Danboo

Danboo tuh kependekan dari Danboard, dibuat dari kertas karton board. Yang pertama kali mengkreasikannya adalah Azuma Kiyohiko seorang komikus serial manga Yotsuba

Do'a di Tahun Baru 2012

Sobat yusako... akhirnya bisa ketemu blog lagi.. :) Subhanalloh Allah masih memberikan kita kesempatan untuk terus meng-upgrade diri kita.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Pelajaran dari Dapur

Seorang ayah dan anak laki-laki nya sedang bercakap-cakap sore itu. Ayah nya menunjukan tiga benda yang ada di dapur. Ada wortel, ada telur, dan ada juga kopi.

Aku ingin hidup!

Aku ingin menghirup berupa-rupa pengalaman lalu terjun bebas menyelami labirin lika-liku hidup yang ujungnya tak dapat disangka. Aku mendamba kehidupan dengan kemungkinan-kemungkinan yang bereaksi satu sama lain seperti benturan molekul uranium

Monday, November 30, 2009

1 Desember here we come

Bulan terakhir di tahun 2009 akan segera menjumpai kita besok..

fufufufu.. hari ini, seperti bulan-bulan lalu, di akhir bulan, kami se-divisi selalu punya kegiatan seru dan menghebohkan... HIHIHI.. mulai memo-memo yang datang silih berganti dan ga ada habisnya, sampai detik penghabisan... fufufufu....

sekarang jam lewat tiga menit, sayah sudah siappp pulang...

Hm, besok hari Sabtu kan? wkwkwkw.... :D zzzzzz.... tata...sobazzz, ternyataaaaa hari kita masih panjang yah?

Saturday, November 28, 2009

Selamat Hari Ied Adha, Sobatz

Yusako dan keluarga mengucapkan 


Selamat Idul Adha

Semoga kita bisa meneladani ketaatan dan taqwa-nya Nabi Ibrahim dan ikhlas nya berkorban Nabi Ismail...
Semoga berkah kehidupan kita semua... Amin....

...RUMAH SAKIT 2...

Cerita sakit dua- ada dokter tapi menantinya sangat lama...

Saya mau lanjut kejadian ini
Sepulangnya dari rumah sakit pertama-malam itu-hari Senin, sekitar lepas Magrib, karena rasa sakitnya belum juga hilang, akhirnya, ayah menelepon salah satu apotik untuk berobat. adalah apotik di bilangan Pamulang, menuju Ciputat... malam itu, ayah menyetir sendiri, padahal tuh sakit.. ckckc.. (anaknya belum lancar nyetirrr.. :( ) nah, akhirnya, malam itu, ketemu dokter syaraf. bla...bla...bla...

Si dokternya bilang, ini musti dirawat malam ini juga. Namun, ayah bilang akan datang esok paginya-itu berarti hari Selasa. Dokter berinisial M ini (kaya berita investigasi gini bahasa gue..hihi) bilang dia praktek di Rumah Sakit Bhineka xx Pondok Cabe dan Rumah Sakit Cinere. Nah, ibu tentu saja prefer ke rumah sakit yang lebih dekat dengan rumah, Pondok Cabe.

Selasa pagi, ayah dan ibu berangkat ke rumah sakit yang dimaksud si dokter M ini. Sampai di sana, kawan.. apakah yang terjadi? Oiiyaah... waktu di rumah sakit di Tangerang itu sempet rontgen tulang belakang, ternyata. Nah, setelah ngurus administrasi, ibu dan ayah akan dibawa ke ruang inap. Kali ini tanpa ASKES NEGERI.

okey.. awalnya, ibu minta kelas satu ajah. maksudnya yaa ruang inap yang biasa sajah lah, ga usah ekskusif.. ehh tauunya dibawa ke ruangan yang pas dibuka: gelap sekali dan brrreeengg bak ribuan nyamuk keluar.. ayah bilang ke petugasnya, "Ada gak kamar lain? saya gak mau di sini.." . Ya iyah lah.. gilee ajah  yang ada malah kena nyamuk demam berdarah jangan-jangan... ckckck...

Kata si petugas, "Ada pak, di ruang utama, di gedung baru, namanya Ruang Mujtazam" Ya, orang tua saya okey-akhirnya diantar ke sana. Dan alhamdulillah jauh lebih baik keadaannya. Nama ruang inap nya mantapp, bung. Tau gak artinya Mujtazam is tempat berdo'a yang do'anya paling diijabah... wow...

Semoga emang cepet sembuh. Biaya ruang inapnya ya beda sekitar 1,5 x dari yang ruang nyamuk itu. Kalau ruang nyamuk itu 240 ribu, di sini 375 ribu. (hmmmm, kelas VVIP nya yaa, ga se-VVIP di RS.Pondok Indah yang semalam bisa 5juta-an, cuma, nyaman lah..)

Orang rumah sakitnya bilang, si dokter nya tadi pagi-an udah ke sini, nanti malam datangnya. Wew... gileee ajahhh.. padahal udah datang pagi tuh, kata ibu ku.. trus katanya lagi, alat untuk rotgen canggih nya ga ada di rumah sakit ini, dan ga ada juga di Rumah Sakit Cinere.. HEH???!!! Maksudnyaa?! (gondook deh loe..)

jadi apa gunanya, tuhh dokter ngerujuk ke sini!? Hello!!! katanya alat MRI adanya di Rumah Sakit Pondok Indah.. (ada 4 rumah sakit besar yang punya alat ini, salah satunya PI, Pertamina, dll)

Akhirnyaaa, pasrah sudah di ruang inap.
***
Dan, sore-nya ibu pulang, karena mau nyiapin bahan ajar buat dititipin ke guru yang gantiin ibu. Akhirnya ayah sendiri-lah di rumah sakit. Menunggu dokter tanpa kepastian. (puitisss)

Jam demi jam berlalu. Sampai jam 9 malam, si dokter belum juga datang. Ayah sempet esmosi dunk.. ya iyahlllahh sabar juga ada batasnya. fyuuuhh...

ehhh, jam setengah sepuluh malam, dokternya baru datang. fyuuh, cuma bisa ngela nafas. Semoga ajah ini dokter-bener dan ga ngerjain pasien. (kan ada juga dokter yang ngira-ngira ajah niy pasien sakit apa, terusss kasih obat ajah, tau-tau nya tagihan besar tapi sembuh gak..)

