Danboo

Danboo tuh kependekan dari Danboard, dibuat dari kertas karton board. Yang pertama kali mengkreasikannya adalah Azuma Kiyohiko seorang komikus serial manga Yotsuba

Do'a di Tahun Baru 2012

Sobat yusako... akhirnya bisa ketemu blog lagi.. :) Subhanalloh Allah masih memberikan kita kesempatan untuk terus meng-upgrade diri kita.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Pelajaran dari Dapur

Seorang ayah dan anak laki-laki nya sedang bercakap-cakap sore itu. Ayah nya menunjukan tiga benda yang ada di dapur. Ada wortel, ada telur, dan ada juga kopi.

Aku ingin hidup!

Aku ingin menghirup berupa-rupa pengalaman lalu terjun bebas menyelami labirin lika-liku hidup yang ujungnya tak dapat disangka. Aku mendamba kehidupan dengan kemungkinan-kemungkinan yang bereaksi satu sama lain seperti benturan molekul uranium

Thursday, June 21, 2012

Aku ingin hidup!

Aku ingin hidup! Ingin merasakan saripati hidup!

Aku ingin mendaki puncak tantangan, menerjang batu granit kesulitan, menggoda mara bahaya, dan memecahkan misteri dengan sains. Aku ingin menghirup berupa-rupa pengalaman lalu terjun bebas menyelami labirin lika-liku hidup yang ujungnya tak dapat disangka. Aku mendamba kehidupan dengan kemungkinan-kemungkinan yang bereaksi satu sama lain seperti benturan molekul uranium: meletup tak terduga-duga, menyerap, mengikat, mengganda, berkembang, terurai dan berpencar ke arah yang mengejutkan. Aku ingin ke tempat-tempat yang jauh, menjumpai beragam bahasa dan orang-orang asing. Aku ingin berkelana, menemukan arahku dengan membaca bintang gemintang. Aku ingin mengarungi padang dan gurun-gurun, ingin melepuh terbakar matahari, limbung dihantam angin, dan menciut dicengkram dingin. Aku ingin kehidupan yang menggetarkan, penuh dengan penaklukan.

-Diambil dari Bukunya Andrea Hirata-

Wednesday, June 13, 2012

Pelajaran dari dapur


Seorang ayah dan anak laki-laki nya sedang bercakap-cakap sore itu. Ayah nya menunjukan tiga benda yang ada di dapur. Ada wortel, ada telur, dan ada juga kopi. Kata si bapak, "Manusia itu hidup di dunia ini ada tiga macam, perumpamaan nya seperti wortel, telur, dan kopi." 
Wortel itu sebelumnya kuat, keras, dan "tidak berperasaan.", telur sebelumnya mudah pecah, cangkang nya rapuh, sementara bubuk kopi hitam.

"Lihat ini, Nak..." si ayah berkata sambil memanaskan air di dalam panci. Kemudian ke dalam air yang mendidih itu, ayah memasukan wortel yang warna-nya orang segar, dan setelah dimasukan ke dalam panci-direbus, wortel itu menjadi empuk. Kemudian ayah memasukan telur ke dalam air mendidih itu, namun matang di dalamnya. Setelah itu, ayah memasukan kopi ke dalam air mendidih itu, dan kopi pun berbaur dengan air, menjadikannya air kopi nan semerbak harum nya.

Setelah ayah menjelaskan itu, si anak pun bertanya penasaran, "Jadi, manusia ada yang kaya wortel? ada yang kaya telur? dan ada yang kaya kopi, Yah?" celetuknya. Ayah pun menjelaskan dengan kata sederhana agar dapat diterima si anak laki-laki nya itu.

"Manusia seperti wortel, wortel yang tadinya keras untuk digigit, kemudian setelah direbus- wortel menjadi lembek, naah, ini menunjukan apabila dia menemui kesulitan dalam hidupnya, maka dia akan menjadi lembek, menjadi lemah, keok.. Telur mengibaratkan orang yang apabila ditimpa masalah, ia menjadi keras dan kaku menghadapi sesuatu yang berasal dari luar dirinya,- kenapa begituh, coba liat telur yang awalnya rapuh cangkaknya, menjadi keras setelah direbus, ya kan, nak?"

Anak itu manggut-manggut, lalu si ayah melanjutkan… “Nah, kalau kopi… kopi yang bentuknya sudah bubuk ini dimasukan ke dalam air panas, lalu kopi menyatu dengan air panas, menjadi air kopi. Dia menyatu bersama masalahnya, menghadapi-nya dengan keluwesan nya- kopi yang diseduh dengan air panas membuat aroma kopi semakin semerbak... nah, walau pun ditimpa kesulitan yang berat, orang seperti kopi itu akan tetap membawa kebaikan untuk lingkungannya. Walau kadang menyisakan ampas, dan ampas itu kelak dibuang bukan? Buang yang buruk, ambil lah yang baik nya, ituh lah contok si manusia kopi..

“Begitulah dapur kita hari ini, yukk kita makan dulu,” kata si ayah..

Semoga bermanfaat yaa, Sobs! Belajar dari hal-hal sederhana membuat kita jadi dewasa. :)

Thursday, June 07, 2012

New Look ^^

Dearest my friend all over the world... 

Here's my new look, look more fresh with lemon lime.. hope it will make me have great great passion to write again and again in the future.. Thanks you for Mrs. Cebong for permaking my previous look become the new one...Hope you enjoy my blog and its content - of course.. ;)
Now, during my working hour I just post it, I will continue soon and come with many ideas and stories, Hopefully.. :D Just wait for me, yaa... :)   Best Regards,