaaaaaat panas, terik dan bikin puseeeng...

kemaren sepulang kuliah saspop, saya langsung menuju rumah Asti, sahabat saya sejak duduk di bangku SMA... Well, setelah beberapa lama ngobrol di kamarnya, kita beranjak ke ruang TV, dan,,, asti bilang, kalau saya mau istirahat ajah di kamar, saya bilang "cuma bentar, 30 menit yah, Ti... di sini ajah..." taunya... saya malah ketiduran sejam di ruang TV.. hueee..
trimakasih, Asti..hehe...

okey, ini dia topik yang pengen banget saya utarakan di postingan blog ini, judulnya "PUSPIPTEK, What's the name of???" pernah denger namanya? ada yang jawab udah pernah, ada juga yang jawab apa yah ituh? atau di mana kah itu? atau sejenis makanan apa yah? heheh.. well, well... PUSPIPTEK alias singkatan dari "Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi", terdiri 2 kawasan utama: perkantoran dan perumahan dinas. keluarga kami hampir sudah menempati bangunan rumah dinas ini sejak 1985.




dulu sih, mom tidak suka tinggal di sini, why? dulu di sini cuma hutan karet, bahkan konon katanya, di sini adalah tempat pembungan mayat G30SPKI!!! percaya gak? percaya ajah..kayanya emang gituh, sampai sekarang masih ada koq pohon-pohon karet, pohon-pohon tua yang besar-besar dan berjenggot... yap, tapi sejalan dengan perkembangan jaman,,, lingkungan sekitar kawasan ini berkembang pesat, pusat-pusat perekonomian makin menampakkan diri. Yaaa yang paling bisa dijadikan gambaran adalah Perkembangan pesat properti yang ditawarkan SINARMAS dengan BSD City-nya, Yap Bumi Serpong Damai. bisa jadi, ini dia yang bikin nama Serpong tidak seaneh dulu... Serpong yang telah menjadi kota yang mandiri. bisa jadi begitu.


back to PUSPIPTEk yaaa.. inilah potret keseharian di blok saya, yang (kebetulan) terjepret.

minggu lalu, saya sempat memotret gambar ini. saya beri judul "Apa ini Emansipasi?" :p ada komentar??? (gambar sengaja diberi efek untuk menghindari apabila ada pihak yang mengetahui lokasi dan oknum yang ada pada gambar,, hehe...)




selain itu, di komplek ini, rasa kkekeluargaannya masih baguslah- tidak seperti di perumahan-perumahan model elite yang bahkan sama tetangga pun tidak saling mengenal.. ini adalah gambar acara silahturahim RT 23, dari blok III H, I, J, K, L. hehehe..




waktu lari pagi beberapa hari lalu, saya mengambil gambar ini,


matahari bersinar cerah menyambut pagi ini,, sejukkkk.... segarrr, suasana alam yang masih hijau...dan pohon berjenggot seperti ini banyak ditemui di komplek PUSPIPTEk, selain ada juga hewan liar seperti Musang, anjing kampung, ada juga Bajing alias tupai, dan hewan-hewan yang masih menetap di lingkungan komplek ini....





melewati bangunan SMP saya yang dulu bernama SLTP 4 Serpong PUSPIPTEK,
sekarang sudah ganti nama jadi SMP N 2 Cisauk, sound really hmmm... weirdo rite? but, that's the fact... kami tinggal di Cisauk. namanya koq gak keren banget yah... (tapi, sekolah ini makin beken, makin terkenal, dan makin mahal SPP nya.. dulu jaman saya masih SMP kalau gak salah 12500 sekarang jamannya adik saya yang paling bungsu (sekarang kelas 3 SMP di sini) kalau gak salah sampai 80000, padahal katanya ada BOSS yah.. hmm, no comment lah)

udah dulu Serpong, sekarang tambah aneh lagi... tapi, tetap yang kami banggakan, PUSPIPTEK! hehe... mau gimana pun ganti nama di belakangnya dari Serpong jadi Cisauk, tapi nama Komplek PUSPIPTEK tetap lah PUSPIPTEK, ^_^ yaa walau dengan segala kekurangan perumahan dinas tentuuunyaa... tapi lingkungan perumahan ini sungguh menyimpan berjuta memori anak-anak yang dibesarkan di sini... yang orangtuanya adalah pegawai negeri sipil yang berangkat dari nol hingga hingga jadi sekarang ini. hiii...