Ya, setelah diperiksa, dokter itu bilang, besok alias Rabu musti ke Pondok Indah. Bagus banget.. tadinya ibu mau bawa kabur ajah masuk PI ajah. cuma, yaa menghargai dokter M ini, kita ga jadi bawa ayah kabur. (kaburrr boo bahasanya...hihihi)

taunya, hari Rabu dapat giliran jam 6 sore MRI (Magnetic Resonance Imagine) di RS.PI. Ayah dibawa pakai ambulan... dan ibu yang deg-deg-an, di dalam ambulan yang ngiung-ngiungggg.. nerobos jalan yang macet.. ckckck.. sudah sampai di RS.PI, ayah mual, gara-gara tidur di kasur ambulan yang gerak-gerak mulu..ckckc..

sampai di ruangan MRI itu, kan ibu boleh nemenin di ruangan, tapi waktu liat alatnya gede banget, akhirnya ga berani.. akhirnya nunggu di luar. Mungkin sekitar 30 menit-an, kata ayah diputer-puter, dan bunyi alattnya breeeggg-breeeggg-buunggg-treeggg-duungg. kalau kata ayah mah-suaranya nyeremin.. :nyengir:

gak lama hasilnya keluar. dan sekitar jam tujuh kurang saya sampai di RS.PI pulang kantor. sudah selesai hasilnya. soal biaya MRI, mahal! :( (ya tapi memang sebanding sama alatnya yang canggih ituh- kalau bisa sih jangan sakit ajah.. cuma sakit juga perlu, biar kita mensyukuri nikmatnya sehat... ya gak?) Sesudah selesai biaya administrasi di sana, saya dan orangtua naik ambulan menuju Pondok Cabe lagi... fyuhh.. Ini pertama kalinya saya naik ambulan ngiung-ngiung, sobatz..! ini penampakan MRI ituh, sobatz...



Akhirnya... barulah ayah sedikit tenang keadaannya. Ayah pun sudah agak enakan, cuma emang kalau bangun dari duduk tuh masih sakit... Karena hari Jum'at lebaran kurban, ayah ga mau di rumah sakit. Akhirnya maksa pulang. dan hari Kamis-kemaren pun akhirnya diperbolehkan pulang. Namun, akan menjalani rawat jalan...
***
Saya jadi dapat pelajaran berharga dari kejadian ini... Kalau mau ke rumah sakit, pastikan dulu ketersediaannya tenaga medisnya (itu pertama), alat kedokterannya (ini kedua), dan gak kalah pentingnya-kalau musti rawat inap-pastikan dapat kan ruang inap (ini yang ketiga)- yang nyaman dalam artian, bersih dan layak, yaa syukur-syukur gak mahal tapi dapat ruang VVIP... :)

itu baru 3 pelajaran pertama, nah ada lagi 3 pelajaran kedua
  1. Pastikan rumah sakit yang mau dijadikan tempat rujukan menerima ASKES NEGERI/kartu miskin, atau sejenisnya... (saya sungguh terbayang bagaimana nasib orang ga punya yang sakit keras, tapi ga punya biaya untuk berobat, lalu disapirakeun (baca disia-sia-kan dalam bahasa Sunda) nyawanya. Sungguh tidak manusiawi dan tidak berperasaan sekali!
  2. Saya juga bisa menarik kesimpulan sementara kalau kasus yang menimpa Bu Prita, tidak-lah menjadi sebuah kasus besar apabila, pasien selaku konsumen dari usaha jasa rumah sakit mendapatkan pelayanan yang adil dan transparan. Rumah Sakit kan jualan jasa.. yaa gimana pun pastinya rumah sakit yang bertahan pastilah rumah sakit yang baik dari sisi administrasinya mudah, pelayanannya ramah, dan dari segi higienitas nya bisa dipegang-lah...
  3. Rumah sakit beserta tenaga medis- di negeri ini, sebagai orang berjiwa sosial dan ramah -musti jadi perhatian kita semua...kita sebagai konsumen harus pro-aktif juga memberi feed-back untuk perbaikan dan peningkatan pelayanan... nyawa kan tak ternilai harganya...
:) wah, rupanya sudah panjang postingan-nya.. moga bermanfaat yah sharing kita, sobatz...

gambar diambil di sini

Thursday, November 26, 2009

Rumah Sakit, rumah yang sakit


Jangan Sakit, Sakit ituh mahal...

-cerita sakit hari pertama-


Di rumah ada motor rada besar-Thunder punya adik saya yang laki-laki. Hanya saja dia sekarang sudah tinggal di asrama mahasiswa, jadi-lah motor itu tak terpakai (mau dijualll... ada yang minat???) Alias numpang markir doang di rumah. Nah, awal muasalnya ayah mengeluarkan motor itu dari kandangnya. Lalu, agar rapi ditaruh di garasi, ayah mengangkat bagian belakang motor. Nah, gituh lah... tulang ekor ayah kerasa sakit... sebelumnya tidak kerasa apa-apa. Setelah itu barulah... seharian ayah jadi sakit, meringis kalau jalan. Akhirnya di kamar ajah. Sampai akhirnya, malam dicoba cara tradisional di teman ayah-katanya mah ada otot kejepit.

Ternyata berlangsung sampai keesokan harinya, hari Senin. Akhirnya ibu minta rujukan dari puskesmas terdekat. Dan si dokter bilang akan dirujuk ke Rumah Sakit Usada Insani di Tangerang- langsung tuh ayah sama ibu berangkat ke sana. Sampai di sana gak dapat kamar. (bagusss..padahal orang udah sakit dan didorong pakai kursi roda!) setelah ituh, kawanzku, orang rumah sakitnya gak transparan dan jujur. Pertama dia bilang dokternya datang jam 2, trus bilang jam 3, trus jam 5, trus terakhir lagi, jam 7! parah! dan selama itu, orangtua saya cuma disuruh duduk di ruang tunggu POLI. PAARAAAH BANGET!

