Danboo

Danboo tuh kependekan dari Danboard, dibuat dari kertas karton board. Yang pertama kali mengkreasikannya adalah Azuma Kiyohiko seorang komikus serial manga Yotsuba

Do'a di Tahun Baru 2012

Sobat yusako... akhirnya bisa ketemu blog lagi.. :) Subhanalloh Allah masih memberikan kita kesempatan untuk terus meng-upgrade diri kita.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Pelajaran dari Dapur

Seorang ayah dan anak laki-laki nya sedang bercakap-cakap sore itu. Ayah nya menunjukan tiga benda yang ada di dapur. Ada wortel, ada telur, dan ada juga kopi.

Aku ingin hidup!

Aku ingin menghirup berupa-rupa pengalaman lalu terjun bebas menyelami labirin lika-liku hidup yang ujungnya tak dapat disangka. Aku mendamba kehidupan dengan kemungkinan-kemungkinan yang bereaksi satu sama lain seperti benturan molekul uranium

Wednesday, August 19, 2009

Apa kau lihat gelisah di raut wajahku? semoga tidak!

Dah lama ya gak nge-blogg.. saya pengen curhat tentang hari-hari saya... Sudah sejak minggu lalu, Tupp sakit, oleh orang tua-nya dibawa pulanglah ia dari Bandung... cuma, sampai di Jakarta, dia cuma mau dirawat di rumah... makan susah, minum juga malas.. dia cuma terbaring di kasur, lemas...

Tanggal 15- ada acara gathering kantor.. ah, cuma ga terlalu greget siyh, cuma... yang pasti, walau tidaklah sesuai harapan kami, pengennya ke pulau Sempu... atau ke Green Canyon... atau ke Bunaken.. *haha, mimpi kalee..*, niatan itu semua pudarr.. cuma gantinya, yaa kami keliling dunia!

di Grand Indonesia.. wkwkw...


Setelah nonton bareng, kam se-divisi keliling dunia.. dari Eropah, ke Cina, terus ke Belanda, terus ke negeri Sakura, trus nyampe ke AS.. ah.. begitulah... here we are... ;p

Cuma... setelah itu, saya pulang, ga bisa segera..
karena busnya lama tak terkira.. hm, akhirnya rencana nengok Tupp baru bisa sampai di rumahnya jam 8-an... ya... begitulah, kulihat badannya sudah kurus, berbalut kulit... kurusssss, sedih sekali, matanya merah, dia tidak bisa tidur, tidak juga mau makan. Saya membujuknya untuk ke rumah sakit.. tapi, dia takut di inpus.. ya begitulah..

Esoknya- 16-08-09, ada acara jalan santai keluarga HUT ke-31 BPPT yang diadakan di kantor B2TKS.

Ceritanya siyh ini acara puncak ultahnya BPPT, cuma diadainnya ga di Thamrin, melainkan di Serpong.. tapi, koooq...rasanya acaranya jadi kaya nyang punya sebagian orang sahaja.. ya terserah lah, yang pasti, bisa olahraga *walau cuma sebentar duank jalan nya*. Ya, lumayan lah menghibur acaranya, ada Ka. BPPT yang ternyata jago nyanyi,

Terus ada juga Mbah Marijan fans club.. umh, cuma.. koq sepanjang acara, yang disapa si MC nya koq : ....deputi,,, deputi,,, kepala.. duh, yang pegawainya ga dianggap.. akhirnya, yang punya acara, duduk di depan, yang lain gelar tiker, makan di bawah pohon sama anak-anaknya.. hahaha.. begini lah..

***
Cuma...sorenya, saat ingin menjenguk Tupp, kubatalkan, karena capek luarr biasa.. dari kemarin kan udah jalan terus.. akhirnya.. baru bisa menjenguk Tupp pada 17... Hari kemerdekaan ke-64!
Eh, waktu mau ke rumah Tupp, dapat kabar, kalau akhirnya dia masuk rumah sakit.. Typus dan DB, menyerangnya. Dia dropp...

Ga lama, saya sampai di rumah sakit.. dan.. hiksss... tangannya sudah disusupi selang inpus... merintih perih hati ini.. sakitnya sampai ke hati.. seremmmm, liat tangannya yang kurus dimasukin suntiikan.. Ya..Allah, beri kesembuhan buatnya.. Amin... Amin..Amin..
Apa kau lihat gelisah di raut wajahku? semoga tidak.. karena aku tidak ingin kamu melihatku sedih karena ini.. ayo sembuh, Tupp..!!!