alhamdulillah, hidup selalu berputar seperti roda.. masa memang dipergilirkan, maka nikmat manakah yang kamu dustakan? ^_^

tapi, sedih nian, saat saya ingat, hanya jalan di blok saya yang belum pernah tersentuh perbaikan. padahal kondisinya sudah sangat mengenaskan, jalanan bukanberlubang lagi, tapi sudah penuh kerikil tajam!!! gak jarang suka ada yang terpeleset saat mengendarai sepeda atau juga motor. padahal, anak-anak kecil bermain setiap hari di sini. berlarian dan bermain sepeda.. seperti yang dulu juga saya pernah lakukan, tidak jauh berbeda..ini kondisinya:





tapi, pengelola PUSPIPTEK (yang tidak perlu disebut namanya di sini...) sepertinya MASA BODOH, padahal sebelumnya pernah dilakukan perbaikan jalan, tapi hanya jalan di jalan utama komplek. dan satu lagi, ada juga pergantian pemarka blok, yang blok lain sudah diganti, tapi lagi-lagi blok kami tidak. masih seperti yang puluhan tahun lalu, BERKARAT dannn sudah begitu saja seperti tidak berguna lagi untuk dilihat.

persis di dekat rumah saya terdapat tiang listrik yang sudah miring alias mencondongkan diri. semua orang yang melaluinya dan menyadari keadaannya pasti sudah akan bernyata-tanya, "apa tidak takut roboh???"





begitulah kondisinya. tapi, ada satu yang menjadi lebih berwarna di komplek ini. Ada bangunan "Guest House" namanya... desas desusnya, dan kabarnya.. hehe.. banyak penunggunya.. hehe.. hawanya agak menyeramkan, dahulu warna bangunan ini putih, terdiri dari banyak kamar, berfungsi seperti halnya hotel gituh-lah.. nah sekarnag dia sudah di cat hijau!!! (gambar menyusul... ^_^)sepertinya, bangunan ini makin tenar dan banyak dijadikan pilihan tamu baik lokal maupun interlokal juga internasional buat ngindep, alasannya murah. dan mau tau lagi? sekarang neh, bangunan ini udah jadi tempat shooting loh... hm,, makin komersil ajah komplek kami ini...

ada taksi yang berjejer, bukan hanya itu, sekarang kami sering melihat bus-bus singgah di pelataran parkirnya... (kebetulan Geust HOuse ini berada tepat di sebrang jalan utama rumah saya). selain itu, komplek ini pula sering dijadikan tempat outbond dari berbagai instansi sekolah maupun perkantoran.. ini salah satu jalan utama di kawasan perkantoran... (road menuju B2TKS dan LAGG), indah kan... melihat warna hijau pepohonan saat berlari pagi hari Minggu, memandang danau dengan air yang tenang di sisi mesjid,,, rasanya inilah hidup yang bebas dari polusi... gud by deh Jakarta... ^_^





pokoknya, komplek kami ni adalah tempat yang begitu nyaman dehh.. dan karena itu pula, penghuni sini menolak untuk "diusir".. yap.. sesuai SK Presiden, perumahan ini tetap perumahan dinas, padahal penghuni sini sudah berdemo di depan istana merdeka... dan mengusahakan kepemilikan rumah dinas ini..

as we know, ini sudah ditempati lebih dari 20 tahun!!! padahal duluuuuu.. siapa yang mau tinggal di sini.... sekarang,, malah gak mau pindah dari sini... hehehe.. begitulah komplek ini menjadi buah hati hampir semua penghuninya deh...


okey... itulah sepenggal tentang PUSPIPTEK... kita lihat berapa tahun ke depan, apa bisa jadi rumah pribadi? hehe... walau sudah ada SK Presiden, nampaknya penghuni sini masih akan sulit beranjak.. semoga saja banyak perbaikan di prasarana yang ada seperti lapangan basket yang juga udah hancur, jalan di blok kami, pengamanan batas komplek dan perkampungan agar mengurangi aksi pencurian, dan banyak yang lain... ya setidaknya, selama rumah kami di sini masih menjadi istana kami, kanapa tidak dibuat enak saja... bukan begitu ibuk-ibuk, bapak-bapak, kakak-kakak, dan adik-adik semua???



ppit3J10, 22 November 2007, hari ini sungguh terik... dan sungguh menggoda untuk tidak berendam, andai danaunya bisa dibuat berenang.. hehe...