Ibu tau si suster ngomong gituh waktu tuh suster ngomong rada bisik-bisik sama pasien yang baru datang. Emang dikira orangtua saya tuli apah??!!! langsung ajah orangtua saya keluar dari rumah sakit ituh dan pulang. HARI PERTAMA, itu gak dapat pelayanan- apalagi perawatan- sama sekali.


Dan tau kenapa? Karena ASKES NEGERI.. Ayah saya kan pegawai negeri sipil alias PNS, jadi dapat Askes negeri, ternyata ASKES negeri ini (paling tidak) ampuh.. yaa.. begitu lah.. kamu bisa ngerti kan? Waktu dikasihkan kartu ASKES ke petugas administrasi, langsung tuh ayah disuruh nunggu di POLI, tau sendiri kursi pelastik di Poli yang cuma cukup satu pantat ituhh, sebentar ajah malesss kan.. apalagi ini sampai berjam-jam! 

Ternyata sistem kasta itu sampai sekarang masih berlangsung ya, bung?

Oiyah, saya akan back flash ke belakang, tahun 2005-an waktu adik saya, Vee, harus operasi skoliosis di RS. Fatmawati. Dan itu menghabiskan puluhan juta untuk menanamkan sebuah plat besi (khusus) di sepanjang tulang belakangnya. Karena adik saya juga dapat Askes, dipakailah oleh orang tua saya-dengan maksud mendapat keringanan.. Cuma apa yang terjadi??? Potongan dari ASKES Cuma 400ribu-itu pun untuk biaya penginapan di rumah sakit.

Pertamanya: jangan sakit, sakit ituh mahal! 
bersambung kesini


(nb: jadi pengen baca buku "Orang Miskin Dilarang Sakit"- nya Eko Prasetyo... cover bukunya yang jadi cover postingan sayah inih...)

Friday, November 20, 2009

Pulau Tidung (3); hampir saja lupa meneruskannya..

Aku menulis, karenanya aku ada...

Lama juga yah, sampai lupa nerusin postingan Tidung 2

Gini, karena sudah lama postingan ini, kayany basi yak? cuma biarkan aku menuliskannya di sini... :D

Karena kita berangat pakai jasa Island Adventure (iklan gratis niyh, mas Imam.. boleh lah...), kita sudah diarahkan begini-begitu-nya. Tempat tinggal selama di sana pun sudah disiapkan. Tapi, sebelum ngomongin penginapan, kita  mundur dulu ke belakang.

Persiapan cukup instan. Ini list yang bisa jadi prioritas buat cewek-cewek:
  1. kamera full baterai dan pendukungnya (tentu ini perlu buat cewek yang narsis-narsis..wkwk..)
  2. baju berangkat ke sana, pilih yang enak di badan, kaos dan jeans okey...
  3. kacamata hitam dan topi (penting karena silauuu... dan ngurangin terjangan sinar matahari..)
  4. baju berenang muslim (persiapan buat snockeling niyh...)
  5. baju ganti selama di pulau Tidung tuh siapkan 1 buat tidur malam dan 1 lagi buat pulang) cukup yah, wahai para wanita.. hhehehe, bawa baju banyak-banyak juga gak kan kepakai, malah jadi berat-berat-in bawaan.. HIHIHI...
  6. pakai lah sandal yang nyaman dipakai juga. sendal gunung yang ada tali-nya ke-belakang itu lebih enak, jadi ga lepas kala diterjang ombak.. HEHEHE..
  7. Ups.. jangan lupa bawa perlengkapan wanita secukupnya, mulai dari pakaian dalam ganti yang cukup dan celana streeet..
  8. yang ga kalah penting bawalah handuk yang nyerap. Sabun mandi, sampoo, sikat gigi, dan odol..(yaa perlengkapan mandi)
  9. jilbab dan bergo juga penting buat yang pakaian muslimah, pilih wana yang cerah biar mendukung suasana ceria-nya pantai gituh lhoh, sis.. heheh..
  10. ini dia, buat yang gak mau item, pakai Sunblock jangan lupa...! soale, pengalaman kemaren, pakai sun-blok ajah masih tambah item.. HEHEH...
  11. obat-obat-an, pembalut, tensoplas, dkk nya juga jadi perhatian.. Yang pasti buat jaga-jaga ga mabok laut, minum ANTIMO, yang sejak dulu sudah dipercaya mengatasi mabok perjalanan. HEHEHE...
  12. Uang di dompet (akhirnya..), sebenernya kita ga perlu lagi ngeluarin uang. karena di depan kita sudah bayar 250ribu untuk makan dan penginapan-nya. :D
Sepertinya itu sajah... yang perlu dibawa.. cuma kalau mau diperjalanan gak bengong, mau ngemillll, sedia-kan dari sebelum pemberangkatan sajah. coklat enak juga buat ngilangin mual, manisss gituh lhoh.. (gue banget..kekekek) :D
Jam setengah tujuh, kami sudah berada di pelabuhan Muara Angke. Yapp... bener kata si titiw yang bilang kalau sudah ada bau ikan menusuk hidung itu berarti sudah sampai! HAHA. bener-bener bau! dan perjalanan disambut dengan jalan berkubang air. Taxi kami berenang sampai selamat di Pom bensin satu-satu-nya di ujung jalan ituh.. (yang kata temen gue itu punya TK(baca Taufik Kiemas)!!! yang omsett nyaa beeeh jangan tanya deh.. (gue juga gak tau siyh, cuma pasti gede banget lah..... :D)

Dah gituh jalan dikit ke tepi-an perahu-perahu yang akan berangkat. Di sana sudah banyak orang. Orang yang akan menyebrang ke Pulau Pramuka sudah banyak. Perahu ke pulau Tidung cuma sedikit... dan berangkatnya malah cuma hanya sekali dalam sehari. Info dari "nahkoda" perahu tradisional dari kayu ituh bilang PP Muara Angke-Pulau Tidung perlu 220 liter solar.

