Sunday, November 04, 2007

Hasan Jadi Photomodel beberapa jam di Kota Tua... hingga kereta indonesia sungguh malangg nasibmu....

Jadi Photomodel beberapa jam di Kota Tua...

Sabtu...
Hasan datang Jakarta! Mhttp://www.blogger.com/img/gl.photo.gif
Tambahkan Gambarendadak. katanya menemani sahabatnya dari Gresik yang sama-sama satu kampus dan satu kos-an masuk semi finalis model di Jakarta. Diongkosi temannya untuk menemani ke Jakarta, Jum'at sore pun dia ikut naik kereta eksekutif dari Surabaya. Lumayan tuh, gratisss! hehe.. Hasan menghubungi saya, memberitahukan kedatangannya yang mendadak itu. Berhubung dulu, Hasan akan jadi narasumber buat majalah Nebula, akhirnya saya sepakat menemui dia di Stasiun Kota, Sabtu siang tadi.




Hasan yang sudah sampai di WTC Mangga Dua, tempat temannya mengikuti final ajang cari bakat, kemudian berangkat ke Stasiun Kota dengan angkot. Dan inilah perjalanan saya...

berangkat dari rumah menuju stasiun Serpong, melihat ada kereta "Orange" alias kereta butut-nya milik PT. KAI alias kereta oven (kalau sebutan saya dan teman-teman pengguna jasa kereta api waktu jaman masih SMA)... saya memang akan naik kereta itu! karena sepengetahuan saya kereta itu menuju St.KOta. waktu saya beli karcis, ternyata kereta itu cuma sampai St. Angke. dan itu berarti saya musti naik angkutan lagi. Well, tanpa pikir panjang, untuk menyingkat waktu sampai di Kota tepat waktu, saya pun mengambil posisi aman. yaa.. gak terlalu penuh memang, tapi aku berharap gak naik kereta ini sebenernya. tapi, karena KRL cuma sampai St. TanahAbang, yaa mau gimana lagi...

kereta pun melaju, hingga akhirnya tertahan di St. Kebayoran dan maju satu stasiun dari tertahan di St.Palmerah. dan, menyebalkannya, petugas stasiun baru memberitakan kalau kereta akan ditahan lama karena ada gangguan di sepanjang perlintasan St.TanahAbang, dan tidak bisa melanjutkan hingga ke Angke, karena rel dijadikan tempat mengungsi penduduk yang terkena musibah kebakaran semalam. Lebak Bulus-Kota. dan KOPAJA itu sungguh sesak! penuh banget. hampir sampai, KOPAJA itu ngebut saat melewati Beos, dan beblas hingga pol ngetem, dan itu berarti, saya kelewatan St. Jakarta-Kota!!!

akhirnya, nyambung lagi mikrolet. Kos nu kurang kerjaan gityuh. yaa.. sampai-lah saya dengan selamat. dan saya menuju AW restoran buat ngaso dan nunggu Hasan. memesan ice cream... dan mengambil beberapa gambar stasiun ini... koq jadi inget peron-nya menuju Hogwards Express yaa... heheh...

dan gak lama Hasan mengirim pesan yang isinya, dia sudah ada di depan AW, padahal kami gak janjian ketemu di AW loch... dia nyelingah-nyelinguk...padahal saya udah liat dia. heheh...

yaap, langsunglah, saya menyodorkan majalah Nebula, dan form isian biodata... setelah ngobrol-ngobrol tentang pengalaman ESQ, karena sebelumnya Hasan berniat mencari CD Power Ranger di Glodok, akhirnya kami menuju Glodok. Walau setalah sampai di sana, ternyata hawa-nya gak enak! gak nyaman! dan gak aman! setelah dapat CD Power Ranger, langsung kembali ke Kota. Saya menunjukan kalau di sekeliling St.Kota ne ada beberapa museum yang bagus latarnya,, akhirnya kami berjalan ke arah museum Keramik, lalu museum Fatahillah, dan memutar balik hingga ke St.Kota lagi. karena ini kunjungan pertama Hasan ke museum, maksudnya kunjungan melihat pelataran museum, gak niat masuk liat-liat isi-nya... jadilah Hasan Photomodel beberapa jam. heheh... yap.. "di sana, San..di dekat meriam... itu..di pilarnya... bagus..." hehe.. begitu lah aba-aba sang photografer etek-etek ini berkata-kata...hehe.. syukurnya, Hasan dengan senang hati... yaa.. kapan lagi ke sini, ya, gak? hehe...