Monday, November 19, 2007

.:yang bijak:.

.:yang bijak:.

Take time to THINK, it's the source of POWER
Take time to READ, it's the foundation of WISDOM
Take time to QUITE, it's the opportunity to see GOD
Take time to DREAM, it's the future MADE OF
Take time to PRAY, it's the greatest POWER ON EARTH


let's reach the goal, all!

-saya yuli saja koq aka yusako-

o...indahnya...

apa yang membuat kita merasakan kedamaian, ketenangan, dan semua perasaan yang mengandung rasa bahagia? yup, jawaban yang cantik...cinta, pemandangan yang indah, damainya sepertiga malam, kasih sayang ibu, dan buaaanyyaaak lagi yang lain...
nah, saya saat ini sedang membayangkan ebrada di kebun teh di daerah Puncak, yang rasanya akan membuat saya tenang, setelah bergadang...


setelah melihat gambar berikut, semoga semua pembaca bisa rest sejenak dari segala kepenatan...





kalau ibu sama ayah kayanya udah kasian liat aku depan komputer melulu. tadi pagi, saat saya belum tidur, ayah hendak berangkat ke kantor, ayah lihat sya mencetak daftar isi, ayah bilang, "makasih yaah, anak ayah cepet lulus... " kayanya begitu bahagiaa sekali.. makasih tak terhingga for my parent... i louph you, ayah dan ibu...
ng(juga buat adik2ku ya rela jatah ngegamesnya dipakai untuk saya gunakan komputer walau malam mingguan..^-^)

gak musti puseengpuseeng karena TA, just do it...

kalau kata enji mah "siapa suruh malas? gak dikerjain..." well, kadang kita perlu support yang sifatnya agak "mencambuk".. tidak lagi support yang buat kita malah terlena.. alhamdulillah, enji bisa kasih support yang berarti banget, semoga dia selalu diberikan kesehatan olehNya. Amin... danke, enji... syukron kasiron...

semangat!semangat!semangat!

serpong-depok, november 2007

Wednesday, November 14, 2007

rainy season

as we know...rainy season has come...
ready to go?


hm, yang tidak boleh lupa dibawa kalau berpergian dengan transportasi umum saat musim hujan:
1. payung
2. plastik buat bungkus sepatu (kalau gak mau sepatu kamu basah kuyup)
3. sendal jepit
4. jas hujan (kalau yang bawa motor)
5. handuk
6. jaket yang lumayan tebal (untuk menghindari masuk angin)
7. tas jinjing atas tas gendong yang tahan air
8. apa lagi yaaaah....

selamat beraktivitas bersama Sang Hujan.. . . berdamailah air!


Depok, 14 Nov'07

Monday, November 12, 2007

selamat yah, eNJi....

katanya eNJi, acara Dies Natalis Ke-50 Mesin ne sukses... selamat yah, eNJi... yaa.. gak ada yang sia-sia lah usahanya...gak mandi, gak tidur... ^^ katanya begitu sibuknya... ini dia pembalasannya... hehehe..
*gambar eNJi waktu masih jadi seorang pelajar nan baduung..:p*

di depok, 12 November 2007...

CaptureD...

