Danboo

Danboo tuh kependekan dari Danboard, dibuat dari kertas karton board. Yang pertama kali mengkreasikannya adalah Azuma Kiyohiko seorang komikus serial manga Yotsuba

Do'a di Tahun Baru 2012

Sobat yusako... akhirnya bisa ketemu blog lagi.. :) Subhanalloh Allah masih memberikan kita kesempatan untuk terus meng-upgrade diri kita.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Pelajaran dari Dapur

Seorang ayah dan anak laki-laki nya sedang bercakap-cakap sore itu. Ayah nya menunjukan tiga benda yang ada di dapur. Ada wortel, ada telur, dan ada juga kopi.

Aku ingin hidup!

Aku ingin menghirup berupa-rupa pengalaman lalu terjun bebas menyelami labirin lika-liku hidup yang ujungnya tak dapat disangka. Aku mendamba kehidupan dengan kemungkinan-kemungkinan yang bereaksi satu sama lain seperti benturan molekul uranium

Thursday, January 29, 2009

Flickr

This is a test post from flickr, a fancy photo sharing thing.

Tuesday, January 20, 2009

ngajar di kantor???

Beberapa hari yang lalu, di toilet, pagi-pagi, saya disapa seorang ibu marketing,


"Yul, bisa bahasa Arab yah... ajarin yah"
... saya bingung, tumben-tumbennya di toilet ada yang nyapa tapi malah minta diajarin bahasa...

sudah itu, ibu itu senyum.. nampaknya serius.. namun, karena masih pagi, saya kira ibu itu hanyalah intermezzo.. saya bertanya balik pada ibu itu, "Ibu tau dari mana?" sambil senyam-senyum...

ibu itu gak jawab macam-macam cuma bilang, " Ya ajarin yah?"

Intinya gituh deh....

Saya penasaran, siapa yang tahu? saya jarang sekali ngomong-ngomong tentang saya kepada orang di kantor, saya cuma kerja ajah semaksimal saya mampu, dengan selingan sebagai blogger dan pluker, serta ga ketinggalan masih tetep niat jadi artis *maksudnya pelaku seni* yaa di bidang nulis tentu saja... sastra! hohoho...

Nah, pagi ini, seorang ibu yang satu bagian dengan saya bilang kalau dirinya sudah membeli buku TOEFL, buat ikut MODP Internal di kantor saya ini.. katanya, kalau ajah tes toeflnya bisa dicicil.. misal tes pertama 100, tes kedua 100, sampai lima kali tes kan jadi 500!

Saya ketawa dalam hati, ada-ada ajah ibu-ibu itu.. Emang ternyata bahasa Inggris dan pengetahuan umum jadi momok buat para senior (yang kerja udah belasan taun-belum officer) di kantor saya.. rata-rata mereka yang ikut tes terhambat di sesi tes yang satu ini... walhasil, mereka udah kapok ikut tes internal lagi.. kalah sama yang muda-muda se-angkatan saya, kata mereka.

Ibu Y yang di bagian saya, minta saya ngajarin bahasa Inggris... *huahahah*
saya menjadi tertantang untuk bisa mengembangkan diri lagi. saya jadi terpacu lagi buat belajar lagi.... terus ibu itu berkata,

"Berapa hari lalu gituh, Bu X nanyain kamu bisa bahasa Arab.. terus ngajakin belajar sama kamu, katanya jam tujuh sampai kantor buka..."


*saya langsung inget pembicaraan di toilet...*


Well, jadi apa harus saya mengajar di kantor? *hahaha...*


Kenapa gak ya? kan bisa ngasah pengetahuan juga, bahasa yang saya punya gak ilang, apalagi kalau bisa ditambah bahasa Perancis.. aduh...seneng banget deh... i wish!


Monday, January 19, 2009

Jumat 16 Januari pagi yang terang…

Cukup sudah seminggu hujan turun tiada hentinya.. Jumat lalu, pagi itu tidak seperti biasanya.. matahari tak malu-malu menyapa… di stasiun kereta, penumpang menunggu tanpa payung..



