Danboo

Danboo tuh kependekan dari Danboard, dibuat dari kertas karton board. Yang pertama kali mengkreasikannya adalah Azuma Kiyohiko seorang komikus serial manga Yotsuba

Do'a di Tahun Baru 2012

Sobat yusako... akhirnya bisa ketemu blog lagi.. :) Subhanalloh Allah masih memberikan kita kesempatan untuk terus meng-upgrade diri kita.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Pelajaran dari Dapur

Seorang ayah dan anak laki-laki nya sedang bercakap-cakap sore itu. Ayah nya menunjukan tiga benda yang ada di dapur. Ada wortel, ada telur, dan ada juga kopi.

Aku ingin hidup!

Aku ingin menghirup berupa-rupa pengalaman lalu terjun bebas menyelami labirin lika-liku hidup yang ujungnya tak dapat disangka. Aku mendamba kehidupan dengan kemungkinan-kemungkinan yang bereaksi satu sama lain seperti benturan molekul uranium

Wednesday, October 27, 2010

Sumpah Pemuda dan Bencana Alam


Yusako turut berduka cita atas musibah tsunami Mentawai, gunung Merapi meletus, bencana banjir di banyak tempat di negeri ini... Semoga keluarga para korban diberi kesabaran dan ketabahan oleh Allah SWT, Amiin....
Esok adalah hari lahirnya Sumpah Pemuda, dengan semangat kebersamaan, berbagi bersama, nasionalisme, dan patriotisme, Yusako mengajak teman-teman pembaca yusako.com untuk dapat berbagi secara nyata dimulai dengan membaca suratul Al-Fatihah untuk saudara-saudara kita di sana, serta memperbanyak dzikir dan istigfar. 
Apapun bantuan kalian bagi saudara kita di sana insya Allah akan meringankan kesulitan mereka,Sobtz..Untuk menyalurkan bantuan, para blogger bisa menyampaikannya juga melalui panitia pb2010+ di tanggal 30 Oktober di Epicentrum Walk.... Sobt Yusako... mari berbagi! karena dalam Sumpah pemuda telah tercantum ini:
 Sumpah Pemuda versi orisinal[2]:
Pertama
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
Kedoea
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.
Sumpah Pemuda versi Ejaan Yang Disempurnakan:
Pertama
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
Kedua
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Salam Yusako!

Vacation Lampung - Banten Part III

Jam 2 dini hari, bukan waktu yang wajar memang untuk masuk ke rumah orang. hahaha. Tapi apa boleh buat. Idah langsung tidur..saya? lagi-lagi nyamuk masih demen sama saya... tapi ga separah kemaren malamnya. Masih berusaha meng-convert gambar hasil jepretan yang dalam RAW ke JPG..cuma ternyata baterenya sudah low sekali..walhasil sekitar jam 3 an saya musti tidur juga... Subuh saya bangun dan solat Subuh..... dan melanjutkan tidur sampe jam 6..sementara jam 6 an-itu Idah baru bangun! Well...well...


Saya ingin sekali pulang pagi itu ke kosan.. mengingat cucian yang pastilah banyak karena belakangan saya lebih suka nyuci sendiri baju-baju yang rada musti dipisahin... tapi, Idah ternyata ga pengen pulang segera, bilangnya ikut sama kakaknya saja sore.. See?


Akhirnya setelah sarapan dengan ketupat sayur, saya diajak Idah ke alun-alun kota Serang. Ada apakah di sana? Ternyata setiap hari Minggu di sana ramai, mulai tukang jualan makanan sampai baju ada, ada juga permainan anak-anak, jualan panci, dan perabotan rumah tangga lainnya, serta tak ketinggalan yang olahraga.. pokoknya ramai sekali... Dan Idah pun ikut berburu jajanan perintilan mulai bros sampai hiasan mobil... =D
Liat-liat baju, Bu?!
Aksesoris Buat di Mobil
Anak-anak suka tanah liat
Lapak Sendal
Lapakku laku..untung banyak, Pak!?

Buku bacaan pun ada di sini..
Nasi Sumsum biasanya disantap bersama otak-otak bakar
Salah satu wisata kuliner yang saya cicipi hari Minggu itu adalah Nasi Sumsum.. Hmm.. waktu saya makan itu, kebetulan ga ada sumsum nya.. penampilannya seperti nasi bakar ibu yani.. =D pedes sekaliii..! 


Tidak mau lepas dengan kamera, saya mendokumentasikan kegiatan warga Serang hari itu.. Di salah satu sisi alun-alun itu terdapat monumen perjuangan masyarakat Banten.. patung berwarna ke-emasan dengan Garuda dan warna merah putih itu sepertinya menjadi hanya pajangan semata... Walau memang lokasinya dipagar, sayang, sepertinya tidak lagi dilirik masyarakat setempat, kondisi nya pun sudah naas, karena bagian monumen itu seperti tangan sudah tidak utuh, #kemanakah?? 
Monumen Perjuangan Banten

Di sebrang alun-alun terdapat kantor DPRD dan kantor bupati- yang dipenuhi spanduk! Dan setelah saya lihat dan ingat-ingat, di Lampung dan di Serang sama-sama jalanan utama itu banyak dipenuhi spanduk yang nempel di mana-mana.. baliho gede juga ada.. Hmm...cuma di Serang nampaknya lebih kurang rapi ketimbang di Lampung.. 
Ohhh ini toh Bupatinya & yaa yaa keluarga Atut!
Di ruas jalan utama itu, di posisi tusuk sate nya  terdapat kantor Gubernur Banten.. Wew.. saya selaku warga propinsi banten, baru kali itu tahu kantornya si Gubernur.. Hm.. menurut Idah sih, kantor itu bakal jadi rumah kediaman Gubernur..(kalau ga salah yaa..kebayaaang gedeee amiirrrr..)
Beginilah penampakan dari tengah jalan Kantor Gubernur..