Has CaptureD...

finally, setelah lepas segala kesibukannya, setelah seminggu pool, ^^ see... sabar meredam rindu, katanya... (owalaaah, bahasanya enji kacau meracau, puitis, tapi gimana gituh...jadi kami pun tertawa mendengar kalimat itu meluncur darinya..hihiii..)


seminggu nee hujan terusss.... ne gambar yang berhasil ditangkap..saat berada di bus, pukul 3 sore poelang roemah.. langit hitam sudah seperti hampir malam... hujan besar, angin menembus bus kami... kaca ne makin tak nampak apa yang ada di depan.


seminggu ne juga, saya menjepret salah satu papan reklame yang membuat saya tertarik benar... perang lewat iklan nampak dari beberapa iklan yang dipasang baik di reklame besar, di media cetak, media elektronik... seperti yang satu ne...



(diambil di ruas jalan Margonda, depan terminal Depok)

nangkap langsung tidak??? hehe..

Yap..orang pintar (minum) vs semua orang (boleh minum)... persaingan dagang memang begitu terbukanya di negeri ini? mantaap yah?

oiyah... ada juga nee saya lihat (tidak sempat ambil gambarnya, maaf) di halaman depan tabloid TOP Skor, kalau gak salah iklan Rp 1,-/detik vs Rp 0,-/detik... tau kan... iklan yang Rp 1,-/detik bilang... yang realistis ajah deh... mana ada yang lebih murah dari Rp 1,-/detik.. well, well... bagaimana ne konsumen? any comment buat yang satu ini?

selingan ngerjain skripsi dan tekhumz uts Saspop dengan baca femina dan satu lagi majalah C n S dari LIA...
waktu diperhatikan sengan seksama... kayane ada yang mirip-mirip..apa coba? yap, warna covernya abu-abu.. udah gituh warna pendukung lainnya: kuning, merah, putih, dan abu-abu... saya jadi terpikirkan sesuatu, apa sang pewarna cover punya mindset yang sama yaa akan paduan warna seperti ini??? apa kalau saya jadi pengilustrasinya juga akan buat komposisi warna seperti ini yaa? tapi, emang paduan warna ini keren... (menurut saya....) ^^...

aahaaa....udah pindah dari satu tempat ke tempat lain...dari depan kompi, ke kasur, ke lantai, ke kuris dekat jendela.. tumpukan majalah Nebula yang sudah dicopy sebagian kontennya untuk dijadikan lampiran skripsi...menyelesaikan uts takehumzz, lantai jadi berantakan....kamus, kertas soal, bahan-bahan, dan sebagainyaa.. tapi, besok sudah disulap jadi rapi lagi...

semangat, yu!!! sampai jumpa lagi yaaah...


saksibisumengejardedlen, 12 November 2007....masih pukul dua pagi...

Tentang poin Ke-16...

Tentang poin Ke-16...


Menyelingi takehumz uts Sastra Populer, colongan nulis niyh... waktu kubaca postingan 17 prinsip kreativitas, ada komen dariBapak Isman, well... komennya tuh ada benernya. kreativitas emang muncul begitu saja, tidak perlu dipikirkan seperti yang diungkapkan di buku tersebut pada kriteria nomer 16. tapi, saya sudah lupa bagaimana penjelasannya, nanti saya cek lagi di perpustakaan, karena buku itu saya pinjam masih tahun 2005 atau 2006...
cuma postingan itu baru dipajang. hehe..

kalau menurut saya, kenapa di buku itu dikatakan tidak tergesa-gesa dalam mengambil sebuah keputusan besar... mungkin gini: saat seseorang dalam benaknya memikirkan hal-hal besar, tentang ide-ide yang brilian.. kreativitasnya-lah yang dipertaruhkan, namun, sesuatu yang besar tersebut musti dipikirkan masak-masak hingga dapat benar-benar terlaksana tanpa cacat, agar berhasil menjadi sebuah kreativitas yang memuaskan: yang orisinil dan inovatif. kalau tergesa-gesa, (mungkin)... konsep yang dimilikinya belum bisa terealisasi karena terbentur kekurangan-kekurangan materi dan pendukung. seperti yang pernah saya alami berikut:


pada acara Jurnalist Days yang diadakan FE UI beberapa bulan lalu, kami dibuatkan kelompok, dan masing-masing kelompok diberikan tugas yang sama yaitu mencari tema mengenai hal-hal dengan bentuk investigasi...
sebut jurnalistik investigasi gituh.. berita dibuat di kawasan kampus UI, menggunakan handycam, boleh editing, boleh juga gak... sembaraanggg lah, waktunya cuma sehari, untuk dapatkan tema, wawancara, take gambar, dan proses editing.