Saya dan Mba Detty melempar senyum saat naik kereta… untuk mengabadikan hari yang cerah itu… inilah gambar kami berdua…



Hari itu sepi kerjaan.. saya dan rekan sekantor (yang ibu-ibu tentunya) menjenguk putra salah seorang manager yang baru pulang naik haji.. putranya terkena DBD.. kami menuju rumah sakit HERMINA Jatinegara..

Nah, sebelum ke rumah sakit, kami mampir ke Cheese Cake Factory di bilangan Tebet.. (baru saja pagi tadi-nya, Mba Detty menceritakan bahwa dia baru saja ke tempat ini, dan mendapati kue-kue yang dijual sama persis dengan produknya Harvest Cakes.. ternyata yang punya dia-dia juga.. sepasang suami-istri, kata salah satu pramuniaga-nya kepada Mba Detty..)

Selain membeli kue untuk dibawa ke rumah sakit, saya memilih satu kue Delight untuk dicicipi di kantor.. nice.. ini dia gambarnya… ummh, yummy....






Kami juga melewati Kampung Melayu yang beberapa waktu lalu (hingga JUmat lalu warganya masih mengungsi) diberitakan setiap kali, karena daerahnya terendam banjir.. Sungai Ciliwung memuntahkan isinya… saya melihat tempat kejadian.. ck..ck..ck… ini toh yang disebut-sebut langganannya banjir..

Setelah menjenguk, karena lift lama, kami lewat tangga.. dan taunya kami melewati ruang bayi.. saya mengambil gambar, bayi-bayi yang baru lahir itu, ada yang di dalam incubator.. *waktu masih bayi gituh, susah bedain nya yaa.. pantes ajah di sinetron, suka ada bayi ketuker, atau sengaja dituker.. halaah*



***

Namun, saat sore pulang kantor, di kereta, ada segerombolan anak perempuan dan dua orang laki-laki yang buat kehebohan di gerbong empat! Semua orang kayanya sih ga ada yang suka, kayanya sih malah mengutuk-ngutuk mereka dalam hati. Jengkel betul kami dibuat mereka! Mereka berteriak, bernyanyi-nyanyi, ke sana-kemari bak yang punya kereta.. padahal, ada banyak penumpang di sana.. tapi, sayangnya, tidak ada yang berani menegur mereka…. Mungkin itu ulah mereka yang rame yang kedua kalinya.. *yang pertama ga seribut hariitu* kalau nanti kejadian lagi.. yang ada pasti sepatu melayang ke muka mereka..


Ini adalah oknum yang membuat keramaian…




Cewek yang pakai sweater orange, yang pake kaos merah, dan yang pake sweater biru, mereka joget-joget ga jelas dan nyanyi-nyanyi, sembari nge-loadspeaker-in lagu dari handphone, *mau pamer, caper, apa sih maunya??*






Mohon pihak kereta api memberi peringatan kepada pembuat kericuhan di kereta Sudirman Xpress jam 17:30!



Jawa Barat, 18 Januari 2009

Impian kita, kami, atau saya???

Seminggu yang lalu, tak terasa hari-hari terlewati dengan guyuran air hujan yang tiada hentinya… pergi ujan-pulang ujan… maka tumpah ruah lah air itu ke jalan, jalan raya, jalan perumahan, sungai-sungai meluap… seakan menghipnotis semua orang untuk bersiaga dengan harta benda.. para selebritis di televisi bisa bilang, “Kita cepet-cepat ke apartemen kalau air udah naik..” atau “Ya..ujannya gede banget, ke sekolah susah, ya udah kita neduhnya di mall..” duh.. miris banget ga siyh?