Banten yang agamis terasa sekali dari tampilan muka kantor bupati yang dihiasi juga dengan hiasan berbentuk janur yang bertuliskan Muhammad Juga Allah... Serta di sepanjang jalan raya terdapat nama Asmaul-Husna dengan lampu-lampu hiasnya.. Manis deh.. 
Muhammad SAW
Asmaul Husna
Nampaknya Serang hari itu panas terik sekali.. saya dan Idah akhirnya pulang setelah muter-muter di sana.. Dan sampe di rumahnya Idah karena ga ada kerjaan.. malah tidurrrrr... zzzzz... gubragg.. liburan yang aneh.. Saya ga pengen tidur tapi dipaksakan buat tidur.. yaa sebenernya biar istirahat juga badan ya.. Sore harinya, barulah kembali ke Jakarta.... Finnaly!!! Dan.. sampai jakarta karena ga betah dengan cucian..saya langsung nyuci baju.. well... sampai jam 11 malam saya belum tidur, nunggu convert-an photo selesai dan tentu curhat pool ke Mr.Tuppi... sampai akhirnya kantuk pun datang... dan.... zzzzzz........... 


Liburan yang sangat nano-nano rasanya.. =D So far...saya senang dan senang... cuma masih kuraang lamaaa.. heheh.. belum ke pantai benerannya.. hehe.. Okey Sobt, nanti kalau yusako jalan-jalan lagi.. kuajak ya.. sampai jumpaaa.. Wassalam...

Vacation Lampung - Banten Part II

Jam 6, (hari berikutnya...tanggal 23/10) dari rumah Idah tanpa persiapan neko-neko. Sarapan? di pinggir jalan. Nasi uduk. Sambil menunggu bus menuju pelabuhan Merak... Ke Merak lalu, kami lanjut bergerak menuju loket untuk beli tiket naik ferry! Chayy, hanya 10ribu! Wew.. murah juga.. padahal nyebrang lautan yak.. wkwkw.. Nah, sampai di kapal, karena kami sama-sama baru pertama kali, rada khawatir. Pada saat pertama kali kami menuju ruang kelas ekonomi.. Duh masuk-masuk ajah udah gerah.. akhirnya kami pindah ke ruangan kelas II ber-AC.. lumayan, hanya saja bisa diitung jari memang- penumpangnya bapak-bapak. Khawatir lagi, biasanya sih saya berani ajah, cuma gara-gara udah dibikin parno dengan segala macem keripuhan di Lampung dan menyeramkan banyak premannya itu loh. Betee.. Jadi saya tidak bisa menikmati laut yang biru, cuma di dalam ruangan itu. Sepanjang jalan. Sesekali melihat lewat jendela hampaan air di Selat Sunda. 

Langit ohh langit...membiru-lah! Duduk sambil nonton televisi bersemut, lalu saya pun sempat blass ilang alias ketiduran. Pertama kali teman traveller saya mulai mengeluh, "Lama...bosan...", cuma dia juga ga berani keluar ruang ber-AC ituh. Jadi dia tidur lagi... Dua jam.. akhirnya alarm bunyi. Tanda kapal sudah akan merapat di pelabuhan Bakauheni. 


Saya segera keluar dari ruangan..mengambil posisi dekat pegangan kapal.. dan menyiapkan kamera saya untuk mengabadikan menara Siger dengan mata saya sendiri... Yeyyy, saya lihat Siger Tower-nya! Warnanya kuning bentuknya cantik... "LAMPUNG" huruf-huruf besar terlihat jelas meski sedikit tertutup pohon hijau nan rindang.. Alhamdulillah Sumatera!!! Lewat laut pula.. hihih.. pertamaxx.. =D
Siger Tower
Ternyata oh ternyata.. masang jembatan buat dari kapal nyebrang ke dermaganya manual banget loh.. seorang bapak mengendalikan kemudi, menggeser-geserkan kemudi, hingga jembatannya harus pas, dan kami bisa nyebrang.. ckckc.. masa sih hari gini... baru tau..
jembatan manual
Belum jelas mau gimana kelanjutannya. Sepanjang jalan saya berusaha menghubungi pihak yang kiranya bisa dikontak untuk menjadi guide.. orang pertama adalah kang Badra. (walau dia sih udah bilang kalau akhir pekan lembur, cuma yang namanya usaha..=D) Saya nyoba nanya-nanya spot apa sajah dan bagaimana mencapai ke sananya. Lalu..lamaaaa selang waktu, akhirnya dapat balasan. Di sela-sela waktu menanti balasan kang Badra, saya sempat menghubungi orang kedua Mas Booy yang baru beberapa bulan di Lampung, tentu saja belum tau jalan.. dia sudah terus terang bilang gak tau jalan, cuma sama nekadnya, 'Hayuu ajah', habis itu... dia juga ternyata lembur... sampai detik-detik turun dari kapal, saya baru dapat balasan arahan dari Kang Badra.. dan si Booy juga ngabarin kalau lembur nya udah selesai, jadi udah bisa balik ke mess.. Dan Kang Badra pun demikian..lemburan selesai karena site dalam status aman terkendali... Jadi mereka berdua available menjadi guide kami! Waah..alhamdulillah, saya selamat! \^,^/
Inilah jepretan yang berhasil saya abadikan sesampai di tanah Lampung..
kapal yang sedang melabuh

Sudah Tua

Saya ^^

Tuh bapak-nya!
Sampai di tanah Lampung, beberapa orang calo travel dan bus dalam kota siap nodong... nodong kita dengan berentetan pertanyaan mau kemana...naik ini ajah..naik ituu..  wedew..saya langsung telepon mas Booy.. akhirnya beranikan naik travel yang berupa mobil colt (seperti angkutan dari Bogor- Sukabumi..) dasyatnya, perjalanan di Lampung dengan jalan yang lebar dan dipadati truk segede-gede gaban #gedebanget.... tapi, asyik lah ngebutnya.. Hahah.. sempet gantian di jembatan yang putus, cuma tidak begitu lama sih... Dan sejam-an kami dalam colt itu sampai akhirnya kami diantar sampai tepat di depan PLTU TARAHAN... Wedew.. sampailah kami! dan saya sempat juga berpose norak di depan tulisan PLN nya.. dan ada petugas PLN yang lewat dengan mobil mau masuk site nya.. ngeliatin kami poto-poto dan senyum-senyumlah si bapak. hahaha.. #pasangbadakmodeon.

Gak jelas mau gaya teh..
Ga lama kami poto-poto depan site itu... breeem, dua motor datang.. mas Booy serta Kang Badra.. Ini kali pertama kami kopdar loh.. Selebihnya lebih banyak cela-cela-an di status fesbuk, blog, atau YM. wkwkw..  