dalam kelompok, saya diamanati menjadi sang produser tim kami, tim KATER (KASUS TERABAIKAN)...hehe.. kami seharusnya bersepuluh, tapi, ternyata anggota kelompok kami tidak lengkap sampai hari penjurian, cuma delapan orang, dan waktu hari penjurian cuma dapat enam orang...karena ada yang sakit.

dalam kelompok, kami mendiskusikan tema-tema yang mungkin diangkat. semua punya gagasan bagus-bagus, kreatif, tidak terpikirkan sebelumnya... tapi, saat harus mengambil keputusan besar, tema apa yang akan kami gunakan, begitu sulitnya... saat kami siap menghadap ke para senior trainer kami dari TRANSTV,,, suerr kami dimencak-mencak "bodoh"...

wuihhh, sakit ati rasanya, temen-temen pada down waktu itu... secara tema yang kami angkat, yang kami anggap tema yang akan sukses, dan paling kreatif pada saat itu, ternyata begitu saja dibantah, karena menurut mereka itu tidak dapat dilakukan dalam satu hari, dan terlalu tinggi tingkat resiko-nya. tema kami waktu itu: 1. tentang getah karet di hutan UI, apakah menjadi pemasukan untuk UI atau cuma diambil oleh sang tukang tanpa diketahui pihak kampus, seperti itu kasarnya... 2. ada kabar kalau di gedung paling atas bangunan rektorat UI terdapat sarang burung walet, yang katanya setiap bulannya menghasilkan 10 juta rupiah, apa benar?
dan beberapa tema lainnya...

setelah kami kembali dalam kelompok...dalam keadaan tragis habis dikata-kata-i,,, akhirnya kami semua berpikir lagi.. dan saya akhirnya mengusulkan hal yang lebih simple, dan kesimple-an itu menjadi keputusan besar yang akhirnya disepakati bersama,
"MAKANAN DI KANTIN-KANTIN KAMPUS UI DEPOK".

well, saat kami brainstroming lagi di depan para dedengkot acara investigasi TRANSTV yang gak perlu disebut namanya itu-- kami mendapat pujian yang benar-benar membuat melayaaang.. ide kami adalah ide paling cerdas di acara Jurnalist Days 2007!

(tema-tema lain: penjualan VCD porno di sekitar kampus, pengamen cilik di kampus, gay di kampus, buanyaak lah, yaa mereka kena kritik pedas karena data gak banyak, gambar gak dapat, atau kaya kasus gay, cowoknya gak diblur atau suara gak disamarin, ternyata itu gak bisa dilolosin dalam investigasi...dan lain sebagainya...)


kami bisa mengelus dada.... data mudah didapat, wawancara mudah dilakukan, gambar mudah diambil... semuanya terasa mudah. apalagi kameramen kelompok kami yang dari Broadcast FISIP UI tuhhh lumayan kerja keras dan berkat team work, kami selesai sekitar jam lima. tanpa editing. selain irit waktu, gambar kami udah cukup bagus dan jelas.. hehe... kesimpulan: kantin di UI, yaaa... gituh deeeeh.. hehehe..

Untuk jelasnya mampirlah ke setiap kantin di kawasan UI DEpok, dan temukan jawabannya sendiri...

besoknya saat penjurian, kami maju kelompok kedua paling akhir.. setelah tampil hasil dari kelompok lain yang mengangkat tema "MABOK di KAMPUS" (sudah editing pool), kami agak ciut...hehe.. karena kelompok itu dah dipuji banget sama orang TRANS-nya..

waktu giliran kita maju neee... tanpa basa-basi,
karena mereka menanti gambar kami...

katanya: ide mereka ne cerdas, pintar sekali...sangat mudah, kalau mereka ne gak dapat gambar yang bener-bener bagusss, berarti mereka ne bodoh..

geloo eui..tantangan yang wewww... kami langsung putar ke bagian yang "jorok-jorok" kantin ne.. hahaha... semua pada bergidik!!! apalagi ada testi-testi dari mahasiswa yang pernah keracunan makanan, nemuin makanan masih mentah, basi, dll..

