Danboo

Danboo tuh kependekan dari Danboard, dibuat dari kertas karton board. Yang pertama kali mengkreasikannya adalah Azuma Kiyohiko seorang komikus serial manga Yotsuba

Do'a di Tahun Baru 2012

Sobat yusako... akhirnya bisa ketemu blog lagi.. :) Subhanalloh Allah masih memberikan kita kesempatan untuk terus meng-upgrade diri kita.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Pelajaran dari Dapur

Seorang ayah dan anak laki-laki nya sedang bercakap-cakap sore itu. Ayah nya menunjukan tiga benda yang ada di dapur. Ada wortel, ada telur, dan ada juga kopi.

Aku ingin hidup!

Aku ingin menghirup berupa-rupa pengalaman lalu terjun bebas menyelami labirin lika-liku hidup yang ujungnya tak dapat disangka. Aku mendamba kehidupan dengan kemungkinan-kemungkinan yang bereaksi satu sama lain seperti benturan molekul uranium

Monday, April 28, 2008

April was…

April was…

Long journey to learn about something which I never thought before…

April was devided in two parts, but it’s all about West Java… Bogor and Bandung for me, especially…

Dua minggu di awal bulan April, saya berkelana hingga kota Bogor.. di sana saya bertemu para mahasiswa yang bergabung di Fosma ESQ Bogor… mereka semua energik dan punya segudang prestasi juga bakat entrepreneurship mereka itu loh yang buat saya jadi “wah.. hebat..” mari kenali mereka…



Sang ketua namanya Ridwan Marbanie, ada Gemilang Haekal, Trismiana, Anna Ratnaningsih, Fildzah Zakiyyah, Herbi Aryo Arfianto
Susilawati, dan Nurrul Azhari… gara-gara banyak yang latar belakangnya “nyantri”.. wuih.. pada jago bahasa Arab bow.. mereka masih tercatat sebagai mahasiswa di kampus-kampus di daerah Bogor, IPB, Tazkia, UNB, dan Ibn Khaldun…

Selesai tugas di Bogor, saya melanjutkan perjalanan ke Bandung… hmm…

Akhir pekan dua minggu yang lalu, saya berada di kota kembang bersama keluarga… memang biasa jauh dari orangtua, tapi baru pertama kali saya merasa homesick.. hmm, minggu pertama, hari Rabu dan Kamis, saya mengalami demam tinggi, padahal setiap pagi saat akan beraktivitas, saya baik-baik saja… Pulang dari lembang (Sespim Polri) untuk ketemu Bapak Akmil (Widya Iswara), cuma untuk mengambil foto beliau, lalu kembali ke Bandung lagi.. siangnya sekembali dari Lembang, demam kembali tinggi… esoknya saya sudah janji dengan teman-teman Fosma Jabar.. dan setiap hari dilalui dengan bertemu banyak orang baru, keluarga baru di 165…

Saya amat berkesan dengan teman-teman mahasiswa di Bandung yang tergabung di Fosma 165 Jabar.. mereka yang kebanyakan adalah para perantau dari pulau seberang, ada yang dari Sumatera, Sulawesi, sampai Kalimantan.. ada juga Angga ‘gaw’ yang asli orang Bandung.. hehe..


Mari saya perkenalkan mereka pada pembaca sekalian… teman-teman baru saya selama di Bandung… Ada Endah asal Semarang (bendahara Fosma Jabar) yang masih kuliah di Farmasi ITB, Febri asal Pekanbaru mahasiswa Itenas jurusan teknik kimia (ketua Fosma Jabar), Elis asal Medan (ketua PSDMO Fosma Jabar yang energik asal Medan, horas!) mahasiswa teknik industri di Telkom, Ojan asal Aceh (wakil ketua), Reka asal Kalimantan Timur tercatat sebagai Praja IPDN tingkat III, Irhsan asal Dumai kuliah di Enhai, dan Arham asal Maros Sulawesi Selatan yang merupakan Praja IPDN… dan yang ga ketinggalan,, saya bertemu teman SMP saya di Puspiptek.. yang sudah lama sekali tidak berjumpa, namanya Siti Maryam.. dipanggilnya Iam, tinggalnya di Batan Indah, dan sekarang kuliah di Unpad (ketmu waktu datang ke pengajian Fosma di Jatinangor)…

Akhir pekannya ada Dago Walking Day, 20 April.. saya kira Pak Taufik minta saya ngeliput acara “rudi dan sikat gigi” yang satu lokasi saja.. taunya harus jalan dari Balaikota sampai ke Sabuga.. well.. salah kostum saya.. pakai rok, dan sepatu sandal.. hehe.. yaa tapi jalan terus…. Sampai di sebuah perimpangan ada rumah tua yang dijual… nomernya 165.. yaa.. anak-anak Fosma pada seru… ya iyah.. Dago 165, keren ga sih… di acara itu, saya kenal banyak anak FOsma Bandung lainnya.. juga Pak Anton, planologi 2004 yang merupakan mantan ketua Fosma periode sebelum Febri.. ya, Pak? (hehe…)


Setelah itu, pengalaman saya di Bandung juga adalah mencicipi kuliner di jalan Gelap Nyawang dan sepanjang pasar Balubur.. hmm… yaa.. kembali kepada habitat mahasiswa…

Rindu jadi mahasiswa lagi… tapi, ternyata Depok lebih nyaman dari segi tempat tinggal.. di Depok, kos-kosan lumayan rapi berjejer.. sementara dataran yang tidak rata di Bandung menyebabkan letak kos-kos-an sedikit tampak amburadul… apalagi… deket kebun Binatang.. heheheh…

Karena sempat sakit.. dan khawatir demam berdarah… Nana dan Lia (teman saya yang masih belajar di El 04) menyarankan saya untuk cek darah.. Nana (teman SD dan sekomplek perumahan saya) bilang bisa jadi saya terjangkit waktu minggu lalu di Balairung UI… Lia (“ehem” nya Nana) dengan baik hati menawarkan mengantar saya untuk berobat di sela-sela kuliahnya pada hari saya demam hari ketiga..