Karena si Booy udah ga mandi dua hari... #bau! akhirnya dia minta waktu untuk mandi dulu di mess. Dan lumayan, karena kami belum solat.. maka, kami menumpang di rumah dinas Kang Badra. Tempatnya di seberang site itu.. #enaknya ngantor sama ngorok deket..heheheheh..

Komplek perumahannya masih sangat gersang. Berdebu. Kering. Aihh,, padahal di sekelilingnya laut nan jernih, gunung nan hijau mengelilingi.. sepanjang mata memandang deh pokoknya.. cuma hawanya tetep kering dan panas terik.. Begini tooh yang namanya Lampung.. #bersyukurtinggaldiserpong. Sebenarnya dekat Tarahan, ada pantai pasir putih, cuma saja, mengingat waktu yang terbatas, setelah disuguhi Kang Badra- Pupply Orange..segerrr...Booy juga datang, akhirnya kami langsung berangkat dengan motor berplat D (motor kang Badra) dan plat R (motor pinjeman lupa punya siapa..hehehe).. 
Kang Badrazamani, Rumah dan Motornya
Pertama kami melewati Pelabuhan Panjang- pelabuhan yang menjadi alternatif selain Bakauheni.. Oooh ini yang namanya Pelabuhan Panjang....Pelabuhan Panjang merupakan satu-satunya pelabuhan laut yang terbuka bagi pelayaran samudra dan luar negeri di Sumatera bagian selatan....  Di Lampung ini sepertinya sangat-lah terlihat konsisten dalam mengenakan atribut lambang propinsi, saya lihat di banyak bangunan, di jalan raya, di banyak tempat, lambang provinsi Lampung seperti ada di gambar Penghias Jalan Raya dan bentuk menara Siger. Baru sadar saya, di Jakarta ada ga ya bangunan yang pakai lambang METRO DKI JAKARTA.. hmmm... #mikir


Berikut beberapa hasil jepretan saya selama di perjalanan.. 
Berpose di depan Pelabuhan Panjang, PEACE!
Lokomotif Batu Bara 
Tarahan motion
Patung Gajah dan Tugu Adipura
Penghias Jalan Raya
Setelah itu, kami diajak ke tempat belanja oleh-oleh yang cukup terkenal, Toko Yen-yen.. Sebenarnya di sebelahnya juga ada Toko Suseno (yang pakai cap panda).. cuma yang rame banget di Yen-yen.. akhirnyaaaa saya dan Idah ikut berburu oleh-oleh di sana. =D 

Belanjaan di Toko Yen-yen

Booy dan saya bak orang bakal mudik
Dari sana, kami beranjak lagi menuju Pusat kota-nya.. tempat di mana ada tugu Adipura dan patung gajah nya itu.. Wew.. seru dan niatnya, kita berempat poto-poto di sisi jalan raya yang ramai siang itu. Akhirnya kesampaian juga ke pusat kota.. So far away from home.. =D  
Dari sana, kami sadar betul, perut sudah keroncongan... akhirnya Kang Badra membawa kami semua ke tempat makan Pempek 123 di jalan Sudirman- lebih dikenal dengan daerah Pahoman, kata Kang Badra mah. Ini dia penampakan nyammy pempek dan es kacang merah yang bikin kenyaang....

Setelah makan siang yang sangat telat dan malah pempek (wkwk), kami langsung jalan kembali menuju Tarahan.. ingin menikmati pantai di belakang komplek rumdin Badra.. =D pantai karang! hehehe, soale banyaknya batu cadasss.. cuma bolehlah, buat bergaya dan diabadikan... =D Habissss sudah jalan-jalan kami berempat hari itu.. Booy diantar pulang ke mess oleh Badra.. Ada kejadian lucu juga sewaktu saya dan Booy masih naik motor menuju ke rumdin Kang Badra, di jalan ada pengendara motor menyapa kami sambil berteriak: "Mau mudiik juga yaaa.. ituuu platnya R..." sambil menunjuk-nujuk ke arah depan (maksudnya mungkin ke pelabuhan Bakauheni)... Saya jawab: "Ga Pak... di sini ajah" (menunjuk ke arah PLTU yang sudah keliatan)... eh... si bapak menyusul kami... lalu berkata: "Mau mudik kan..itu plat nya R, Cilacapp...sampe ketemu di kapal!" hahaha.. Saya dan Booy ketawa, karena sadar bawaan oleh-oleh ku di kardus gede, tas ranselku juga gede, ditambah tas kamera.. rimbil lah.persis kek orang mau mudik.. wkwkwk.. Lucuuu ajeeeh.. 


Saatnya pulang, kami menunggu di depan site PLTU untuk menyetop travel.. cuma dasarnya emang ga tau.. ternyata travel yang mau ke Bakauheni itu bentuknya bisa mobil biasa dengan plat ga selalu warna kuning. Dan mobil yang mau ke Bakau pasti ngasih tanda dengan mengedip-ngedipkan lampu dan memberi klakson.. Ga pakai kenek. Yaa mana kami tau... hahah.. Sampailah Kang Badra menemani kami nunggu mobil, ada avanza lewat dan menawarkan.. kali ini kami langsung beranjak segera. Karena sudah sore... jam 4 sore. Oya ini pose kami di pantai belakang rumdin-nya Badra:
Automatic Jepret. Kamera di atas batu. =D
Serasa punya lensa fish eye
Pose Booy bersama 2 traveller

Jejeran rumah dinas pegawai dan PLTU
Dan sebenernya Idah udah was-was karena ga mungkin kami sampai di Merak apalagi di Serang sebelum Magrib. Mobil kami cepat melaju, mendahului truk-truk lelet berbobot over.. lalu, stuck di antrean yang panjang di jembatan yang ambruk.. saking lama nya dikasih giliran jalan, mobil kami menyerobot ke kanan...Di hadapan nya sudah berderet truck mau lewat..sadiiiss.. Deg-deg-an tapi saya alhamdulillah percaya saja sama sopirnya.. 