setelah sampai di kota... hujan semakin besar.. Hasan segera naik angkot kembali ke WTC, dan saya segera naik mikrolet ke arah TanahAbang. perjalanan pulaang pun tidak lebih pendek dengan perjalanan berangkat... mikrolet diterpa hujan deras, hingga saya beberapa kali menengok pukul berapa kah ini? saya berniat naik KRL dari St.TanahAbang jadwal pemberangkatan 12:30. Namun, sampai di stasiun, petugas bilang KRL gak jalan! Well, adanya kereta Orange lagi!!! dan itu sekitas jam 13:40-an. malesss banget! cepat ambil keputusan, saya akan pulang naik angkot! namun, tidak begitu saja, saya tidak mau menyia-nyiakan sudah ada di TanahAbang, mampirlah saya di penjual kemeja, rok, celana bahan buat wanita yang sudah jadi langganan. seep! masih ada dana,, beli satu rok baru.. hehehe.. ya setidaknya menyenangkan diri sendiri bukan?

setelah itu, naik mikrolet tn.Abang menuju Kebayoran, seru niyyyhh.. sopir angkotnya ngidam Mangga! sampai akhirnya berhenti di tukang rujak, memesan 2 buah mangga dan dipotong-potong! gak cuma itu, akhirnya penumpang pun ikut memesan.. saya juga ikutan... akhirnya di angkot itu semua menikmati mangga dengan sambal rujak! hehehe.. yaa, macet jadi tak terasa,,, tapi, di mikrolet berikutnya dari Kebayoran ke Ciputat!!! Really Suck!!! sopirnya tensi tinggi, pokoknya gak banget deh. gak usah dibahas kalii yee... heheh...

begitulaaah... Sabtu yang panjang... sebelnya, hendphone cdma ne abis batereinya, mau hubungi enji gak bisa, sms pakai m3 gak ada pulsa... =( tapi sampai di rumah, menghubungi enji lagi koq.. heheh... walau yaa gituh, masih sssiiibuuuk dengan acara nikahan Mbak Prima... malu tadi aku waktu disodorin teleponku ke Mbak Prima... ngucapin Selamat Menempuh Hidup Baruuu.... hehe... =) Yap... sembari menunggu, aku menuliskah naskah buat FLASH NEBULA dulu ne, sekalian gituh, daripada ditunda-tunda,, suka jadi malas.... ok... kita lanjut lain waktu yaa... salam, -yoe-




Minggu, 4 Okt'07:
--berita sepulang dari perjalanan hari Sabtu, diberitakan juga di KOMPAS Minggu halaman utama, tentang "Menara Listrik Roboh, 86 KRL Terganggu", saya sempat melewati daerah Angke, melihat menara yang roboh itu saat berada di mikrolet yang membawa saya menuju TanahAbang. Menurut Kompas, robohnya menara itu disebabkan adanya kebakaran di kampung Rawa Bebek, Penjaringan Jakarta Utara, kampung yang berada persis di bawah menara.

Menara itu roboh menimpa rel kereta antara St.Angke dan Kampung Bandan, seperti yang juga diberitakan petugas stasiun saat saya masih berada di kereta akan berangkat ke KOta pagi harinya. Yaaaa... dan menurut petugas sih, korban kebakaran itu mengungsi di sepanjang rel, dan itu pun mengakibatkan kereta tidak bisa lewat... Wataauch..

Sulit juga memang, penduduk kampung (mungkin penduduk liar) ini menempati tanah milik PT KAI, tapi... di mana lagi mereka harus tinggal yaah? daerah pemukiman kumuh di sepanjang jalur kereta api memang sudah kerap kali menjadi pemandangan yang mau tidak mau kita lihat setiap kali melintas, tapi... kalau diusir pun, pemerintah mau menempatkan mereka dimana? atau, kalaupun mereka ditempatkan di tempat baru, apa mereka mau???

yaa, kasus yang serupa dengan pemberantasan penduduk kolong jembatan beberapa waktu lalu.. Jadi, apa pemerintah sudah punya solusi untuk ke depannya??? ini patut juga jadi perhatian, Sementara PT KAI-yang katanya berniat memberi pelayanan yang lebih baik kepada pengguna jasa kereta, lingkungan sekitar stasiun dan juga sepanjang jalur yang dilalui kereta juga musti diperhatikan... agar semuanya merasa aman, nyaman, dan kereta memang menjadi angkutan massal yang popular, yang tidak menyisakan umpatan saat kita melenggang lalu turun dari gerbong kereta.... *jumlah kereta musti diperbanyak, tapi, kereta yang bagus-bagus dunk... yang bersih, yang nyaman kursinya, kebanyakan kereta kita masih hibah-an Jepang, atau gaya India itu seperti kereta Orange... heheh...jadi PLN juga musti ancang-ancang niyh, karena kalau KRL tambah banyak, listriknya pun musti tambah buanyak penggunaannya, penumpang illegal musti benar-benar diberi ketegasannnnn... * Semangatlah pemerintah, banyak pe-er nih,,, heheh.. caiyoo! aaahh, untungnya cukup 3 tahun SMA menjadi penumpang kereta dari St.Serpong-St.Kebayoran...kuliah mah gudbay lah... walau sesekali juga pakai kereta untuk belanja ke TanahAbang bersama ibuku tercintaaaa..

0 komentar:

Post a Comment