Kita tahu dari berita- ditayangkan warga yang kebanjiran, lumpur masuk rumahnya, barang-barangnya basah semua, kasurnya basah juga, baju pun begitu, sambil mendorong perahu sejadinya menyebrangi luapan air hujan yang telah berubah nama menjadi banjir… perahu itu tak lain isinya berupa pakaian mereka, anak mereka,… mereka mengungsi… tak sedikit yang terserang penyakit…

Apa harus begini yaa ibu kota dan kota-kota lainnya di Indonesia setiap hujan turun dengan deras? Apa harus ada yang sakit lalu meninggal dulu akibat hujan deras dan banjir? Kita semua mengimpikan kota yang bersih, tidak ada banjir… tidak ada yang tinggal di bantaran kali, tidak lagi pengemis yang dekil, atau orang gila tanpa busana…...

SMS dari +31620498xx

Sebuah pesan singkat mampir di telpon genggam saya pada hari Kamis, 15 Januari 2009…


Jamal D. Rahman
Punya sajak dan cerpen Gaza/Palestina?
Tolong kirim ke Horison dong: horizon@centrin.net.id
CC ke alamat emailku: jamal_d_rahman@yahoo.com.
Trims. Sebarkan!


Untuk itu, saya ingin menyebarluaskan informasi ini, barangkali ada teman-teman yang memiliki karya yang bertema krisis Gaza/Palestina… Malam itu, saya langsung terngiang-ngiang bombardier Israel ke tanah Palestina.. Darah yang berceceran, mayat yang bergeletakan, bayi-bayi, balita-balita yang tertembak… seorang anak yang menggigil ketakutan… semua rekaman tentang perang di tanah yang diperebutkan itu satu persatu muncul di benak…

Sebelumnya, saya tidak ingin titik cahaya mencatat hal yang berlumur darah dan peperangan… namun, saya sudah tidak tahan… hingga hari ini Israel masih melangsungkan sserangan-serangan…dan mungkin akan menghilangkan satu generasi di sana… entah, sampai kapan..

Kalau hari ini, saya melihat berita, selama tiga jam ada gencatan senjata, para penduduk Palestina berbelanja persedian makanan.. namun was-was masih menyelimuti mereka…. Tak sengaja, saya memindahkan saluran TV ke Metro TV, dan di sana, gambar yang disorot adalah lengkung pelangi!

Subhanallah… saat gencatan senjata, para tentara Israel sedang berjalan.. dan di langit nampak pelangi.. semoga membawa arwah-arwah mujahid, para korban kebrutalan Israel, dan warga Palestina yang meninggal akibat perang yang dilancarkan Israel ke Surga…. (seperti dalam dongeng-dongen masa kecil kita…) ooo… Indahnya kematian…



We Will not Go Down (Song for Gaza)

-Composed by Michael Heart
A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive

They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right

But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Jakarta, Januari 2009

Kembali ke 10 Januari

Seli, teman saya waktu masih jadi koresponden di majalah komunitas akhirnya melepas masa lajangnya tidak lama setelah lulus kuliah… lulusan KOmunikasi Moestopo itu disunting pria asal Jawa… Dan siapa sangka.. ini adalah kasus cinlok ke sekian di jejaring friendster.com..

Dedi, lelaki yang memperistri Seli aseli Padang itu… lulusan Teknik Kimia ITS… selang usia mereka kalau ga salah tiga tahun.. *lupa-lupa inget, karena dulu diceritain Seli dua tahun yang lalu*


Karena ga dapet foto si penganten, saya mejeng dulu ah sama penyambut tamu nya.. seru sih, baru pertama kali datang ke nikahan adat Padang! Hohoho…





Ga lama setelah hadir di akad nikah dan salaman sama penganten, saya dan Mba Ana meninggalkan tempat acara menuju Plaza Semanggi… Ceritanya, Mba Ana dapat undangan premiere film Kawin Laris.. karena saya bawa kamera, sekalian ajah, saya yang motret-motret.. jadilah kami ke sana.. dan ikut tertawa karena filmnya ternyata film komedi… eh… ternyata ketemu Bang Eki.. *senior di kampus dan oknum per-film-an Indonesia yang baru menyelesaikan sekolahnya di Belanda.. kita kaya reunian gituh..