Sementara Idah sudah streess.. Duh, saya makin kebebanin. Haloo.. ini kan acara jalan yang disepakati bersama, dan dijalanin bareng...cuma koq ujungnya, begini yaa.. enjoy ajah siih... Kami sampai 2 jam di jalan. Well, jam 6 baru sampai di pelabuhan.. dan waktu beli tiket, saya tanyakan ke petugas kapalnya berangkat jam berapa.. ternyata berangkatnya masih lama.. 1,5 jam lagi! hahahahah... makin menjadi-jadi si Idah... ckckck... dan saya makin pusing dibuatnya.. Lalu, jam 7.30 an, kapalnya akhirnya sih jalan.. tapiiii... 2 jam diam di tengah laut kemudian. Padahal sudah dekat Merak. Hikss.. katanya gara-gara dermaganya antre.. Wew.. Karena bosan dan dia pengen ngemil, akhirnya dibukalah satu bungkus kemplang-nya... =D Sudah jam 11 saat Idah merengek di telepon ke Bapaknya, "pengen pulang.... cuma bla..bla..blaa.." 

Boo.. plis deh.. kalau saya jadi kamu, Dah, saya tidak akan merengek seperti itu. Justru saya tunjukan kepada orang tua saya selamat dan alhamdulillah dapat rintangan yang musti dihadapi... Hmmmm... cuma ini Idah memposisikan dirinya merana dan kasian sekali.. Duh, saya makin pusing..mual, dan pengen nangis.. Saya melihat ke jendela saja..memandangi air yang terpantuli cahaya bulan purnama dan daratan dengan lampu-lampu darmaga berkelap kerlip..

Setelah itu Idah tidur lagi... Sementara saya terus terjaga. Mana bisa saya tidur. Saya cuma ingin pulang. Sejam kemudian (jam 12 malam) kapal barulah merapat ke dermaga... orang sudah penuh sesak ingin cepat keluar..  *Dalam hati, si Badra sama si Booy ngomongin soal di kapal 4 jam!!! rgghh..hehehehehehe... 

Alhamdulillah ya Allah,.. Ibu-Ayaaah, kk akhirnya di darat lagi! (cuma teriakan dalam hati)... Satu jam kemudian kami menunggu jalan bus menuju Serang.. Akhirnya jam 2 pagi hari Minggu- kami baru sampai lagi di rumah Idah. As u can guess... perasaan campur aduk.. dan saya belum tenang. saya pengen pulang ke kosan. 


*Oiyah, barangkali yang baca blog saia belum kenal Kang Badra dan Mas Booy berikut garis pertemanan kami..
tentang Badra: Badra-pertama kali saya denger namanya dari Mr. Tuppi saat KP di kantor ayah. Mereka satu almamater di kampus gajah duduk dan angkatannya pun sama... Setelah itu, ternyata dia blogger juga, cek di sini. Orangnya sangatlah percaya diri akan ke-kasep-an diri sendiri dengan memamerkan KTP serta nomer hape di laman muka blognya. Ga lama bekerja di salah satu kantor di kawasan Puspiptek, dia berpaling ke PLN... Ditempatkan di Pembangkit SUMSEL, di Tarahan-tepatnya.Sudah setahun-an mungkin dia di Lampung...Dan intinya begituhlah... cek sajah blog nya yah! =D
tentang Booy: Brilian Booy namanya, disingkat bboy.. Dia ini teman satu angkatan OJT PLN yang sama dengan Mr.Tuppi. Jurusan kuliah sama, cuma kalau Booy anak swasta terkemuka di Jakarta, Mr.Tuppi dari gajah duduk. Waktu penempatan mereka pisah, Bboy ke Tarahan sementara My Tuppz ke Bungus... Waktu dulu pendidikan mereka sekamar jadi cukup dekat..Maka kenalanlah juga saya dengan si bboy... :D 


** Soal ongkos travelling kali ini, lumayan murah, yang rada mahal ongkos oleh-oleh dan ntraktir makan para guide nya..wkwkwk... Yang dalam kurung berarti dibayarin Idah.. =D pengeluaran tanpa oleh-oleh dan makan bersama 3 orang lainnya hanya 97.500 IDR loh.. :D


22/10 taxi Sebud-Slipi  =   (27.000,00)      
bus ASLI PRIMA eko AC =   (17.000,00) 
angkot dari patung-rumah idah = (2.000,00) 
23/10 angkot dari rumah ke kampus  =  (2.000,00) 
makan pagi nasi uduk  =  4.000,00 
kampus ke merak  =   5.000,00 
tiket kapal + kelas AC (5000)  = 15.000,00
travell Bakauheni-Tarahan   =  35.000,00 
keliling Lampung gratis               -   
oleh-oleh di YENYEN = 123.000,00 ^-^ 
makan 4 orang di Pempek 123 = 114.000,00 :( wkwkwk.. 
naik travel Tarahan-Bakauheni  =   25.000,00 
naik kapal +kelas AC (8000)   =  18.000,00 
24/10 bus merak-serang (2 orang)  =   20.000,00 
taxi patung-rumah idah  =  10.000,00 
kentang goreng (laper)   =  13.500,00 
Total = 334.500,00 

Vacation Lampung - Banten Part I

Sobtz!!! yusako punya perjalanan seru yang serasa nano-nano sekali... pengalamanku pertama kali menginjak tanah Sumatera (walau cuma di ujungnya: Lampung). =D  Sebenarnya udah lama banget punya niatan keliling Indonesia, yaa.. pengen banget memulainya dengan segera.. sayangnya suka terbentur waktu dan budget travelling nya terbatas..=D

Kebetulan saya punya teman kantor, Miss Idah yang rumah orangtuanya di Serang, Banten. Pulang kantor hari Jum'at (22/10) yang lalu hujan deras... Namun, tidak menyurutkan semangat saya untuk berangkat.. (memenuhi rasa keingintahuan rasanya naik kapal ferry dan menghilangkan rasa penat kerja =D) jam 8 malam, saya dan Idah menumpangi taxi burung biru menuju daerah Slipi- khawatir kalau naik 213 yang penuh dan banyak copet. Sampai di sana, bus menuju Serang berjejer memang...

