Tuesday, February 16, 2010

Uluran Tanganmu, Sobt...

Sobtz Yusako, pagi ini saya membaca halaman ini dan sangat terenyuh.. Saya melalui postingan blog ini, hanya ingin mengetuk hati para blogger dan pembaca umum lainnya untuk membantu mengulurkan tangan demi kemanusiaan... Sesungguhnya, manusia pada hakekatnya hidup bermasyarakat dan saling membantu dalam kesulitan... Semoga kita semua dapat meringankan penderitaan Toriq...

Jakarta - Malang nian nasib Muhammad Toriq (2 bulan). Toriq yang kelebihan cairan di kepalanya ini harus tidur di Masjid sambil menunggu hasil pemeriksaan RSCM.....
Kami dari Cilegon, nunggu diperiksa tanggal 24 Februari nanti, sudah setengah bulan tidur di sini," ujar Ripah. (-dari detik)
Sobtz, ini informasi tentang penyakit yang diderita Toriq, dan banyak anak lainnya di Indonesia... (kalau bukan kita, siapa lagi????) 

Hydrochepalus is excessive accumulation of cerebrospinal fluid within the cranium. If persistent and progressive, it is treated by shunt insertion. Recently other methods of treatment were introduced and these will be discussed in the appropriate section.
About 30 years ago before shunts were available children with hydrochepalus, either died or left with severe disability. With the introduction of shunts procedures, hydrocephalic child can lead a reasonable normal life and normal life expectancy.

Hydrochepalus is described either as obstructive or non communicating and non-obstructive or communicating. This relates to the level of obstruction and whether CSF exits from the foramina in the roof of the 4th ventricle or is fully trapped within the ventricular system. Hydrochepalus is also classified as acquired when it is caused by acquired causes or congenital. In congenital hydrochepalus it is caused by either excessive production of CFS, blockage to the CFS drainage or reduced excretion into the venous channels.
Indonesia vers. 

Hydrochepalus adalah jenis penyakit yang terjadi akibat gangguan aliran cairan cerebrospinal didalam tempurung kepala. Gangguan itu menyebabkan cairan tersebut bertambah banyak yang selanjutnya akan menekan jaringan otak, khususnya pusat-pusat saraf vital. Tulang tengkorak bayi di bawah dua tahun yang belum menutup akan memungkinkan kepala bayi membesar akibat tekanan ini.
Cairan otak terletak di dalam ruang khusus yang disebut sebagai ventrikel dan diproduksi oleh sel-sel dalam ventrikel yang dikenal sebagai choroid plexuses. Jumlah produksi cairan tersebut pada manusia adalah 0,5 mililiter (ml) setiap menit. Cairan itu secara teratur diproduksi dan mengalir dari ventrikel satu ke yang lain, ke luar di sekitar otak, rongga sumsum tulang belakang kemudian di serap ke pembuluh darah balik. Pada keadaan normal, tekanan cairan CSF (Cerebro Spinal Fluid) untuk bayi dan anak adalah 40-50 mms. Penyebab Hydrochepalus sebagai berikut:
  1. Berlebihan sekresi CSF oleh choroidplexuses seperti kasus choroidplexuses papiloma atau karsinoma. Kasus ini termasuk langka dan jarang ditemui.
  2. Terjadi penyumbatan ke sirkulasi CSF. Ini biasanya terlihat pada koloid kista dan tumor ventrikel ketiga atau tumor hipotalamus. Penyebab paling umum adalah hydrochepalus obstruktif stenosis kongenital saluran air. Ada penyempitan atau penyumbatan lengkap dari saluran-saluran tersebut. Akibatnya pada anak usia dini dengan ventrikel berdilatasi adalah kepala menjadi besar.
  3. Tumor fosa posterior adalah penyebab umum obstruktif hydrochepalus karena penyumbatan ventrikel ke-4. Medulloblastoma, kista astrocytoma dan ependymoma semua dapat menyebabkan obstruktif hydrochepalus. Ini merupakan kondisi bawaan yang terkait dengan agenesis dari cerebellar vermis.
  4.  Penyempitan ruang sekresi CSF ke sinus vena yang disebabkan oleh jaringan parut dari vili arachnoid dan umumnya terjadi setelah ada kasus meningitis atau perdarahan.
So, apalagi yang kita tunggu.... kita coba bantu seikhlasnya yukk.... salam selalu!

6 comments:

  1. @ndop, iya, bung, sedih yah.. tapi info barunya kemaren RSCM udah kasih pengobatan gratis.. stlh terekspos media..baru deeh.. ckck..

    ReplyDelete
  2. Dah lama tak berkunjung,
    makin siip ajah...

    salam superhangat

    ReplyDelete
  3. @cenya95, makasih banget udah mampir.. jangan lupa buat balik lagi yaaakk.. hehe..salam balik penuhangat..;D

    ReplyDelete
  4. Akhirnya bisa mampir di sini juga :-D

    Semoga Torik mendapat bantuan yaa.. Oiya di link Detik koq nda disertakan alamat untuk membantu yah?

    ReplyDelete
  5. @Dhodie, sepertinya sudah digratiskan oleh RSCM, cuma kalau mau bantu kurasa langsung ajah datengin RSCM dan ketemu ybs.. :)

    ReplyDelete