Film ini disutradarai oleh Cassandra Massardi, dan yang main ada Candil, Zumi Zola, Nana Mirdad, Vincent, Edric Xtravaganza, Jill Gladis, dan tentu ada Udjo Project Pop… kocak banget, ceritanya rebutan antar penghulu…

Ini dia hasil jepretannya…

Wednesday, January 14, 2009

halaman mengandung isi yang tidak pantas???!!!

teman-teman... siang ini saya ingin menampilkan screensssshuuut banned-an di kantor..
saya sedih dibuatnya. bagaimana tidak, ini satu-satunya media refreshing dan berkreativitas..

buat teman-teman, segenap blogger juga plurker yang baik hati.. diharapkan bantuannya dalam memperlancar aktivitas nge-blog juga nge-plurk saya. *haaayaah*












Tuesday, January 13, 2009

Où vas-tu?

Januari 2009, matahari bersinar. Sinarnya menembus jendela-jendela kaca rumah kami.
Embun menetes lewat daun-daun bunga Wijayakusuma. Suara bangkong pun terhenti saat sang ayam jantan telah berkokok… juga panggil memanggil suara ketujuh angsa penunggu rumah kami.

koaaang…kooooaaang…” begitu irama keluarga angsa menyambut pagi pertama di tahun duaribusembilan.

Rasanya, semalam… aku ingin terjaga, biar kudengarkan suara petasan-petasan anak desa itu menghingarbingarkan kampung. Tapi, apa daya…. Maryamah Karpov membuatku lelap.. mozaik duapuluh delapan… Handphone ku sepi ucapan.. tapi, itu tidak masalah… karena perayaan bukan dari ucapan, tapi kelapangan hati…

***

Sudah sejak pagi ayah telah berada di musholla melakukan ibadah sholat malam. Dan ia akan menunggu hingga Subuh, barulah, dilanjutkan mengaji atau kadang kembali tidur sejenak dan bersiap berangkat ke kantor.

Sejak lama, kuperhatikan, ayahku banyak berubah. Dahulu ia pemarah, maksudku, dia cukup keras terhadap anak-anaknya, terutama aku dan adikku yang pertama… Kini, ia sudah banyak berubah. Saat ayah bermunajat ingin naik haji, keinginan besarnya itu diikuti dengan ibadah-ibadah sunnah dan berolahraga. Dan semua itu, lancar dikerjakannya hingga sekarang… Ia salah satu sosok yang berhasil merintis karier nya sebagai pegawai negeri sipil dari tahun delapanpuluhan, dengan pendapatan delapanpuluh ribu.

Hari ini hari pertama di bulan pertama duaribusembilan. Walau hari ini libur bersama, ayah tidak kembali mengistirahatkan diri… hari ini akan menjadi hari yang bahagia buat ibu… ini hari ulang tahunnya!

Dan aku sudah punya hadiah untuk ibu.

***


Dua tahun lalu, ayah dan ibu berangkat haji berdua. Maka, dua tahun lalu, ibu merayakan ulang tahunnya yang ke empat puluh tiga di tanah suci, saat sedang menjalankan ibadah haji bersama ayah.

Hadiah yang (mungkin) paling indah yang pernah ibu dapatkan dari ayah… (setelah menikah hampir duapuluhempat tahun).

Mungkin itu juga hadiah bulan madu juga mahar nikah yang sebelumnya tidak pernah ada…

Dan hari ini, ulang tahunnya yang ke empat puluh lima… persis tahun kemerdekaan Indonesia.

Dunia ini hanya fana… kalau yang kita kejar hanya dunia, mau apa kita ini? Tidak ada ujungnya pencarian keduniawian… kalau kata ayah, “Hidup ini untuk Mati”

***

Sepertinya, siang itu, langit menjadi gelap... Aku membawa kue ulang tahun untuk ibuku.. dan dua adikku pun berkumpul di ruang tengah. Ayah di kamar. Masih di kamar sejak tadi pagi.



