Monday, November 12, 2007

Tentang poin Ke-16...

Tentang poin Ke-16...


Menyelingi takehumz uts Sastra Populer, colongan nulis niyh... waktu kubaca postingan 17 prinsip kreativitas, ada komen dariBapak Isman, well... komennya tuh ada benernya. kreativitas emang muncul begitu saja, tidak perlu dipikirkan seperti yang diungkapkan di buku tersebut pada kriteria nomer 16. tapi, saya sudah lupa bagaimana penjelasannya, nanti saya cek lagi di perpustakaan, karena buku itu saya pinjam masih tahun 2005 atau 2006...
cuma postingan itu baru dipajang. hehe..

kalau menurut saya, kenapa di buku itu dikatakan tidak tergesa-gesa dalam mengambil sebuah keputusan besar... mungkin gini: saat seseorang dalam benaknya memikirkan hal-hal besar, tentang ide-ide yang brilian.. kreativitasnya-lah yang dipertaruhkan, namun, sesuatu yang besar tersebut musti dipikirkan masak-masak hingga dapat benar-benar terlaksana tanpa cacat, agar berhasil menjadi sebuah kreativitas yang memuaskan: yang orisinil dan inovatif. kalau tergesa-gesa, (mungkin)... konsep yang dimilikinya belum bisa terealisasi karena terbentur kekurangan-kekurangan materi dan pendukung. seperti yang pernah saya alami berikut:


pada acara Jurnalist Days yang diadakan FE UI beberapa bulan lalu, kami dibuatkan kelompok, dan masing-masing kelompok diberikan tugas yang sama yaitu mencari tema mengenai hal-hal dengan bentuk investigasi...
sebut jurnalistik investigasi gituh.. berita dibuat di kawasan kampus UI, menggunakan handycam, boleh editing, boleh juga gak... sembaraanggg lah, waktunya cuma sehari, untuk dapatkan tema, wawancara, take gambar, dan proses editing.

dalam kelompok, saya diamanati menjadi sang produser tim kami, tim KATER (KASUS TERABAIKAN)...hehe.. kami seharusnya bersepuluh, tapi, ternyata anggota kelompok kami tidak lengkap sampai hari penjurian, cuma delapan orang, dan waktu hari penjurian cuma dapat enam orang...karena ada yang sakit.

dalam kelompok, kami mendiskusikan tema-tema yang mungkin diangkat. semua punya gagasan bagus-bagus, kreatif, tidak terpikirkan sebelumnya... tapi, saat harus mengambil keputusan besar, tema apa yang akan kami gunakan, begitu sulitnya... saat kami siap menghadap ke para senior trainer kami dari TRANSTV,,, suerr kami dimencak-mencak "bodoh"...

wuihhh, sakit ati rasanya, temen-temen pada down waktu itu... secara tema yang kami angkat, yang kami anggap tema yang akan sukses, dan paling kreatif pada saat itu, ternyata begitu saja dibantah, karena menurut mereka itu tidak dapat dilakukan dalam satu hari, dan terlalu tinggi tingkat resiko-nya. tema kami waktu itu: 1. tentang getah karet di hutan UI, apakah menjadi pemasukan untuk UI atau cuma diambil oleh sang tukang tanpa diketahui pihak kampus, seperti itu kasarnya... 2. ada kabar kalau di gedung paling atas bangunan rektorat UI terdapat sarang burung walet, yang katanya setiap bulannya menghasilkan 10 juta rupiah, apa benar?
dan beberapa tema lainnya...

setelah kami kembali dalam kelompok...dalam keadaan tragis habis dikata-kata-i,,, akhirnya kami semua berpikir lagi.. dan saya akhirnya mengusulkan hal yang lebih simple, dan kesimple-an itu menjadi keputusan besar yang akhirnya disepakati bersama,
"MAKANAN DI KANTIN-KANTIN KAMPUS UI DEPOK".

well, saat kami brainstroming lagi di depan para dedengkot acara investigasi TRANSTV yang gak perlu disebut namanya itu-- kami mendapat pujian yang benar-benar membuat melayaaang.. ide kami adalah ide paling cerdas di acara Jurnalist Days 2007!

(tema-tema lain: penjualan VCD porno di sekitar kampus, pengamen cilik di kampus, gay di kampus, buanyaak lah, yaa mereka kena kritik pedas karena data gak banyak, gambar gak dapat, atau kaya kasus gay, cowoknya gak diblur atau suara gak disamarin, ternyata itu gak bisa dilolosin dalam investigasi...dan lain sebagainya...)


kami bisa mengelus dada.... data mudah didapat, wawancara mudah dilakukan, gambar mudah diambil... semuanya terasa mudah. apalagi kameramen kelompok kami yang dari Broadcast FISIP UI tuhhh lumayan kerja keras dan berkat team work, kami selesai sekitar jam lima. tanpa editing. selain irit waktu, gambar kami udah cukup bagus dan jelas.. hehe... kesimpulan: kantin di UI, yaaa... gituh deeeeh.. hehehe..

Untuk jelasnya mampirlah ke setiap kantin di kawasan UI DEpok, dan temukan jawabannya sendiri...

besoknya saat penjurian, kami maju kelompok kedua paling akhir.. setelah tampil hasil dari kelompok lain yang mengangkat tema "MABOK di KAMPUS" (sudah editing pool), kami agak ciut...hehe.. karena kelompok itu dah dipuji banget sama orang TRANS-nya..

waktu giliran kita maju neee... tanpa basa-basi,
karena mereka menanti gambar kami...

katanya: ide mereka ne cerdas, pintar sekali...sangat mudah, kalau mereka ne gak dapat gambar yang bener-bener bagusss, berarti mereka ne bodoh..

geloo eui..tantangan yang wewww... kami langsung putar ke bagian yang "jorok-jorok" kantin ne.. hahaha... semua pada bergidik!!! apalagi ada testi-testi dari mahasiswa yang pernah keracunan makanan, nemuin makanan masih mentah, basi, dll..

Seminggu setelah take gambar itu jadi gak napsu makan di kantin lagi...
seriuuss.. kami diberi pujian yang setimpal. walau kami gagal jadi yang nomer satu. tapi itulah hasil kerja tim kami... gak nyesel deh...

Dengan tidak tergesa-gesa mengambil keputusan besar, (mungkin) seseorang akan menemukan gagasan baru yang ternyata sering terlupakan orang lain.
mungkin itu salah satu kreatifitas yang bisa dicontohkan dari poin 16. ^^ salam. mohon maaf bila ada kesalahan yah...


serpong, 12 November 2007...menunggu selesai prin, jam 4 kurang lima menit...

0 komentar:

Post a Comment