Dan Tuppi membelikan saya se-sisir pisang kepok!!! (hahaha…. ) seru banget kan??? ‘_^ ditambah obat, tentunya… dia yang biasanya betah di kosan, tidur atau nonton pelem, yaa juga ngerjain tugas dan baca bahan TA (katanya.. hohoo..) dengan baik hati dan tidak sombong, mau dibuat repot saya… (hihiiii…)

Nah… selain Siti Maryam, ada juga teman lama yang secara tidak sengaja ketemu.. Kiki (temen sekelas juga waktu SMP), ada juga Dwi (temen seklas 6 tahun waktu SD.. yang ternyata adalah orang yang pernah Tuppi lihat di Mesjid Bahrul Ulum Puspiptek dengan menggunakan kaos Mesin 2006…)



Hmm, pendek cerita sampailah pada hari Kamis, sudah mau pulang.. saya sempat berkenalan dengan Areez dan Catri mahasiswa Planologi itb di Obonk, bareng Tuppi… aca…. Ini Sirloin agak liat apa pisau awak kurang tajam….. hehehe…

Jumat nya pulang naik travel dengan membawa dua tas berat… namun, ternyata hari Sabtunya.. ayah ke Bandung lagi.. (nganter saudara.. dan saya ikut lagi ke Bandung) tau begitu, gak usah kemaren pulang dulu… weleh…weleeh.. salah komunikasi begini lah jadinya… Cuma bisa “hahahahah” akhirnya…


Serpong, 28 April 2008.. (we’v got 4 months…. \(^.^)/ )

Tuesday, April 08, 2008

Welcome back...

WELCOME BACK!!!


Setelah lama gak posting…. Keinginan posting ada, tapi, kesempatannya belum ada.. minggu-minggu awal bulan April… rencana hijrah ke Bandung diundur….
First… jadwal ke dokter gigi musti diundur seminggu lagi, karena tamu bulanan datang, jadi gak boleh cabut gigi… (kata dokternya begituh…)

Lalu, reportase buat edisi bulan Mei,, tugas-tugas saya belum semuanya selesai sampai titik. Liputan Kebangkitan Nasional yang tadinya sudah saya cukupkan, karena keterbatasan kemampuan dan waktu… ternyata masih harus ditambah liputan regular… Redaksi minta undur saya ke Bandung.. dan waktunya tidak bisa ditentukan.. tapi saya memutuskan minggu ini musti menempati kosan yang sudah saya dapat di daerah BonBin Tamansari…

Minggu lalu, setelah dapat tugas liputan edisi regular Mei, bablas, jumat, sabtu, minggu, saya berada di banyak tempat untuk ketemu banyak orang.. wawancara narasumber di Bogor… (borongan…pindah-pindah tempat dari Botani Square ke mesjid alumni IPB, gara-gara di mall itu sedang diselenggarakan banyak event.. ada Maia sama lagunya makan inget kamu sedih inget kamu, halah..halah.. , ada Ivan Gunawan.. aah, Bogor bagai dumpleg semua di sana..) sampai hari Minggu…gak ada istirahat… borongan wawancara narasumber dari Jakarta Timur dan Bintaro… (sampai pegel-pegel tangan megangin recorder.. hehehe…)

Dan… Seninnya…. Alhamdulillah, dapat jadwal WAWANCARA PAK MENTERI Ir. RACHMAT WITOELAR, (MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP) di kediamannya… hmmm.. (setelah agak hopeless, karena gak ada konfirmasi dari akhir Februari lalu,,, akhirnya.. )

Saya dibantu oleh reporter pelaksana ed. Kitnas, Pak Taufik.. dan fotografer kitaaa.. Om Tatan.. heheh… well, tugas sya sekarang tinggallah meramunya jadi tulisan yang apik, manis, dan sedap.. hehe..




( foto, ki-ka: yusako, Om Tatan Agus, Pak Menteri Rachmat Witoelar, Pak Taufik :: di halaman kediaman dinas Widya Chandra)


Yups… satu tugas terlaksana, sekarang sedang menyelesaikan tulisannya.. minggu ini juga ada tes tulis kerja.. moga ajah dimudahkan.. setelah lulus, saya merasa jadwal saya lebih banyak yang harus ditepati, ketimbang jaman dulu masih mahasiswa.. hmmm, sambil dengerin Ai Otsuka (ketuleran Tupzi…Daaisuki yo….bla..bla..bla….)…nulis naskah, dan pegel-pegel……….
BERHARAP SEMUA LEKAS SELESAI DENGAN BAIK……

Manusia memang punya rencana, tapi Allah yang menentukan segalanya… Optimis jadi yang terbaik dan hasilkan yang terbaik….