Danboo

Danboo tuh kependekan dari Danboard, dibuat dari kertas karton board. Yang pertama kali mengkreasikannya adalah Azuma Kiyohiko seorang komikus serial manga Yotsuba

Do'a di Tahun Baru 2012

Sobat yusako... akhirnya bisa ketemu blog lagi.. :) Subhanalloh Allah masih memberikan kita kesempatan untuk terus meng-upgrade diri kita.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Pelajaran dari Dapur

Seorang ayah dan anak laki-laki nya sedang bercakap-cakap sore itu. Ayah nya menunjukan tiga benda yang ada di dapur. Ada wortel, ada telur, dan ada juga kopi.

Aku ingin hidup!

Aku ingin menghirup berupa-rupa pengalaman lalu terjun bebas menyelami labirin lika-liku hidup yang ujungnya tak dapat disangka. Aku mendamba kehidupan dengan kemungkinan-kemungkinan yang bereaksi satu sama lain seperti benturan molekul uranium

Tuesday, May 12, 2009

[cerpen] mengenang sajak

Saat makan siang di ruang kerajaan, cuaca sedang tidak menentu... sejak pagi dingin sekali, awan sudah berarak mendung... lalu, sambil menikmati santapan siang itu... ada yang bergetar di bawah meja... Lalu kutengok, "Kanda Ganesh" is calling... Sungguh bahagia nian hatiku...

Lalu, tidak lama pembicaraan siang itu, Putri Gandes jadi teringat sebuah sajak panjang miliknya.... begini isinya...

Memoar Kawan Sekolah

: Tuppi Summa W.

kita pernah menggambar pada petakpetak kertas gambar
dimensi teknik—dengan pena rotring paling runcing,
pensil pekat dan karet hitam. kita juga, engkau tepatnya—menyelesaikan
hitungan aljabar dan rumusrumus fisika; momentum angular,
interferensi gelombanggelombang, rangkaian proses termodinamika,
efisiensi mesin, arus, spektrum emisi, impedansi, resonansi, optika, dan difraksi.

kauurai pada lembarlembar kertas buram dengan tanda-
tanda yang kauizinkan bertahta. kaugores catatancatatan dan
dengan kidalmu, mereka merdeka. kau adalah kendali
bagi repetisi parsial jarak, menjadikan jawabanjawaban
layaknya deret logaritma yang berbaris nyata.
aku masih menerkanerka, sementara kau sudah melewatinya.
aku mengalami nekrosis, kebingungan menentukan cara
‘tuk dapat selaraskan rima
sesaat sebelum angkaangka menggenapkannya.
sewaktu penat—konturmu—partitur tak terpeta
melompatlompat seperti elektonelektron konduksi
sinusoidal; ketidakpastianketidakpastian yang realistis
aktivitas peluruhan nalar yang matematis


rasirasi bintang membawa ceritacerita saintis
saat kita samasama tahu—
kita tak lagi punya citacita
hanya buat orangtua kita bangga, cukup itu saja

Celoteh kecil kita tentangnya sempat tercatat
walau kini tiada—sesekali mungkin pada cucu kita
kita sampaikan kepada mereka
kita pernah mendamba menjadi
presiden Indonesia, arsitek kota, dan
pencetak uang negara!

20-21 Juni 2007

kusenang sekali...walau mendung siang ini, saat kukenang sajak itu... bahagia-nya hatiku..


=ditulis di Jakarta, 12 Mei 2009=