Monday, January 19, 2009

Impian kita, kami, atau saya???

Seminggu yang lalu, tak terasa hari-hari terlewati dengan guyuran air hujan yang tiada hentinya… pergi ujan-pulang ujan… maka tumpah ruah lah air itu ke jalan, jalan raya, jalan perumahan, sungai-sungai meluap… seakan menghipnotis semua orang untuk bersiaga dengan harta benda.. para selebritis di televisi bisa bilang, “Kita cepet-cepat ke apartemen kalau air udah naik..” atau “Ya..ujannya gede banget, ke sekolah susah, ya udah kita neduhnya di mall..” duh.. miris banget ga siyh?

Kita tahu dari berita- ditayangkan warga yang kebanjiran, lumpur masuk rumahnya, barang-barangnya basah semua, kasurnya basah juga, baju pun begitu, sambil mendorong perahu sejadinya menyebrangi luapan air hujan yang telah berubah nama menjadi banjir… perahu itu tak lain isinya berupa pakaian mereka, anak mereka,… mereka mengungsi… tak sedikit yang terserang penyakit…

Apa harus begini yaa ibu kota dan kota-kota lainnya di Indonesia setiap hujan turun dengan deras? Apa harus ada yang sakit lalu meninggal dulu akibat hujan deras dan banjir? Kita semua mengimpikan kota yang bersih, tidak ada banjir… tidak ada yang tinggal di bantaran kali, tidak lagi pengemis yang dekil, atau orang gila tanpa busana…...

1 comment:

  1. Hidup tetntram dan damai adalah impian Qt.
    ...
    Dah kujawab lewat japri.
    semoga tambah pintar français nya.

    ReplyDelete