Danboo

Danboo tuh kependekan dari Danboard, dibuat dari kertas karton board. Yang pertama kali mengkreasikannya adalah Azuma Kiyohiko seorang komikus serial manga Yotsuba

Do'a di Tahun Baru 2012

Sobat yusako... akhirnya bisa ketemu blog lagi.. :) Subhanalloh Allah masih memberikan kita kesempatan untuk terus meng-upgrade diri kita.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Pelajaran dari Dapur

Seorang ayah dan anak laki-laki nya sedang bercakap-cakap sore itu. Ayah nya menunjukan tiga benda yang ada di dapur. Ada wortel, ada telur, dan ada juga kopi.

Aku ingin hidup!

Aku ingin menghirup berupa-rupa pengalaman lalu terjun bebas menyelami labirin lika-liku hidup yang ujungnya tak dapat disangka. Aku mendamba kehidupan dengan kemungkinan-kemungkinan yang bereaksi satu sama lain seperti benturan molekul uranium

Friday, June 11, 2010

Potret Yusako ^_^

Sedikit narsis di blog sendiri boleh yaa.. Selama di tanah suci, saya hanya memiliki beberapa gambar yang ada saya nya- namanya juga tukang moto... (nasib..* hehe..) Edisi kali ini- poto saya yaa.. :D


 

Semoga berkenan, Sobtz yusako sadaya na... :D

Thursday, June 10, 2010

Nice Journey and Spirituality

Salaam Sobtz yusako.... keif hal? apa kabar semua? 
Kali ini yusako cuma mau sharing pengalaman umroh-nya... temen-temen yakinlah rezeki itu datangnya dari Allah, keberangkatan kita kelak adalah panggilan Allah, jadi jangan pernah menyerah pada keadaan... Itu kuncinya.. Perjalanan umroh ini adalah yang pertama buat saya. Alhamdulillah lancar... Bersama Sahabat Mulia Tours dan juga didampingi pembimbing kami yang kami hormati Ustadz Syuhada Bahri... Alhamdulillah, saya mendapatkan banyak wawasan tentang Islam lebih luas...
*sekalian promosi akhir bulan ini, tanggal 30 Juni 2010, buat Sobtz yusako yang punya niatan umroh bisa ikut rombongan Sahabat Mulia Tours, insya Allah-perjalanan umroh anda bermakna dan penuh nilai.. :) biaya mulai USD 1490, hubungi Noor Hedy di nomer 0811.96.911.2... 
Keberangkatan kami adalah perdana Sahabat Mulia Tours ( grup Arrayan Tours).. Karena kami berangkat bersama rombongan Majalah Alia Pesona Muslimah (yang sama-sama pemiliknya dengan Arrayan Tours), jadi teman-teman rombongan saya banyak yang sepantaran usianya. (ada sih yang udah ibu-ibu dan bapak-bapak,,, dan yang punya cucu juga ada.. hehe) Cuma, kami berasa muda ajah tuh..heheh.. Ya ga, temanku, Sahabat Mulia?? :D

Di rombongan ternyata banyak juga yang bawa DSLR. Awalnya saya jadi nyesel ga bawa, cuma setelah itu lupa..karena kembali ke niat: ibadah dan minta ampunan alias taubat. Alhamdulillah walau dengan kamera pocket, ada lah kenang-kenang-an nya.. *emang sih gambarnya tidak se-keren dslr ku, cuma kan ada mang Achan-potografer majalah Alia..hehe. nanti minta sama dia ajah poto nya.. :)) boleh ya, bang..? Hehe.. kemaren sempet ada temen yang kepengen liat photo-nya, katanya..biar tambah kepengen ke sana.. Hm.. boleh juga yaa dipasang di sini buat sharing...

Kota pertama yang kami datangi adalah Madinah. Di sana terdapat Masjidil Nabawi. Yang cukup ramai waktu itu, hanya saja, suasana di sana terasa lebih damai, nyaman, dan tenang. Setiap kali akan masuk ke dalam mesjid-setiap wanita diperiksa. No handphone with camera. No camera.