Itu di atas adalah pose saya dan Mutia.. cuma, yang fokus adalah pemandangan di belakang-nya.. Yapp.. tentang keramaian perahu yang akan berangkat.. penuh.. saya berceletuk: "sebenernya berapa siyh kapasitas tuh perahu? bayangin ajaaah, ada motor segala naik di perahu, padahal orang nya udah bejubel.. wew... ada asuransi nya gak yaaahhh..  :nyengirrr: "



Tips: Jepretan tidur-Karena ini perjalanan jauh, 3 jam di laut. maka, kalau kamu ngerasa pusing atau mual. lentangkan lah badan di lantai, lalu tidur-lah se-nyaman-nya kamu. HAHAH. karena waktu berangkat ke pulau Tidung, perahu biasanya penuh, rada padat, ada yang bawa sayuran, gembolan besar-besar, dll. (kalau perahu pulang siyh rada kosong, kamu bisa lebih leluasa tidur, dengan kaki selonjoran... HIHIHI)

Well... itu dulu yah... nanti dilanjut lagi... dengan cerita kolam mandii di pulau Tidung. ckckck... (geli bangett gue) :ketawangikik:

Wednesday, November 18, 2009

kartunama.net

Udah lamaaaa bangettt ortu sayah minta anaknya ini nyetakin kartu ucapan buat kalau ada yang nikahan... maksudnya kartu ucapan itu nantinya bisa diselipin di amplop saweran buat yang nikah. biasanya, ortu minta sayah nulisin ucapan di atas kertas putih.. kalau lagi gak buru-buru sih pakai tulis komputer, tapi, kalau lagi mepet, yaaa sayah tulis tangan.. HASILnya.. tentulah kurang memuaskan.. HIHIHI...

minggu lalu sayah minta tolong sama Tupzi, kanda yang baik hati yang sedang mengganggur ini.. (HEHEHEHE) buat nyamperin percetakan deket rumahnya.. tapi, eehh,,, taunya waktu lagi blog-walking dua hari yang lalu sayah menemukan kartunama.net!

Wah,, saya langsung tertarik.. soalnya emang lagi butuh banget,langsung sayah telepon si Mas Agus yang ada nomer di website-nya ntuh.. Dia bilang, bisa langsung kirim design nya lewat imel, sehari jadi, dan bisa COD! Wah, ini seru dunk.. akhirnya... pas liat-liat laman websitenya-udah ada contoh design kartunama nya.. ya udah.. buat apa repot-repot.. :D udah ada-tinggal pilih.. dan akhirnya sayah memilih Tipe140--- Hihi... (itu pun setelah next-next terus.. bagus-bagus siyh.. HEEHEHHE... jadi pengen buat juga...)

niyh contoh kartu nama yang tipe 140 (dari website kartunama.net ), simple tapi cocok lah buat pesanan ayah saya..
dua pucuk daun berarti dua insan yang akan berkembang bersama.. weew... MANTAAPPPP, bung! :D

dah gituh.. saya juga ga luput dari page di halaman lain.. ada Penawaran Special! brooo.. seru banget ada 50 blogger yang dibuatin kartu nama gratissss buat bagi-bagi pas Kopdarrr.. duh pengen bangett... Well... akhirnya sayah sekalian request juga , cuma katanya blog sayah musti di-review dulu.. Yaaa... semoga ajah dapat.. (but dalam waktu deket, sayah kan akan punya domain sendiri.. asyikkkk.. WISH ME LUCK yaaa... HEHEHE...)

hari Selasa-nya (alias kemaren malem) sayah dapat balasan e-mail yang isinya tampilan kartu yang bakal dicetak.. saya setuju pakai ide font dari kartunama.net! HIHI.. okey... dan e-mail sent... teruss.. sore ini (hari Rabu) jam 3-an, baru ajah sayah terima kartunya.. cepet kan, kawanz? dan harganya pun gak main-main alias gak dimahalin... 55 ribu udah sama ongkos kirim (10ribu) karena saya COD. Sayah juga pernah buat di Depok (kawasan Margonda) waktu ada promo 35ribu, bisa ditunggu siyh, cuma yaa karena ditunggu saya musti duduk di sana rada lama, karena banyak yang nyetak ini itu..... cuma harga aslinya pas gak promo siyh sekitar 70ribu-an. Hm,... menurut sayah yang menariknya tuh ini bisnis kartu nama via online boo.. berarti udah terpercaya.. seep deh....

Okey deh, sukses terus yaaa buat kartunama.net!


note: COD means Cash On Delivery.. pembayaran kaya gini banyak diterapkan juga di bisnis online untuk pemesanan daerah yang jangkauannya gak jauh dari pusat jual, misalnya Kuningan-Sudirman-Gatot Subroto... :D

Thursday, November 12, 2009

Hei, Mau Jadi Orang Kaya???!!!


Ini tentang penataan rencana keuangan pribadi...
Sayah tertarik untuk menulis ini, karena baru sajah sayah berdebat soal ini dengan teman se-ruang-an sayah soal orang kaya dan orang miskin...

intinya dia bilang gini: orang yang punya penghasilan 10 juta, tapi pengeluarannya musti 15 juta.. ituuh namanya orang miskin... orang kaya tuh penghasilan 1 juta, pengeluarannya 1 juta! sayah denger ituh jadi pengen ketawa.. dia  bilang, "loe sih ga dateng waktu ceramah Pak Ustadz"

Hehh... What??!!! Apa bener kaya gituh tuh Ustadz ngomong??? kayanya menyesatkan... Kalau nasehat ayah saya, kita banyak-banyak sedekah sama orang, kita akan dapat lebih banyak rezeki dari Allah... bukan malah kita kekurangan, ituh sayah percaya betul. Matematika-nya Allah tidak sama dengan matematika-nya manusia.. Itu kata-kata paling sayah suka dari nasehat ayah sayah..:D
  

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu mema`lumkan: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (ni`mat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (ni`mat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (QS. Ibrahim: 7)


Nah, kalau soal hidup dengan penghasilan 1 juta pas dan pengeluaran 1 juta juga.. kayanya hmm... emang siyh, pas butuh - pas ada... hidup merih. hidup sederhana. hidup pas-pas-an.. Tapi hari ginih menerapkan hal seperti itu, nanti dlu...