Seminggu setelah take gambar itu jadi gak napsu makan di kantin lagi...
seriuuss.. kami diberi pujian yang setimpal. walau kami gagal jadi yang nomer satu. tapi itulah hasil kerja tim kami... gak nyesel deh...

Dengan tidak tergesa-gesa mengambil keputusan besar, (mungkin) seseorang akan menemukan gagasan baru yang ternyata sering terlupakan orang lain.
mungkin itu salah satu kreatifitas yang bisa dicontohkan dari poin 16. ^^ salam. mohon maaf bila ada kesalahan yah...


serpong, 12 November 2007...menunggu selesai prin, jam 4 kurang lima menit...

Monday, November 05, 2007

Nikahan Ria=Silahturahim Prodi Arab 2004

Assalamualaikum! encing babeh... begitu orang Betawi menyapa pendengar hadirin yang berbahagia... nikahan Ria, sobat kami, yang lulus tiga tahun dengan predikat cum laude, hari ini,,, Senin 5 November 2007... akad dan resepsi berlangsung di kediaman mempelai wanita di Daerah Pondok Gede... akad jam 10, saya berangkat dari rumah setengah tujuh...

di angkot dari rumah ke ciputat bareng teman SD ku, yang jago Nari Bali, Tyas namanya. luaamaa banget gak ketemu, padahal satu komplek... yaa ada temen ngobrol lah, lalu...disambung ke kampung rambutan... ini dia yang mantaap.. maaaceeet bangeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeet deh, lepas dari pasar ciputat, baru pernah saya melihat kemacetan luaaar biasa ini.. mau tau penyebabnya???

*pembangunan busway*

sampai lewat pondok indah tuh maceet nya gak tanggung-tanggung, kasian banget orang0orang yaah, mau ngantor pasti telat, motor ajah susah jalan, apalagi mobil!!! jakarta oo..jakarta, nasihmu kini... menunggu tenggelam saja, kini bulan penghujan telah datang....

yap, balik lagi...sampai duluan di rumah ria... dan ria sedang di kamar penganten.. duh...deg-deg-an katanya.. hehehe.. nikahan ria jadi acara kumpul-kumpul lagi angkatan 2004 yang sekarang keberadaannya udah mencar-mencar, silahturahim 2004...


alhamdulillah bisa datang dan sampai dengan selamat di sana... Selamat menempuh hidup baru Ria...

Sunday, November 04, 2007

Hasan Jadi Photomodel beberapa jam di Kota Tua... hingga kereta indonesia sungguh malangg nasibmu....

Jadi Photomodel beberapa jam di Kota Tua...

Sabtu...
Hasan datang Jakarta! Mhttp://www.blogger.com/img/gl.photo.gif
Tambahkan Gambarendadak. katanya menemani sahabatnya dari Gresik yang sama-sama satu kampus dan satu kos-an masuk semi finalis model di Jakarta. Diongkosi temannya untuk menemani ke Jakarta, Jum'at sore pun dia ikut naik kereta eksekutif dari Surabaya. Lumayan tuh, gratisss! hehe.. Hasan menghubungi saya, memberitahukan kedatangannya yang mendadak itu. Berhubung dulu, Hasan akan jadi narasumber buat majalah Nebula, akhirnya saya sepakat menemui dia di Stasiun Kota, Sabtu siang tadi.




Hasan yang sudah sampai di WTC Mangga Dua, tempat temannya mengikuti final ajang cari bakat, kemudian berangkat ke Stasiun Kota dengan angkot. Dan inilah perjalanan saya...

berangkat dari rumah menuju stasiun Serpong, melihat ada kereta "Orange" alias kereta butut-nya milik PT. KAI alias kereta oven (kalau sebutan saya dan teman-teman pengguna jasa kereta api waktu jaman masih SMA)... saya memang akan naik kereta itu! karena sepengetahuan saya kereta itu menuju St.KOta. waktu saya beli karcis, ternyata kereta itu cuma sampai St. Angke. dan itu berarti saya musti naik angkutan lagi. Well, tanpa pikir panjang, untuk menyingkat waktu sampai di Kota tepat waktu, saya pun mengambil posisi aman. yaa.. gak terlalu penuh memang, tapi aku berharap gak naik kereta ini sebenernya. tapi, karena KRL cuma sampai St. TanahAbang, yaa mau gimana lagi...