Kemaren malam tanggal 18, pulang kantor jam enam, saya bergegas menuju RS, tapi, macet nya luarr biasa.. ya, akhirnya... sampai di sana sudah jam setengah delapan.. dua orang teman lama nya sudah ada si sana, Rama dan Syamsul. Lalu, sambil menyuapin sang pasien, canda tawa pun pecah.. "Hombreeeng, makin ganteng kau.." begitu kata Tupp kepada Syamsul, teman sekolah kami- yang telah menyelesaikan kuliahnya di Jepang.. ya, begitulah kamar itu ramai.. namun, makan malam pun tidak habis lagi karena Tupp mulai mual. :(

Hari ini (19), saya membawakan 2 buah buku buat Tupp.. karena katanya bosan di kamar. Di sebelahnya, dirawat seorang Korea, yang terkena DB juga.. dan rooming banget, pasien dan yang nunggunya ngomong dalam bahasa Korea.. hihi, dan televisi ditontonnya dia ajah yang nguasain, jadi Tupp ga enak.. kemarin seharian televisi channel nya olahraga.. ;D beruntung, akhirnya diganti ke channel film-film keren... Semoga hari ini tidak macet-macet amat.. Dan semoga Tupp segera sembuh... Amin...

Friday, August 14, 2009

Ramadhan Card of 1430 H

Hari ini, lagi detik-detik bagi-bagi THR di kantor niyh, cuma cek rekening tadi pagi belum ada.. Hi..Hi.... iseng ajah cek pagi-pagi .. ah, boleh lah ngarep dikit, namanya juga masih pekerja.. huhuhu.. tapi, di luar itu semua... saya lewat postingan ini pengen ngucapin ...


*untuk detail ucapan kartu, klik pada gambar, trims ^-^*

Setelah Seminggu Lewat Baku Tembak

Sebelumnya, saya sudah menduga, pasti bukan Noordin M.Top.. ya, masa sih, orang sekelas kakap macam dia, (yang dicari sejak bertahun-tahun lalu) hidupnya "berakhir" di kamar mandi sebuah rumah di tengah sawah di salah satu desa di Jawa Tengah... :nyengir:

Jum'at lalu, persis Jum'at lalu ya.. saat aksi baku tembak di Temanggung itu... masa terorris malah bersembunyi saat dikepung Densus 88??? lalu saat sudah hampir kalah, ditanya Densus, menjawab "Ya saya Noordin!" .. wew, mana ada sih maling ngaku maling...Noordin ngaku Noordin..

Cuma sayangnya.... masa udah dilakukan pengepungan 17 atau 18 jam-an, akhirnya orang dalam rumah itu akhirnya ditangkap dalam keadaan TAK BERNYAWA... duh... saya kan orang awam mikirnya, kalau gituh, tak sekalian saja, di boom sejak awal... :thinking deeply:

Oiyah, yang saya masih pertanyakan, tentu, dari mana dana untuk membeli boom dan bahan peledak sebanyak itu??? dari mana asalnya?? itu yang musti diungkap oleh pihak yang ber-ke-wenang-an...

Ah, setelah seminggu berlalu, berita paling heboh tahun ini pun kayanya bakal terus menjadi headline news di mana-mana... Memang tidak bisa ditolak, kita bisa mati di mana saja. Cuma, kalau mati konyol, dikarenakan aksi teroris, Ya Allah!!! bagaimana tidak... yang katanya pemboom mau mati syahid/jihad.. yang ada malah dikutuk-kutuk manusia sedunia, membunuh manusia siapa pun itu dan membuat ketidaktenangan serta mengancam keamanan...

Dan....benar saja... yang mati di kamar mandi itu Ibrahim..si sang floris di Ritz Calton yang bercongkol di balik semuanya... di gambar yang ditunjukan pihak ber-ke-wenang-an wajah Ibrahim tampak berewokan dan matanya terbelalak (tidak menutup seperti orang mati, kenapa yah???) Ntahlah di mana Noordin... atau mungkiiiiin sebenarnya, Noordin tidak pernah ada... *fyuuuuhhh fyuuhh...* Waspadalah-Waspadalah.. selalu waspada, karena memang kematian amat nyata di depan mata...


Friday, August 07, 2009

Kematian itu Sangat Dekat

Setelah meninggalnya J-Co menghebohkan seantero dunia. Kini, negeri ini pun kehilangan sosok seniman mahir, Mbah Surip 'Tak Gendong and I loph you full' dan lalu sastrawan jenius WS. Rendra. Semalam, sekitar jam 11 malam, saya mendengar di berita breaking news salah satu siaran televisi menyiarkan berita wafatnya WS Rendra.

Penyair yang bernama lengkap (dulu) Willibrordus Surendra Broto Rendra *setelah masuk Islam, namanya menjadi H. Wahyu Sulaiman Rendra* adalah sosok penyair yang sangat ditua-kan. Alm. adalah sastrawan besar Indonesia. Ia lahir di Solo, Jawa Tengah, 7 November 1935 – wafat di Jakarta, 6 Agustus 2009 pada umur 73 tahun) yang dijuluki sebagai "Burung Merak". Ia mendirikan Bengkel Teater di Yogyakarta pada tahun 1967 dan juga Bengkel Teater Rendra di Depok. Semenjak masa kuliah beliau sudah aktif menulis cerpen dan esai di berbagai majalah.