Saya cukup yakin orang kaya adalah orang yang pandai bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah kepadanya...

kalau dilihat dari segi finansial... sayah tertarik dengan Safir Senduk, kayanya cukup menginspirasi... mampir ke Safir Senduk deh... Safir Senduk memberikan 3 Kiat-kiat mensiasati krisis ekonomi...
  1. Miliki Uang Tunai & Pertahankan Keberadaannya Selama Mungkin,
  2. Miliki Produk Investasi Pendapatan Tetap, dan
  3. Miliki Sumber Penghasilan Lebih dari Satu.
Hm, menarik kan... banyak tips dan trik untuk "meng-aman-kan" keuangan pribadi... bagaimana pun, kita butuh emergency-cash... apa kawankuw setujuh?

Nah... kalau menurut Safir Senduk ada pos-pos tersenyembunyi yang sering kali luput dari hitungan; hadiah/kado dan juga ongkos perbaikan... Nah emang benerrr niyh... kadang dalam rencana belanja bulanan, pos untuk beli hadiah kan datangnya tiba-tiba.. hmm... apalagi kalau ada SALE di Matahari... hahah.. tiba-tiba lagi jalan, liat sendal imut... ckckck..

Nah, kalau tadi temen sayah bilang, orang yang kaya kalau pas-pas-an,,, saya kurang sreg.. kalau menurut sayah, lebih fair dan semoga ajah bisa dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari... misalkan sayah memiliki penghasilan 1 juta, maka urutkan menurut pos yang paling penting, juga termasuk di dalamnya pos menabung.  

Rem 1, Buat seketat mungkin dan paksakan menabung... 100 ribu sajah, misalnya. Tidak masalah. Yang penting kita telah menyisihkan-nya, save for the rainy day, yeah... Malah temen saya, Pak Irvan punya tabungan yang sengaja tidak pakai kartu ATM, biar ga bisa diambil… itulah fungsi tabungan.. jadiii… gak bocor gituh lhoh... hehehe... pisahkan antara rekening tabungan masa depan dengan rekening gaji… HIHIHI…..

Lalu tambahkan pula 100 ribu untuk emergency, kalau terjadi sesuatu di jalan misalnya. Maka kita punya uang cash setidaknya 100 ribu di dompet. ya... buat jaga-jaga ajah... 

Rem 2, berikutnya adalah; jangan bawa uang cash banyak-banyak di dalam dompet. Bawa-lah uang receh-an.. heheh.. Karena kalau gituh, bisa gelap mata beli ini ituh... dan ada pengalaman "kawan deket sayah" (ehemmm.. wkwkw, maaf niyh, akang!) pengalaman yang lebih bodoh lagi adalah menghabiskan 12 jam di mall hanya untuk memborong di midnite sell... HAHAHAH. Kenapa bodoh??? Pertama karena sebagaimana kita ketahui, mana ada usaha yang mau merugi.. jadilah harga dinaikin dulu, lalu baru-lah di-diskon... teruss, di mall kan musti bayar parkir dunk.. 12 jam, boyyy..

Rem 3, jangan pernah punya kartu kredit! Mungkin ini ekstrim buat pecinta shooping.. biasanya, iming-iming bunga 0% bikin ngiler.. ya ga siyh? Tapi ingat, kredit berarti berhutang... hutang dibawa sampai mati... Seremmm kan.. Upss.. yaa.. kalau memang keadaan memaksa kita mempunyai kartu kredit, pastikan; anda bayar jangan sampe lewat tanggal jatuh tempo tagihan.. jangan sampe lupa bayar. dan selalu rem-diri.. hihihi...


Ada lagi cerita yang ngejengkelin banget kalau tau niyh.. ada sales kartu kredit yang terbelit utang kreditnya sendiri.. gile... dapet satu sasaran, si sales dapat imbalan juga dunk... setelah dapat sekian sasaran, dia dapat juga fasilitas kredit dari perusahaannya.. terus, dia buka satu kartu, terus dua kartu, sampai lah lima kartu kredit-dengan limit berbeda-beda.. sampai pada titik nadirrrrr, dia tak mampu membayar tagihan beserta bunga-nya!

Setelah itu, dia dikejar-kejar debt collector, terus karena waktu ngisi form kan biasanya nyantumin orang yang bisa dihubungi (biasanya keluarga dekat), akhirrrrnyaaa... si penagih "maut" nagih ke rumah orang tua-nya (yang sudah tua reot...yang jantungan..) dengan kasar! menyedihkan sekali bisa ituh terjadi.. ckckck...  Nagih juga ke kakak-adik-nya, saudara-nya, ke semua nya ajah yang bisa di-jadi-in kambing item...

Inih orang kayan gini udah semestinya di-pites.... dikasih pelajaran! Gemessinn kan?! Semoga sayah tidak terjerumus ke dalam hal-hal seperti ini... Amiin...

Dan inti daripada tulisan ini adalah... (wkwkwkw) mau jadi orangkaya? Penghasilan boleh gede, tapi jiwa hidup sederhana musti tetep dipertahankan, niscaya akan cepet jadi orang kaya... (sederhana dalam hal tidak konsumtif gituhhh... ), dan jangan lupa sedekah...otreh ga tuh???

Tuesday, November 10, 2009

Pulau Tidung (part II)


Yaaaap...banyak yang udah request postingan goes Tidung ditrusinnn.. Hmm, tapi sayah masih kepengen narsis niyh.. hahaha.. maaph-maaph yah, kawan semua.. kali ini postingan pulau Tidung dan sayah yang mau narsis dulu ah... ;p

tapi, sebelum bernarsis-narsis di-postingan ke-dua, lanjutin Pulau Tidung...(part 1)-nya... sayah pengen majang tingkah laku personel rombongan kitah.. boleh dunk.. niyh liat di bawah.... upss.. tapi potonya si Ridwan, ketinggalan,,, sorrryy yaa.. keburu udah gue save as, dan mentahan-nya ga gue save, poto lo di postingan selanjutnya ajah yah,.. :D

nah... kan... selesai sudah ngasih bocoran penampakan para Tudung-ers kemaren... :D (Tudung-ers, sebutan buat cewek-cewek pakai tudung di kepala.. wkwkw... ya gak?) hehehe.. saya bergaya dengan kardigan hijau telur asin-nya Mutia... sementara si Bro Dedi asyik dengan gaya ngupilnya.. aihhh.. jijay. Ynurjamin duhhh, gayanya standard dia banget lah.. haha.. artis yang satu ini nanti akan jadi bahasan tersendiri di postingan selanjutnya.. ga tau yang keberapah.. haha... sementara Purrrr..duh, dia mah, semua gayanya seriuuss, tak luput didukung penampilannya dengan hem gituh, kemeja kabeh.. loe mau tamasya apa mau meeting, bro? wekkekek...