kereta pun melaju, hingga akhirnya tertahan di St. Kebayoran dan maju satu stasiun dari tertahan di St.Palmerah. dan, menyebalkannya, petugas stasiun baru memberitakan kalau kereta akan ditahan lama karena ada gangguan di sepanjang perlintasan St.TanahAbang, dan tidak bisa melanjutkan hingga ke Angke, karena rel dijadikan tempat mengungsi penduduk yang terkena musibah kebakaran semalam. Lebak Bulus-Kota. dan KOPAJA itu sungguh sesak! penuh banget. hampir sampai, KOPAJA itu ngebut saat melewati Beos, dan beblas hingga pol ngetem, dan itu berarti, saya kelewatan St. Jakarta-Kota!!!

akhirnya, nyambung lagi mikrolet. Kos nu kurang kerjaan gityuh. yaa.. sampai-lah saya dengan selamat. dan saya menuju AW restoran buat ngaso dan nunggu Hasan. memesan ice cream... dan mengambil beberapa gambar stasiun ini... koq jadi inget peron-nya menuju Hogwards Express yaa... heheh...

dan gak lama Hasan mengirim pesan yang isinya, dia sudah ada di depan AW, padahal kami gak janjian ketemu di AW loch... dia nyelingah-nyelinguk...padahal saya udah liat dia. heheh...

yaap, langsunglah, saya menyodorkan majalah Nebula, dan form isian biodata... setelah ngobrol-ngobrol tentang pengalaman ESQ, karena sebelumnya Hasan berniat mencari CD Power Ranger di Glodok, akhirnya kami menuju Glodok. Walau setalah sampai di sana, ternyata hawa-nya gak enak! gak nyaman! dan gak aman! setelah dapat CD Power Ranger, langsung kembali ke Kota. Saya menunjukan kalau di sekeliling St.Kota ne ada beberapa museum yang bagus latarnya,, akhirnya kami berjalan ke arah museum Keramik, lalu museum Fatahillah, dan memutar balik hingga ke St.Kota lagi. karena ini kunjungan pertama Hasan ke museum, maksudnya kunjungan melihat pelataran museum, gak niat masuk liat-liat isi-nya... jadilah Hasan Photomodel beberapa jam. heheh... yap.. "di sana, San..di dekat meriam... itu..di pilarnya... bagus..." hehe.. begitu lah aba-aba sang photografer etek-etek ini berkata-kata...hehe.. syukurnya, Hasan dengan senang hati... yaa.. kapan lagi ke sini, ya, gak? hehe...

setelah sampai di kota... hujan semakin besar.. Hasan segera naik angkot kembali ke WTC, dan saya segera naik mikrolet ke arah TanahAbang. perjalanan pulaang pun tidak lebih pendek dengan perjalanan berangkat... mikrolet diterpa hujan deras, hingga saya beberapa kali menengok pukul berapa kah ini? saya berniat naik KRL dari St.TanahAbang jadwal pemberangkatan 12:30. Namun, sampai di stasiun, petugas bilang KRL gak jalan! Well, adanya kereta Orange lagi!!! dan itu sekitas jam 13:40-an. malesss banget! cepat ambil keputusan, saya akan pulang naik angkot! namun, tidak begitu saja, saya tidak mau menyia-nyiakan sudah ada di TanahAbang, mampirlah saya di penjual kemeja, rok, celana bahan buat wanita yang sudah jadi langganan. seep! masih ada dana,, beli satu rok baru.. hehehe.. ya setidaknya menyenangkan diri sendiri bukan?