Tidak begitu lama, sekitar 2 jam tidur (ituh lama kaleee)- akhirnya sampai di Patung, Serang. Turun di sana, lalu kami nyambung angkot ke rumah Idah.. Sampai-lah kami di rumah Idah... Malam itu, rasanya saya mengalami perngalaman bersejarah yang ga akan terlupakan, karena saya tidak bisa tidur sepanjang malam! Karena apa? karena (jujur saja) saya dimakanin nyamuk! Dan saya sudah tau kenapa. :)

Sementara Idah ngorok tidur pules.. gue masih pusing ga bisa tidur lalu saya tiba-tiba ingat sesuatu.. Saya pakai kaos warna hitam! lalu, saya ingat juga membawa kaos warna pink.. segeralah berganti kostum.. dan berdo'a.. dan benar saja! si nyamukurangasem sedikit berkurang untuk ngiung-ngiung di telinga... Tapi kaki saya udah pada gatel-gatel dimakan nyamukurangaram.=( Ternyata nyamuk takut warna pink! haha...

Buru-buru saya merem dan merem...  zzzz... dan datanglah Subuh. Segera saya solat dan mandi, wuihh... bahkan saya tidak bisa menikmati air pagi itu.. e_e karena saya ga bawa sabun cair dari kosan..wkwkwk...  (nemu sabun bayi punya ponakan si Idah, ya terpaksa ajah pakai ituh...) Sudah beres mandi dan solat, dan Idah masih tidur.. ehhmmm #buangnapaspanjang

Sekitar jam 6 kurang-an kami baru siap berangkat. Dan Idah tetep ga bilang ke ortu nya kalau kami mau ke Lampung. Parahnya saya ga boleh sama sekali bicara soal Lampung juga di rumah dia dari semalamnya. yaa. yaa.. yaa.. Dari awal udah beban juga "bawa" temen tanpa dapat izin.. ya sudahlaah.. 

Monday, October 25, 2010

Quick Post

Senin: saya pengen sekali segera memposting vacation saya bersama Idah, serta kang Badra dan Mas Booy di Lampung wiken kemaren, hanya saja... tiba-tiba hardisk eksternal harta saya yang sangat berharga dan satu-satunya... minta diformat ulang! HADUUUUUUUUUUUUUUHH, PANIIIICC, soale saya sudah tidak punya lagi kompi jadul saya selama kuliah, daaaaannnn dataku semua di sinii.. sekarang masih di kantor, selain terjebak hujan yang deras.. tentu saya menunggu back up 138 GB! kapan akan selesai, Ya Allah.. 

Friday, October 22, 2010

Bagaimana Bersaudara?

Di luar sana, saya tau pasti kamu bukan seorang diri di dunia ini yang memiliki permasalahan dengan saudara kandung- tapi saya juga tau kamu yang sedang baca tulisan ini mungkin adalah saudara kandung yang sangat bersahabat dan bahkan sangat akrab satu sama lain. :D Yusako sok tau yah.. Cuma postingan ini diawali dari sebuah kasus.. haha.. bahasanya sok serius.. 

Okey, daripada panjang lebar. Saya punya temen sekantor- perempuan- sebut sajah namanya Miss. Ginju Ungu (yang kemudian di tulisan ini saya sebut dengan GINU).. Nah, Miss Ginu ini bisa dibilang temen saya yang cukup dekat belakangan. Belajar berteman memang tidak semudah teori-teori yang ada di buku-buku mengenai pandai komunikasi verbal, tentang perasaan, buku-buku tentang apa sajah lah.. 

Kalau buat saya tentu saya berteman berarti mengenal seluk beluknya teman kita. Kita tidak cuma temenan saat ga punya uang (saya punya cerita tentang yang satu ini juga..di postingan selanjutnya yak), lagi sedih (temen musti dengerin curhatan dan lebay-an kita), teman bukan soal itu.. 

Sekarang kumulai critanya.. Ginu punya seorang kakak- tepatnya seorang perempuan yang sama-sama tinggal di Jakarta. (dia punya satu kakak lagi di kampung halamannya, tidak bekerja, hanya menjadi penungu rumah dan orang tuanya)... Nah, kakak nya si Ginu sebutlah namanya Kinu! Kinu seorang ibu dari seorang bayi laki-laki dan tentu saja seorang istri dari seorang lelaki.. (Kinu dan suami, serta anaknya menjalani hidup berkeluarga jarak jauh, keluarga sabtuminggu: Kinu di salah satu KAP terkemuka di Jakarta, suami-nya bekerja di salah satu bank plat merah di daerah gituh, masih Jawa Barat, cuma ya lumayan jauh, dan anak mereka dititipkan ke orang tua nya di daerah Banten... )

Nah loh.. saya ga ngerti keluarga apa yang seperti itu namanya... #gelenggeleng kepala. Hanya saja, itu bukan urusan saya dan kurasa cukup tahu saja kalau yang seperti itu tuh ada.. Dan bagaimana saya mengambil pelajaran dari hal itu.. 

Lanjuuutt.. Nah, ketidaksenangan saya kepada Kinu bukan hal yang tiba-tiba.. suatu ketika... Ginu, teman saya itu memberitahu saya kalau kosannya yang seharga 850ribu/bulan (tanpa AC), cukup kemahalan..dan dia mau cari kosan baru. Hanya saja,  kakaknya berkata begini; "Kamu gak menghormati saya kalau cari kosan sendiri"...

Lah saya bingung setengah mati dibuatnya. Kukira ada yang salah dari curhatan Ginu. Tapi ternyata benar saja.. Si Ginu boleh ke Jakarta, ngekos, tapi harus sama KAKAKnya... Lalu, kakaknya melahirkan anak.. saat itu Ginu teman saya sibuk nyari kontrakan baru buat mereka berdua. Tadinya mereka ngekos dengan pisah 2 kamar bersebelahan. (Aneh ga sih???) dan Ginu tetap bayar kosan sendiri dengan gajinya.. Si kakak, ya tentu saja bayar sendiri.. tohh tentu saja gajinya sudah selangit.. (dan lagi hidup mereka juga sedikit sekali bersinggungan, Ginu bangun tidur, kakaknya baru pulang, Ginu berangkat bekerja, kakaknya masih tidur..)