Kalau Mutia..kayanya dia mati gaya, soale poto-poto gue bagus-bagus yaa.. udah gituh dia bingung gimana lagi bergaya.. haha.. (sombong.. wkwkw), di poto selanjutnya, Mas Lukman dan Uni Yuyu, pasangan suami-istri... yang datangnya rada nelat.. duh.. liat ajah ekspresi Uni Yuyu, untung ga ditinggal perahu.. haha.. sementara suaminya, tidurrr untuk meredam mabok laut.. haha..

Nah, kalau nyang iniii.. Mba Hetty, perempuan supeerrr! dari penampilannya preman banget, duh sebenernya dia punya hati yang tulus dan baik hati sekali.. haha, selama di Pulau Tidung, kami menggunakan sepeda sewaan, nah, si Ynurjamin kan ga bisa sepeda.. dia yang bondengin... padahal sepeda yang dipakainya pedal goesannya beratnya minta ampyuun, sayah juga Dedi ajah ga sanggup! ckckc... ga sia-sia Mba Hetty nge fitnes, sampe berotot euy pepeteuian-na... haha..

Sementara poto dua terakhir-ituh potonya Arief dan istrinya bernama Desty....potonya saya ambil di atas kapal setelah Snockeling... karena waktu mau berangkat mereka datangnya mepet banget.. rada bete dia gara-gara bangun terlambat.. hampirrrr ajah ketinggalan perahu...

Nah.. udah ahh.. sekarang sayah pengen narsis lagiiihh... poto ini diambil dengan kamera Dedi... lumayan lah, Ded... makasih yawww.. haha.. potografer-nya masih narsis... Belum mempan istilah, "Potograper bakatnya luntur kalau kebanyakan dipoto" wkwkwk....


 
  ...cantik juga awak di pesisir pantai dan snockeling: gubrakkss!...


..berjalan menuju pasir putih di pulau Air...    
dah... sayah selesai posting narsis-nya di sini... giliran hasil karya sayah nanti yahh.. belum sempet ngecil-ngecilin potonya.. bis sizenya 3-4 MB euy... tunggu lah, kawannnzz... ;p orang sabar di sayang Tuhan yahh.. hihihi... (kasih space waktu dulu lah buat sayah narik napasss.. hehehe.. kerjaan lagi load tinggi niyh.. fufufuhh..) yooh, sampai ketemu di postingan Tidung 3 berikutnya... sayonaraaa....

King's StoRy: Ini komik Poto!


King's StoRy: Ini komik Poto! Lanjuuut cerita , Pulau Tidung...(part 1) yokkk... :D

jadi, karena lama nungguin si bro Haviz ngider Pelangi, sayah sama si bro Wahyu (yang selanjutnya lebih dikenal dengan panggilan bro ajah..)nongkrong di Burger King.. "Bro, emang lo tadi ga dapat makan malem? kan tadi udah makan nasi Padang???"

eh, dia bilang, "Pengen ajah...!" wkwkwk... walhasil, sayah dapet traktiran booow. wah, sayah bilang saya pesen minum ajah, b'coz udah maem nasi padang di kantor.. eh, si bro bilang, pesen apa... ya sayah mah ikut sajah lah... ada menu Black pepper juga... kaya KFC ajah yah... hahaha, tapi ini burger, bro... cihuyyy deh,, cuma kata si bro sih ternyata enakan yang WHOPPER.. yaa.. sayah mah ga tau deh.. yang penting makan cayyyy, gratis pula..

asyik...asyikkk... -bocoran sayah bukan orang yang hobby fastfoood gituh, jadi ini juga kali pertama sayah jalan malam sama temen kantor dan ditraktir makan di sini.. hahah... kemane ajeeeeh, loh.. tapi itu kan bukan kadar anak gaul.. hahaha... ;p -

udah habis si burger dengan black pepper, seeep.. nambulin kentang.. ckckck... nyamm..nyamm.. ternyata makanan orang bule ini enak juga... tapi, yaa kalau sering-sering mah bikin kantong bolong caaayy... ;p

setelah bro Haviz dan Mutia dateng kita melanjutkan nambulin kentang..(beeeh,, kaya orang bule ajah...kentang mah sebenernya ga ngena sama perut orang Indonesia.. wkwkwk..)

udah gituh, kita poto-poto.. ga jelas juga siyh sebenernya.. cuma, setelah dilihat-lihat, hasil potonya jadi lucu deh... norak banget, tema yang muncul dengan tidak disadari di awal, selingkuh King's stoRy.... hahah... antara bro-havis-mutia-bro-yusako...   
rada disgusting dengan gayanya si bro Haviz dan si bro .. haha... tapi, ini jadi komik poto yusako pertama...



biarlah poto berbicara.. ;D

Monday, November 09, 2009

Pulau Tidung: Boss, saya siap-siap liburan dulu yak!!! (part 1)

Boss, saya siap-siap liburan dulu yak!!!

Yaayyy.. akhirnya, setelah sekian lama menantikan kesempatan untuk berwisata alam ke pantai! Waktu ngobrol sama temen se-kantor, beda bagian siyh..cuma yaa.. anak-anak muda-nya lah... kebetulan, mereka sedang merencanakan liburan ke Pulau Tidung. salah satu di antara ribuan pulau yang ada di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Langsung sayah daftarin diri. Satu hal yang terbersit dalam benak sayah; motret-motretttt... Finally, boss... Sayah bisa membelah lautan!!! (hiperbolis, ;p)

Biru. owh biru... Allah Maha Kuasa dengan warna-warna indah di langit, udara, darat, dan laut serta isinya.... inilah view yang akan menjadi penghilang kepenatan kusutnya kota Jakarta dan lembar-lembar kerja yang penuh angka... love this!