setelah itu, naik mikrolet tn.Abang menuju Kebayoran, seru niyyyhh.. sopir angkotnya ngidam Mangga! sampai akhirnya berhenti di tukang rujak, memesan 2 buah mangga dan dipotong-potong! gak cuma itu, akhirnya penumpang pun ikut memesan.. saya juga ikutan... akhirnya di angkot itu semua menikmati mangga dengan sambal rujak! hehehe.. yaa, macet jadi tak terasa,,, tapi, di mikrolet berikutnya dari Kebayoran ke Ciputat!!! Really Suck!!! sopirnya tensi tinggi, pokoknya gak banget deh. gak usah dibahas kalii yee... heheh...

begitulaaah... Sabtu yang panjang... sebelnya, hendphone cdma ne abis batereinya, mau hubungi enji gak bisa, sms pakai m3 gak ada pulsa... =( tapi sampai di rumah, menghubungi enji lagi koq.. heheh... walau yaa gituh, masih sssiiibuuuk dengan acara nikahan Mbak Prima... malu tadi aku waktu disodorin teleponku ke Mbak Prima... ngucapin Selamat Menempuh Hidup Baruuu.... hehe... =) Yap... sembari menunggu, aku menuliskah naskah buat FLASH NEBULA dulu ne, sekalian gituh, daripada ditunda-tunda,, suka jadi malas.... ok... kita lanjut lain waktu yaa... salam, -yoe-




Minggu, 4 Okt'07:
--berita sepulang dari perjalanan hari Sabtu, diberitakan juga di KOMPAS Minggu halaman utama, tentang "Menara Listrik Roboh, 86 KRL Terganggu", saya sempat melewati daerah Angke, melihat menara yang roboh itu saat berada di mikrolet yang membawa saya menuju TanahAbang. Menurut Kompas, robohnya menara itu disebabkan adanya kebakaran di kampung Rawa Bebek, Penjaringan Jakarta Utara, kampung yang berada persis di bawah menara.

Menara itu roboh menimpa rel kereta antara St.Angke dan Kampung Bandan, seperti yang juga diberitakan petugas stasiun saat saya masih berada di kereta akan berangkat ke KOta pagi harinya. Yaaaa... dan menurut petugas sih, korban kebakaran itu mengungsi di sepanjang rel, dan itu pun mengakibatkan kereta tidak bisa lewat... Wataauch..

Sulit juga memang, penduduk kampung (mungkin penduduk liar) ini menempati tanah milik PT KAI, tapi... di mana lagi mereka harus tinggal yaah? daerah pemukiman kumuh di sepanjang jalur kereta api memang sudah kerap kali menjadi pemandangan yang mau tidak mau kita lihat setiap kali melintas, tapi... kalau diusir pun, pemerintah mau menempatkan mereka dimana? atau, kalaupun mereka ditempatkan di tempat baru, apa mereka mau???

yaa, kasus yang serupa dengan pemberantasan penduduk kolong jembatan beberapa waktu lalu.. Jadi, apa pemerintah sudah punya solusi untuk ke depannya??? ini patut juga jadi perhatian, Sementara PT KAI-yang katanya berniat memberi pelayanan yang lebih baik kepada pengguna jasa kereta, lingkungan sekitar stasiun dan juga sepanjang jalur yang dilalui kereta juga musti diperhatikan... agar semuanya merasa aman, nyaman, dan kereta memang menjadi angkutan massal yang popular, yang tidak menyisakan umpatan saat kita melenggang lalu turun dari gerbong kereta.... *jumlah kereta musti diperbanyak, tapi, kereta yang bagus-bagus dunk... yang bersih, yang nyaman kursinya, kebanyakan kereta kita masih hibah-an Jepang, atau gaya India itu seperti kereta Orange... heheh...jadi PLN juga musti ancang-ancang niyh, karena kalau KRL tambah banyak, listriknya pun musti tambah buanyak penggunaannya, penumpang illegal musti benar-benar diberi ketegasannnnn... * Semangatlah pemerintah, banyak pe-er nih,,, heheh.. caiyoo! aaahh, untungnya cukup 3 tahun SMA menjadi penumpang kereta dari St.Serpong-St.Kebayoran...kuliah mah gudbay lah... walau sesekali juga pakai kereta untuk belanja ke TanahAbang bersama ibuku tercintaaaa..