Selanjutnya setelah sibuk cari kontrakan.. dapatlah 1 rumah kontrakan seharga 15 juta setahun. Dan setelah itu... Ginu teman saya menempatinya sendiri, karena Kinu masih cuti melahirkan. Sendirian di sebuah rumah kontrakan..ngurus ini itu sendiri.. sampai kakaknya masuk kerja lagi..(kontrakannya2 lantai.. capeek boo ngurusnya kek nya, saya pernah semalam ngindep nemenin Ginu) 

Dan apa yang saya ketahui tentang hubungan keluarga Ginu dan Kinu??? ANEH. hubungan yang aneh.. hubungan yang gak lazim buat saya (mungkin tidak aneh buat si Kinu- orang yang kek gituh kayanya susah buat sadar,-_-). Hm.. Ginu sangat penyabar.. Di rumah itu, mereka tidur sekamar, di kasur kapuk tanpa ranjang.. BERBAGI! padahal, banyak kamar di kontrakan itu. Yang beres-beres kontrakan, yang nyuciin baju, yang ngepel, yang nyiram tanaman juga Ginu-teman saya yang murah senyum itu. 

Lalu... setelah itu.. saya pernah jalan saya Ginu ke sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta, dan kakaknya juga sedang menuju kontrakan.. Tapi karena tau kami masih jalan, dia ga berani pulang duluan ke kontrakan mereka.. Jadilah dia nyusul kita (lebih tepatnya kami dipaksa bareng dia!),... kami janjian di suatu tempat, kami nunggu dia, cuma si Kinu ga keliatan, jadi saya dan Ginu jalan lagi.. pokoknya, trus setelah itu si Kinu neleponin Ginu dengan nada tinggi.. kami ditunggu di METRO! oppss (nyebut merek).. kita buru-buru ke sana.. dan malas banget liat tampangnya si Kinu.. masa kita datang bukannya gimana kek.. ini malah marahin temen gue si Ginu, depan gue! 

Karena saya dan Ginu belum Magrib-an, kami mau ke musholla. Kinu bilangnya udah solat.. sambil alesan musholla nya ga enak, kotor, dll.. cuma musholla yang saya tau enak dan khusus cewe.. Dan saya langsung menuju musholla bersama Ginu.. sampe di sana saya protes sama si Ginu, "Ihh kakak lo males banget deh gue!"

Setelah wudhu dan mau solat, tiba-tiba badan saya kesenggol kenceng dan orang itu solat di sebelah gue.. taunya pas udahan solat saya baru tau tuh orang kakaknya si Ginu.. Pikir saya: tadi katanya udah solat.. 

Saat itu saya sudah ga respek sama kakaknya. Habis solat, kami makan. Dan kejadian selanjutnya akan membuat kamu semua tercengang (bagi Sobtz yusako yang hatinya peka.. :D).. Ginu disuruh ambilin sendok dengan nada kasar dan nyuruh.. depan gue! terus terang saya yang bukan adiknya ajah sakit hati.. 

Semenjak itu, saya berharap ga pernah lagi ketemu orang seperti Kinu... Dan semoga saja saya diberi kesabaran seperti Ginu dalam menjalin tali persaudaraan.. Nah, Sobt... dari kisah yang saya paparkan tadi.. saya jadi bisa membuat sebuat kesimpulan sementara.. Menjadi kakak dalam persaudaraan tidak harus menjadi "bossy" atau bahkan diktaktor. Cobaan terdekat adalah memang dari keluarga sendiri, menyikapinya memang dengan banyak cara. Tapi kalau buat saya yang juga merupakan kakak dari 3 orang adik saya, saya tidak perlu melakukan hal seperti Kinu lakukan apabila meminta tolong (misalnya), prinsip yang ditanamkan orangtua saya: apabila masih bisa dilakukan sendiri, ya lakukanlah. Lalu, masing-masing dari kakak beradik tentulah punya privacy dan kehidupan masing-masing, di keluarga saya, orang tua tidak membatasi kalau adik saya mau pergi di mana musti sama saya, atau sebaliknya.. Semua pasti punya jalannya masing-masing, hanya kita sebagai saudara punya andil untuk kasih masukan yang baik.. 

Saat ini saya juga sedang belajar untuk bisa dekat dengan adik-adik saya, karena sejak SMA (sekolah di Jakarta), kuliah (ngekos di Depok), dan sekarang kerja (kos di Jakarta).. waktu bareng sama adik pun kurang. Apalagi sekarang juga, adik saya sudah pada mencar.. Nah, tantangan bagi saya bagaimana buat tali persaudaraan kami biar bisa kuat! Saling mendukung dan membangun satu sama lain, dan juga jadi sahabat yang baik untuk masing-masing dari kami. #pengenbanget! So, bagaimana bersaudara ala kalian, Sob Yusako?

Tuesday, October 19, 2010

I'm Joining Photo Contest on PB2010

Sobtz Yusako.... ! yusako ingin berbagi sesuatu... beberapa minggu belakangan kan pendaftaran photo contest nya Pesta Blogger 2010 sudah dibuka.. untuk itu, walau yusako  tidak aktif di komunitas.. yusako kepengen ikut partisipasi di ajang ini.. sebenernya yusako terdaftar di komunitas IBSN dan Blogor.. cuma, belum pernah kopdar.. Ya Amyuuunn, sejak lama kusadari aku telah lama kehilangan dunia perbloggeran.. wkwk.... semoga ajah di pesta blogger tahun ini, yusako bisa menjalin silahturahim sama temen-temen blogger! Amiin..
Nah.. ini yusako mau posting gambar pilihan yusako yang diikutsertakan di lomba tersebut... nampaknya banyak photo-photo bagus yang ikutan (terakhir telah masuk 103 gambar, banyak juga yaa...).. Dan dudulz nya saya koq pas saya aplod gambar saya terlalu kecil sehingga pecah di web pb2010 itu.. walhasil saya berharap semoga panitia mengecek e-mail repost saya.. biar bisa masuk penilaian.. :D yaa paling ga dapat nilainya dari Master Kristupa Saragih, Arbain Rambey, dan Jerry Aurum. hihihihi.. 