Boss, saya liburan duluan yaaakk... saya benar-benar butuh penyegaran pikiran... suerrrr, boss... lihat bos, poto-poto sayah... yang satu sayah narsis dunk, di laut kedalaman 150 meter, gayanya bak pe-snockling-er hebat.. pertamanyaa!!!



kalau yang ini, perahu nelayan, poto yang pertama sayah ambil waktu berada di perahu tradisional.. yang siap menngarungi lautan selama 3 jam!!!!



ceritanya, hari Rabu (4/11), uni Yuyu, salah satu personel yang ngoordinir acara ke sana, nyebarin jadwal kegiataan atau teknis nya gimana... ya, walau pada akhirnya, kerasanya
sebentar banget yaa.. cuma yang berasa lama tuh ya selama perjalanan dari Pelabuhan Muara Angke menuju Pulau Tidung itu.

aih..aihh...ini akan jadi sebuah pengakuan memalukan mungkin, ini adalah pertama kalinya
sayah menempuh perjalanan laut. Norak yah!!!! Sangat. Tapi, sayah sama sekali gak keliatan
norak tuh.. (ngeles...) atau mabok laut. Ternyata sayah anti-mabok laut... haha.. kan udah
minum antimo.

Ceritanya, hari Kamis, sayah udah mulai siap-siap, pagi hari-nya saya sudah membawa Tripod Canon dunk ke kantor (nyicil bawaan maksudnya... ;D), karena hari Jum'at-nya, saya musti ikut acara Qiyamulail di kantor (si boss udah wanti-wanti supaya anak-anak buahnya pada dateng.. hihihi, selama ini soale sayah belum pernah ikut... mbandel juga yah... :D), otomatis saya gak bisa pulang dulu and trus Sabtu subuh-subuh berangkat ke Muara Angke, kayanya males ajah bolak-balik.. akhirnya, Kamis, saya pulang Teng-GO! ciaay..

Kejadian entah apa ini.. saya hari Kamis itu, gak kebagian duduk di kereta. Duh... malayy
banget.. udah ngantuk, ga dapat duduk pula! apes... yaa.. sampe nundutan tuh walau sambil
diri. Sampai di depan komplek rumah, saya harus jalan ga jauh siyh, cuma, mungkin karena
lelah dan ngantukkk, di depan rumah orang saya jatuh tiba-tiba...rubuh. dengan posisi lutut
menyeruduk tanah bekas orang bakar sampah... jadilah saya item-item gara-gara abu-nya!

jyaahh... ada bapak di dekat situ menghampiri saya hendak menolong, saya bilang, "Gak pa-pa, Pak.. makasih..." (padahal sakiittt tuhh..;p)

ntah harus malu atau malah bersyukur.. hihihi.. kan kalau taunya jatuhnya parah sampai gak bisa bangun, se-nggakk-nya ada yang bantuin gituh.. ya, terlepas dari kejadian ituh, yang
penting sayah sampai di rumah titik. hahaha...

Sampai di rumah. sayah nyiap-nyiapin. pertama tentu tas gendong! saya gak mau ribet musti
nenteng bawaan. menurut sayah lebih praktis membawa tas punggung alias ransel digendong. Setelah mengeluarkan beragam pakaian... uuuhh, dasar cewek, bingung milih-milihnya. Ah, asal ajah. "yang penting gue berangkat, boss.. gue mau liburan!"

bluss..bluss..blusss... pakaian siappp... upss.. tentu yang gak kalah penting dari pakaian adalah kamera CANON 1000D, mungkin sahabat karibku sekarang... :D saya nge-charge batere kamera kurang lebih 2 jam, full sampai lampunya kuning. dan memasukkannya ke tas kamera (pinjaman dari Mas Dondy, master poto di kantor saya.. halahh, makasih yah, Mas...) tasnya mantappp, banyak kantong-nya. dan itu tentu bermanfaat sekali bagi cewek. satu buat naruh obat-obat-an, dua dompet beserta isinya, dan tiga tentu saya kamera-nya. hihiw,,,,, ups... ada satu lagi fungsi kantung nya, tapi sayah ga akan tulis sekarang... (next posting-an yakkk...)

Nah, sudah siaplah semua... tapi, saya masih ngerasa kurang bawa celana panjang, akhirnya saya pengen minjem adik saya, walau ternyata setelah ngubek-ngubek lemari bajunya, ga ada yang muat.. ah dasar gendut! 

Well, ya sudahlah..seadaanya..

Hari Jum'at pun tiba, tas gendong satu dan tas kamera satu. cukup. eh, ada yang kelupaan..
Mangga pesenan teman kantor sayah. karena sayah sudah terlanjur janji beli-in mangga di
pasar deket stasiun-yang harganya lumayan murah ketimbang beli di tukang rujak di deket kantorrrr.. Ga ada yang murah di Jakarta... fufufuhhh... akhirnya saya bisa nawar 15ribu dapat 3 kg.. Ya, ntah lah timbangan-nya bener apa gak. Itu mah tanggung jawab si penjual ajah.. Sayah rada terburu-buru, karena waktunya gak lama untuk nawar Mangga pagi-pagi.. hihi.. akhirnya bawaan saya makinmakin berat!

ckckckck... yaayyy... pegel sayah! tapi, syukurlah sampai juga saya di kantor. Walau dengan
perjuangan yang sangat berat.. fufufuh...

Sore harinya, Mutia, teman yang juga berangkat ke pulau Tidung, mau ke Pelangi, nganter
Haviz-temen se-bagian-sama Mutia, buat beli kado buat pacarnya. Nah, karena acara kantor
mulai jam 7 selepas solat Isya... saya dan Mutia-selesai solat Isya langsung keluar kantor. Sementara Haviz terjebak di ruangan tempat diadakannya acara. Si Mutia jadi gondokk.. yang mau dianter malahan lama. hehehehe...

akhirnya, saya dan Mutia berangkat ke Pelangi duluan... naik TJ! duh, koq capek ya naik
tangga penyebrangannya ajah.. antriannya lumayan udah panjang, cuma bus nya banyak, jadi ya gak masalah... saya minta ditemenin nyari celana panjang... yappp.. setelah nganter Mutia-yang tadinya niat beli SUN BLOCK tapi ga jadi karena harganya mahal banget, sayang
cuma sekali pake-beli Nurish Skinn di Century HealthCare... dapatlah saya celana panjang.
Esprit, enak bahannya.. dan modelnya ga jauh beda dengan yang saya mau pinjem dari adik
saya cuma gak jadi karena kesempitan.. hehehe... :))