Saat berita meninggalnya Mbah Surip disiarkan, khalayak nampak "terkejut", karena di saat masa populer-nya, Mbah Surip dikabarkan meninggal dunia dengan mulut berbusa saat dilarikan ke rumah sakit. Sementara WS. Redra dikabarkan sudah sangat ikhlas akan kematiannya (red: Eros Jarot dalam Detik.com) pada 6 Agustus 2009 sekitar pukul 10 malam. Ia dikabarkan terserang sakit jantung koroner... Ia bersemayam dengan tenang pagi ini di bengkel Theater, Depok. Ya, bengkel theater miliknya, yang di mana Mbah Surip juga dimakamkan juga. Berturut-turut kita kehilangan para seniman-yang benar-benar seniman... semoga bertumbuhan para penerus seni dan budaya Indonesia. Amin..

Seperti yang pernah dikatakan Socrates, *dikutip oleh Asy-Syahrastani dalam bukunya Al-Milal wa An-Nihal (I:297), sumber di sini
"Ketika aku menemukan kehidupan (duniawi)
kutemukan bahwa akhir kehidupan adalah kematian,
namun ketika aku menemukan kematian, aku pun
menemukan kehidupan abadi. Karena itu, kita harus
prihatin dengan kehidupan (duniawi) dan bergembira
dengan kematian. Kita hidup untuk mati dan mati
untuk hidup."

Dalam al-Qur'an pun telah dituliskan jelas tentang kematian adalah haq; Sesuatu yang pasti datang pada tiap-tiap yang hidup.

"Sesungguhnya negeri akhirat itu adalah al-hayawan (kehidupan yang sempurna)" (QS Al-'Ankabut [29]:64).

Dijelaskan pula bahwa,

"Kesenangan di dunia ini hanya sebentar, sedang
akhirat lebih baik bagi orang-orang bertakwa, dan
kamu sekalian (yang bertakwa dan yang tidak) tidak
akan dianiaya sedikitpun (QS Al-Nisa' 14]: 77)
“Semua yang ada di muka bumi ini akan fana.” (QS. Ar-Rahman: 36)

“Setiap yang bernyawa itu pasti akan mengalami kematian.”(QS. Ali ‘Imran: 185)

“Sesungguhnya engkau—wahai Rasul—akan mati. Dan sesungguhnya mereka pun akan mati.” (QS. Az-Zumar: 30)
“Dan kami tidak menjadikan orang-orang yang sebelum kamu itu hidup kekal. Apakah jika kamu mati mereka itu hidup kekal?” (QS. Al-Anbiya’: 34)

Dari ayat-ayat di atas... saya jadi merasa "tertampar", ingat dengan jelas, karena masa pasti dipergilirkan... Kematian itu begitu dekat-nya....


dan satu kalimat pamungkas saya, dalam bahasa Inggris: Died People left tusks...

meninggalkan penghargaan tertinggi, yang tiada hilang dimakan waktu hingga akhir hayat. gading retak? biarlah sejarah tetap mencatatnya...
GUGUR
Ia merangkak
di atas bumi yang dicintainya
Tiada kuasa lagi menegak
Telah ia lepaskan dengan gemilang
pelor terakhir dari bedilnya
Ke dada musuh yang merebut kotanya

Ia merangkak
di atas bumi yang dicintainya
Ia sudah tua
luka-luka di badannya

Bagai harimau tua
susah payah maut menjeratnya
Matanya bagai saga
menatap musuh pergi dari kotanya

Sesudah pertempuran yang gemilang itu
lima pemuda mengangkatnya
di antaranya anaknya
Ia menolak
dan tetap merangkak
menuju kota kesayangannya


Ia merangkak
di atas bumi yang dicintainya
Belumlagi selusin tindak
mautpun menghadangnya.
Ketika anaknya memegang tangannya
ia berkata :
" Yang berasal dari tanah
kembali rebah pada tanah.
Dan aku pun berasal dari tanah
tanah Ambarawa yang kucinta
Kita bukanlah anak jadah
Kerna kita punya bumi kecintaan.
Bumi yang menyusui kita
dengan mata airnya.
Bumi kita adalah tempat pautan yang sah.
Bumi kita adalah kehormatan.
Bumi kita adalah juwa dari jiwa.
Ia adalah bumi nenek moyang.
Ia adalah bumi waris yang sekarang.
Ia adalah bumi waris yang akan datang."
Hari pun berangkat malam
Bumi berpeluh dan terbakar
Kerna api menyala di kota Ambarawa


Orang tua itu kembali berkata :
"Lihatlah, hari telah fajar !
Wahai bumi yang indah,
kita akan berpelukan buat selama-lamanya !
Nanti sekali waktu
seorang cucuku
akan menacapkan bajak
di bumi tempatku berkubur
kemudian akan ditanamnya benih
dan tumbuh dengan subur
Maka ia pun berkata :
-Alangkah gemburnya tanah di sini!"
Hari pun lengkap malam
ketika menutup matanya