Sudah sempet telepon ke sekretariat panitia dan bicara kepada Miss Snezana Brodjonegoro alias Miss Nena- kalau poto yang di web blass banget kotak-kotak-jadi yusako kirim ulang via e-mail: gambare blass buyar.. wess bingung deh aku pas gambar itu nampil di laman poto contest nya..hihihi) Mohon kritik dan masukannya yak... :D

Gadis Penenun

Kami Pramuka Indonesia

Sore di Dusun Sade
Mohon maaf yaa, Sobtz itu watermark nya rada mengganggu karena keterbatasan program.. maklum.. di starter 7, jadi lemot kalau ada install-an editor putu2.. (jadi biasnya nge-watermark juga meng-edit di kantor.. hehe) :D makasih Sobtz yusako udah mampir di sini! sampai ketemu yak! :)

Ayat of the Day

"Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah (Al-Qur'an) dan melaksanakan salat dan menginfakan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangannya tidak akan rugi, agar Allah menyempurnakan pahala-nya kepada mereka dan menambah karunia-Nya. Sungguh Allah Maha Pengampun, Maha Mensyukuri."(Q.S Fāṭir: 29-30)




-gambar pinjem di sini-

Antara Uang, Jabatan, & Wanita

Kali ini yusako lagi kepengen share soal film teranyar (halah..) nonton WS awal bulan Oktober (gratis OVIS-blitzmegaplex) hihi- dan film EPL (Eat Pray Love) kemaren malam sama Miss movielover Idah... 

Sudah pada nonton Wall Street (Sebut: WS)?- Film ini cool punya.. ya main saham gituh deh, cuma tokoh utamanya yang juga pernah main di Transformer, Shia LaBeouf- itu keliatan emang "sangat muda" untuk menjadi pialang saham sukses.. Maksudnya dari tampangnya yang ABG sekali, cuma emang cool(kas) sih. . Perannya sebagai cowok ganteng dan pinter bernegosiasi bikin orang di sekelilingnya terpukau, walau pernah juga dia mengalami jatuh bangun yang tidak mudah.. 

Kalau menurut saya sih.. film ini musti di bawah pengawasan orang tua. Tidak untuk anak ABG di bawah  17 tahun. Haha.. maksudnya sih yang ngerti istilah ekonomi lebih ngerti pastilah. hahah.. Soale, mulai istilah sistemik (yang kata-kata itu "dipopulerkan" Sri Mulyani dulu..hehehe) sampai ke perintil-perintilan nya bikin pusing lah kalau kelewat dikit ajah, bakal gak ngerti.. Alurnya cepat dan naik turun, kehidupan nampak sangat dipenuhi keterburu-buruan, ketidaknyamanan hati, dan yang jauh dari ketentraman hidup, dan sangat hedonis bisa dibilang.... :D

Jauh berbeda dengan film drama Julia Robert! (film yang sudah ditunggu-tunggu olehku dan Idah pastinya). Saya sudah baca bukunya taun 2007 akhir..(sekarang bukunya telah berpindah tangan peminjam dari Riyan temen kosan ke Mba Ana teman kantor..hhihi.) Semalam saya nonton bareng Idah. (ini kali kedua Idah nonton, huehue..siapa suruh nonton duluan, kan kalau aku mau nonton pasti nyari temennya yaa dia.. kalau dia mau nonton yaa nyarinya aku..ehehe..) 

Film EPL alias Eat Pray Love, yang diangkat dari novel Elizabeth Gilbert nyukup nyaman. Alurnya (yaa drama banget deh) slow but sure... Kisah tentang pencarian jati diri.. Memang ujung-ujung nya kembali ke "Tuhan"... hakekatnya, manusia akan selalu mengadu kepada TuhanNya akan segala permasalahan hidup... dan di kedua film yang sayang telah nonton itu ada kesamaannya: Masalah manusia hidup yang berupa godaan uang/harta, jabatan/pekerjaan, dan wanita/laki-laki... dan lain-lain (tentunya..hihi) :D Kalau menurut kamu gimana, Sobtz? :)

Rada sempit sih saya menarik kesimpulannya, cuma kan namanya juga komen pribadi ya kan? Pada akhirnya, manusia mendambakan hidup dengan cinta, ketenangan, dan kebahagiaan. Mencari kebahagiaan seharusnya memang tidak melulu harus dengan kita berpindah secara fisik (misal di film EPL itu, si Liz pindah dari benua satu ke balahan dunia lainnya hanya untuk mencari kebahagiaan sepenuhnya..) padahal kebahagiaan datangnya adalah dari hati.. (jadi inget Ketut, kamu masih tersenyum dari hati..) Well, Sobtz.. sepertinya itu sajah dulu dari saya.. :D   happy watching movie!

nb: visit Indonesia yuks..! Cukup seneng deh karena liat negeri kita (meskipun cuma Bali-nya) jadi tempat maen aktris-aktor kondang kelas dunia, dan ga ketinggalan sangat puas dan bangga juga dengan peran Ketut Liyer yang dimainkan oleh Hadi Subiyanto dan Christine Hakim sebagai Wayan di film ini.. ;D 

Saturday, October 16, 2010

LBUS

Sabtu yang sungguh melelahkan, Sobtz... Hari ini yusako mengikuti pelatihan LBUS di LPPI... dari jam 8 pagi hingga jam 6 sore tadi.. Syukur alhamdulillah pulangnya dapat tebengan teman kantor.. :) kalau gak, mungkin saat ini belum sampe rumah... berhubung saya sangat capek.. saya cuma mau apdet ini dulu yah. maaf Sobtz.. met bubu yaa semua..









Friday, October 15, 2010

Ayah, dokter, dan rumah sakit


Kemarin ayah saya menjalani operasi bedah hernia di salah satu Rumah Sakit Islam dibilangan Cempaka Putih. (huheuheuhe.., itu mah sama ajah disebutin juga yak..)  Sebenarnya saya ga mau nyebutin nama-nama rumah sakit, takut jadi masalah sama rumah sakit.. saya hanya ingin sharing informasi ajah........

Sejak 10 tahun yang lalu, sebenarnya ayah saya sudah pernah merasakan keluhan yang diduga hernia... Sempat pula berobat ke dokter ini dan dokter itu, bahkan sudah masuk ruang operasi di salah satu rumah sakit pemerintah di bilangan Fatmawati, namun, gagal dioperasi.. (bayangkan, Sobtz.. sudah di ruang operasi, pasrah, taunya ga jadi ajah gituh..) katanya dokter, tidak ada diketemukan si "benjolan". Akhirnya.. orangtua saya pun pulang ke rumah.