Gak lama, Bro Haviz datang bersama Bro Wahyu... (temen kantor juga). Udahlah yaa.. akhirnya, si Mutia sama Haviz ngider nari-nyari kado, sayah dah capek banget, baru kerasa pegel dan sakit-nya bekas jatuh kemaren-pulang kantor... akhirnya, bro Wahyu ngajak ke Burger King.. wah, tengyuu niyh sayah dapat traktiran... hihi.. hampir 45menit, Mutia sama Haviz nyari kado, mereka datang tanpa kadonya. hahaha... Belum mampu memutuskan kado apa, (update: tadi di kantor siyh kado nya udah ada, dompet Guess yang katanyaaaa dia siyh 1 juta.. haha...percayaaa gak yaa.. hahah... )

Boong tapinya, tapi berapa pun harganya,...cewek gituh loh.. pasti lah suka-suka ajah, emang cewek suka banget yaa dikibulin... haha,, kecuali sayah! wkwkwkw..)

Dah, kumpul tuh berempat, saya uji kelayakan dulu motret, akhirnya lama di Burger King, motret-motret.. wkwkw... nanti pasti ku posting poto-potonya, karena potonya ternyata membentuk satu cerita.  hihi.. cerita norak amit-amit.. hahaha..

dah gituh di jalan keluar Pelangi, Haviz membuat Mutia marah dengan bercanda kelewatan, alhasil...ccaaayy... karena Bro Wahyu baik bangett deh, (sementara kayanya bro Haviz rada ogah-ogahan buat nganterin.. hahah) dia niat nganterin kita pulang ke kosan Mutia... lumayan... tadinya saya berencana balik lagi ke kantor, tapi karena udah jam 10, ya langsung ajah ke kosan Mutia buat tidur.. jam 3 pagi, kami berangkat bersama-sama ke kantor untuk Qiyamulail... Mutia dibonceng motor sama si Bro Wahyu dengan motor bebek.. sementara sayah duhhh,,, si Bro Haviz bawanya motor Ninja... susah gue! sakit bujur! belanjaan sayah titipin ke Mutia. akhirnya karena mampir di kosan Kak Milda-si Mutia minjem baju berenang muslimah-, saya minta tukeran sama Mutia... nah, kan garibet juga make rok musti di-bonceng pakai Ninja! duh... ribettt... mana gak pakai helm pula, untung ga ada polisi!
Gak lama, kami sampai di kosan Mutia... akhirnyaaaa,.. saya mauu tidurrr.. sementara Mutia ribet nyetrika baju dan packing.. wewhh, lieur liat Mutia, bajunya banyak banget yang mau dibawa.. langsung tiap kali dia mau ngambil baju lagi, saya bilang, "Mut... tuh buat apa?" hahah... kami ketawa-ketawa.. mentertawakan sifat wanita.. hahah...

Waktu Mutia lagi nyetrika, sayah nanya, "Mut, keresek biru celana gue-lo taruh di mana???"
dia jawab ada tuh deket tas... gituh.. sayah cari-cari... "Ga da, Mut..." trus dia ikutan nyari, dan.. triiing..."Si Bro!" wahhh...!!!

langsung si Mutia nelepon Bro Wahyu, "Bro.. lo melupakan sesuatu gak?"
di ujung telepon sana, si Bro bertereak kenceng "AAaaahh tidaaaakk" hahahah...

dah bisa nebak kan... ? akhirnya, celana panjang yang sudah dibeli, tidak jadilah dibawa... hahah... nasiibb-nasiibb.. tapi dengan berbaik hati, sayah dipinjemi Mutia-Kardigan rajut dia-yang gue emang suka banget model dan potongannya... menembus dosa dia.. wkwkw...

well...setelah itu...zzzzzz... sayah teparr..... tunggu kelanjutan critanya... Nuansa pulau Tidung dan Narsis-nya kami!

Wednesday, November 04, 2009

KAI.. againnn and againnn...

Sungguh sangat disayangkan, cinta kepada kereta, ternyataaaaa tidak berbalas cinta kepada penumpangnya.. untuk yang kesekian kalinya…. persinyalan di Stasiun Tanah Abang mengalami gangguan  alias RUSAK… meskipun ada jalur alternatif menuju kantor, tapi, duh… masa harus sesering ini? baru Senin kemarin pagi masalah.. selang sehari sudah terulang.. dan bakalan sering lagi?????

Para pelanggan kereta yang terhormat…. Ayooo kita suarakan suara kita kepada PT. KAI…. musti ada perubahan… !

skrg ajah kereta ekonomi sudah mulai ditiadakan, dan akan digantikan dengan Kreta rel listrik yang Express AC atau yang Ekonomi AC… harga tiketnya ajah berkisar dari 4500 - 8000 rupiah, apa itu kurang mahal? yang naik dalam 8 gerbong kereta mungkin 800 orang-an (dengan anggapan 1 gerbong berisi 100 orang/kapasitas full). ya ga?

hitung-hitung: 8000×800=  6,400,000.00 rupiah sekali jalan.

kan dalam sehari yang jalan ga cuma 1 kereta dan ga cuma 1 kali perjalanan… bayar listrik berapa? pastinya nutupp kan, Pak Bintang Perkasa? saya rasa, penumpang ekspress yang kebanyakan pekerja di jakarta, mungkin hampir semuanya bayar tiket.. karena taat peraturan dan sanksinya gede, dan diterapkan, sejauh mata saya memandang yaa..
kalau kereta ekonomi, kereta krl ekonomi yang harga tiketnya 1500 pun ditiadakan, barulah kusut masalahnya… karena yang menggunakan transportasi massal 1500 itu juga gak kalah banyak sama… dan banyak sekali yang ga punya tiket…. yaa, bayar di atas kereta, uangnya masuk ke petugas… ckckck…

well, ini masalah ini  bisa dibilang tidak/ belum berakhir… akibat dari sifat dan kebiasaan KORUP…. KORUPPPP.. KORRUUPP…. :(