Ayah tidak punya hadiah lagi. Hanya bungkusan kado-ku dan kue ulang tahun yang kupesan...
Baru kali ayah sama sekali tidak berinisiatif memberikan kejutan pada ibu.

Aku kesal pada ayah.

Tapi, sudahlah.... setelah memotong kue tar dengan cherry di atasnya, kami pun merasakan kebahagiaan. Karena kami diberi umur dan kesehatan.

Ibu senang dengan hadiahku. Sebuah termos untuk menyimpan air hangat. Ibu senang minum teh. Dan dengan termos baru itu, ia akan mudah menyedu teh-nya.

***

Où vas-tu?


Kamu bilang kamu akan ke Eropa! Jantungku berdetak cepat. Darah mengalir deras, menggumpal di kepala.

Pourquoi déménagez-tu?

Aku tidak mau kamu pergi jauh! Aku ingin kamu menepatinya. Membawaku bersamamu..

Tu es fatigué... kamu bilang kamu lelah... lelah karena sebuah memori. Memori yang entah kenapa sulit dihapus dari labirin-labirin kenangan.N'oublie pas!

N'oublie pas!


Lalu kamu, berdiam dalam malam. Diam dan terus diam... hingga...............................


Kamu pun tiba-tiba terbangun. Il est minuit...

***

Ayahku sekarang sedang ke Eropa! Dia dapat tugas sekolah doktor di sana. Dia tidak bercerita pada kami. Hanya beberapa minggu sebelum keberangkatannya, ia sempet berkata,

”Ayah akan sekolah lagi... ke Perancis”

Hah?! Perancis???

Kenapa harus ayah yang ke sana? Kenapa bukan aku. Dalam hati, aku mengutuk-ngutuk ketidakadilan. Lalu, setelah mengutuk... aku tertawa...


Dan aku diam.... malam menjadi hitam.... diam... hingga.........

***
Ayah dan kamu dalam satu flat yang sama.. kalian mengirimiku foto di bawah menara Eiffell...

Kenapa musti kamu dan ayah???

Ibu tersenyum melihat aku sedang bengong memandang jendela-jendela kaca. Di luar hujan deras. Aku memandang ke luar. Jauh ke luar, tanpa titik fokus... mungkin kalau pun ada hitungannya tiada hingga...

Jangrik sekarang menemani, suara angsa menari menyambut hujan yang tumpah dari langit, pohon-pohon bergoyang...

Listrik pun padam....

Tu vis... tu as vécu...tu vivras.... di sini.. di tiap detik aku menunggumu...



Quand viendrez-tu me voir?



Jakarta, 13 Januari 2009

Pengumuman!

Well, akhirnya tepat pada hari Selasa, 13 Januari 2009

Admin IT di kantor telah berhasil menolak akses ke plurk.com (siang setelah makan siang). Saya sudah tidak bisa mengaksesnya setelah tadi selesai shalat Dzuhur waktu setempat. Baguslah (dalam ahti nangis) menambah deretan url yang banned-nya, menambah saya semakin tertantang...





ada yang bisa bantu, kawan-kawan??


*kesedihan mendalam niiyh*

Monday, January 05, 2009

Ucapan Selamat Tahun Baru

Selamat tahun baru Hijriah 1430 H dan tahun baru Masehi 2009,

walau dirasa menelat ucapan ini, semoga tidak menggoyah semangat kita di tahun yang baru ini...

tiada terasa usia semakin berkurang seiring tahun yang berganti... di sisa umur yang ada, semoga kita dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya...

Selamat tahun Baru, teman-teman ku... Innallaha ma'a'ka! innallaha ma'a kum! Innallaha ma'a na!

illa liqoh!




nb: saya undur diri untuk tempo yang tiada dapat diterka untuk mempersiapkan diri mengarungi tahun ini, ada beberapa yang ingin saya perbaiki.. mohon doa dan dukungan teman-teman semua!


salam sayang!