Setelah itu..kadang kala memang terasa sakitnya.. hingga beberapa waktu belakangan ini. Mungkin bisa jadi dikarenakan kelelahan bekerja.. Walhasil singkat cerita, orangtua saya berobat ke dokter internis dekat rumah. Hasilnya disebutkan hanyalah
lipom. Hanya saja sakitnya makin sering timbul. Maka, dengan pertimbangan jarak, ayah berangkat pagi-pagi ke salah satu rumah sakit di bilangan BSD.. nomer antriannya tentulah nomer kecil.. namun, hingga siang, ayah belum juga dipanggil sementara.. pasien lain yang nomer belasan bisa masuk dnegan mudah ke ruang periksa. (demi tidak membawa hal SARA, saya tidak menjelaskan rinci siapa pasien-nya, dan di mana rumah sakitnya).. Namun, perlakuan itu tentulah membuat ayah saya kesal. Akhirnya, ayah menuju rumah sakit selanjutnya... masih dibilangan Serpong, kali ini di rumah sakit yang dulu pernah punya seteru dengan Ibu Prita.. Dan di sana..ternyata dokternya ga ada yang praktek hari itu. Ayah yang sudah sangat kesakitan, membawa mobil sendiri, lalu pulang. Dan tidur- menahan sakitnya. Sore harinya, saat ayah masih tidur, ibu menerima telepon dari rumah sakit E yang bilang ayah disuruh datang periksa, tentu saja lah ibu kesal dan tidak akan datang.. karena perlakuan rumah sakit itu sungguh mengecewakan.

Keesokannya- hari Selasa lalu, ayah saya langsung bilang sama ibu untuk mem
packing pakaian dan siap-siap, dan akhirnya orangtua saya menuju Rumah Sakit Islam Cempaka Putih. Walau jauh dari rumah, tapi.. ayah pernah ketemu salah satu dokter yang sempat memeriksa adik saya, Isan- yang juga kuliah di fakultas kedokteran Universitas Muhammadiyah- saat kena abses... Karena ada rasa percaya dan nyaman saat berkomunikasi dengan dokter itu, akhirnya, ayah langsung memutuskan ke sana. Alhamdulillah penanganan-nya di sana sangat cepat..
Kronologis:
Ayah saya datang dan masuk lewat UGD. Saat turun dari mobil dengan ditemani ibu saya... seorang ustadz datang menghampiri dan memberikan beberapa pertanyaan dan semangat, serta do'a.. (Subhanallah, Alhamdulillah.. ayah mendapat tempat yang baik untuk berobat, insya Allah..)

Setelah itu, karena ayah saya seorang pegawai negeri- maka memakai ASKES. Dan inilah menurut penuturan ibu saya, penanganan pasien dengan ASKES di sini luar biasa. Tidak ada dibeda-bedakan, tidak ada yang namanya antrean nya dipisahin (seperti yang terjadi di RS. F yang awal ayah saya periksa 10 tahun lalu..-sangat jauhh sekali perlakuannya).

Selain itu, saat melakukan administrasi ruang rawat inap. Ibu pun mengatakan pada saya kalau beliau disarankan oleh adminnya- karena kami pengguna ASKES- "Ibu, di kelas 1 ajah, tidak perlu di VIP, jadi ibu tidak perlu nambah biaya lagi..." (tergantung golongan PNS nya, katanya...).. Alhamdulillah, ibu makin nyaman. Karena, selain merasa mendapatkan hak-nya sebagai keluarga pasien, juga kepedulian pihak rumah sakit.

Terakhir...Alhamdulillah, saya ke rumah sakit 2x.. pertama sebelum ayah dioperasi.. kedua tadi pagi- setelah ayah dioperasi. Dan apakah yang saya temukan tadi pagi? Seorang ustadz dengan baju rapih (seragam PDL gituh..dan peci, juga dilengkapi
nametag namun terbalik jadi saya tidak bisa tau siapa namanya) datang ke ruangan..untuk menanyakan keadaan ayah saya pasca operasi.. setelah itu, ia mendo'akan ayah.. tidak begitu saja, sang ustadz menuju laki-laki yang dirawat inap di sebelah ayah saya.. Dia juga mengungkapkan hal yang sama, mengajarkan bacaan do'a, dan mengingatkan agar tetap shalat dengan segala cara (apabila sakitnya terasa)..dan lainnya..

Memang hal seperti ini diperlukan untuk kondisi psikis pasien.. (jangan malah rumah sakit liat orang pakai ASKES, langsung dicuekin.. dibuang, diterlantarkan..) Ayah saya sudah dioperasi... dan hari ini belajar jalan normal dan bangun dari kasur..(kata ayah, persis penganten sunat :D )

Nah, Sobtz, maka dari postingan-ku ini.. saya mau sharing betapa menemukan rumah sakit dan dokter yang "pas" memang itulah cobaan, namun, tetaplah berikhtiar,
Insya Allah, Allah menunjukan jalannya... Cobaan itu mungkin penguji kesabaran...dan kesabaran itu juga penggugur dosa-dosa.. (karena kesabaran kita dalam ujian diberi penyakit, bukan begitu, Sobtz? Semoga Sobtz Yusako semua dalam keadaan sehat wal afiat. Amiin Ya Robbal a'lamin.. 

crdphoto: pinjem di sini

Ayat of the Day

"Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Tidak ada seorang perempuan pun yang mengandung dan melahirkan, melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan tidak dipanjangkan umur seseorang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauḥ Maḥfūẓ). Sungguh, yang demikian itu mudah bagi Allah. (Q.S Fāṭir: 11)

Thursday, October 14, 2010

Shock terapi Pagi!

Setelah memposting ini dan itu, saya kan refresh page-nya mungkin setelah setengah jam.. trus yang terheran-heran, pas liat di laman blog ku nan indah ini (hueekk..) kebayang dunk seberapa ngaruhnya pasang tulisan soal google.. dududu.. di posisi 39, sobtz! haha.. senang sekali.. namun, ternyata, hanya sesaat itu, dan rage saya langsung balik lagi ke angka kepala 2, bahkan turun berjenjang ke angka digit yang lebih besar.. menyedihkan. haha. Cuma, whatever.. haha.. So, sekian dulu, makasih buat page matter yang udah buat saya semangat lah pagi ini,. hihi.. Yukk kerja dulu, Sobtz, ;D