Di sana, rapi dan teratur. Shaf pria dan wanita dipisah. Pintu masuk ke Raudah pun dipisah. Bahkan sudah dipisah pun, perempuan juga sering rusuh dan berebut.. Tapi, rasanya lebih aman karena gak nyampur.. :)

Jadi pengen cerita mengenai Mekkah- Mesjidil Haram dikelilingi hotel berbintang yang besar-besar menjulang. Dan tak ketinggalan pusat perbelanjaan.. Jadi di sana, terasa sekali aura spiritual orang-orang yang berthawaf, berdo'a, membaca Qur'an dengan khusu', serta sholat pun dengan khusu'... Hanya saja, di Mekkah, laki-laki dan perempuan tidak dipisah bagian mesjid nya, tidak dipisah juga pada saat thawaf nya... Jadi terbayang kan bagaimana berdesakannya.... Ada lagi yang saya bertanya-tanya, kenapa sudah ada tulisan Zamzam only for Women atau Mahrujul Nisa, tapi di sana tetep aja banyak bapak-bapak nya... *ga ngerti deh.. pengen tanya ustadz ahh.. hehe*

Dan di luar mesjid, orang-orang berbelanja ini itu untuk oleh-oleh.. *kata ustadz, umroh itu gak berat, oleh-oleh nya yang berat..heheh* 

Tapi, terlepas dari keduniawi-an di pusat perbelanjaan, umroh akan sangat berkesan apabila memang sudah ada dalam diri seseorang untuk menyerahkan diri di rumah Allah... berthawaf, bersa'i,dan city tour membuat kita dekat dengan sejarah. Sejarah yang selama ini hanya kita baca dari buku agama atau pengetahuan Islam sajah... tergetar hati ini saat mengenang perjuangan orang terdahulu... Allahu Akbar! 

Oya,.. sewaktu kami melakukan thawaf sunah- lewat seorang laki-laki dengan kaos putih yang diberi tulisan dengan spidol: PRAY FOR GAZA... Dan saat itu saya merinding jua.. karena, saat itu, baru saja, kabar kapal kemanusiaan Marvi Marmara diserang Israel... Dan di sana-ada saudara kita dari Indonesia... 

Bagaimana perjalanan umroh menjadi bagian dari hidup kita yang membawa kita ke kehidupan yang lebih baik lagi... Dan itu ditentukan oleh diri kita sendiri.. :) Dan itu semua kembali kepada niat yang suci.. Okey gak, Sobtz Yusako?

Saturday, June 05, 2010

Peace on Heart, peace on earth

Subhanallah, perjalanan umro lancar dan diberi kemudahan Allah SWT... Syukron buat semua Sobtz Yusako yang setia menanti kepulangan yusako.. Hehe.. Makasih atas do'a nya yah....

Ada yang bertanya, lebih suka mana? Madinah atau Mekkah? Subhanallah yaa.. kedua nya tidak bisa disandingkan atau dibandingkan.. karena kedua nya memang berbeda.. Namun, suasana di Madinah memang sangatlah tentram, damai, dan tertib... Berbeda dengan Mekkah, kota yang tidak pernah tidur... Baitullah yang selalu padat oleh Muslim dan Muslimah dari penjuru dunia yang berthawaf... Pemandangan yang tidak akan pernah ada duanya, apalagi di negeri kita-Indonesia.

Tapi, negeri kita.. tanah subuh, makmur, pemandangan nan hijau, air laut yang hijau, dan langit yang berawan.. Maka, dari perjalanan ini, saya makin mencintai tanah air, cinta agama, mempelajari sejarah Islam dengan lebih baik untuk diri sendiri, untuk anak, dan cucu kelak... (insya Allah manfaat) dan bertekad menjalankan ibadah lebih baik lagi... Amin... :)

Wassalam Sobtz Yusako.. nanti dilanjutkan lagi ya...